<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Pristiadi Utomo</title>
	<atom:link href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com</link>
	<description>With Great Power Comes Great Responsibility</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Oct 2011 02:58:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pristiadiutomo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/773af1a1ecd801e1784d1d161bb2f341?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Pristiadi Utomo</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/osd.xml" title="Pristiadi Utomo" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pristiadiutomo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Besaran, Satuan, Pengukuran</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2011/10/23/besaran-satuan-pengukuran/</link>
		<comments>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2011/10/23/besaran-satuan-pengukuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 02:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pristiadi Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[FISIKA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pristiadiutomo.wordpress.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[ Besaran dalam fisika dibagi menjadi 2, yaitu: a. Besaran Pokok b. Besaran Turunan  Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu untuk menetapkan satuan-satuan besaran yang lain.  Besaran Turunan adalah besaran yangn satuannya diturunkan atau &#8230; <a href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/2011/10/23/besaran-satuan-pengukuran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=189&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>	Besaran dalam fisika dibagi menjadi 2, yaitu:<br />
a.	Besaran Pokok<br />
b.	Besaran Turunan<br />
	Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu untuk menetapkan satuan-satuan besaran yang lain.<br />
	Besaran Turunan adalah besaran yangn satuannya diturunkan atau dijabarkan dari satuan besaran pokok.<br />
	Satuan-satuan pada besaran pokokdisebut satuan pokok atau satuan dasar.<br />
	Sedangkan satuan-satuan pada besaran turunan disebut satuan turunan atau terjabar.<br />
	Besaran pokok, satuan, dan simbol-simbolnya dapat dituliskan sebagai berikut:</p>
<p>BESARAN POKOK</p>
<p>No	Besaran Pokok	Satuan	Simbol<br />
1.	Panjang	Meter	m<br />
2.	Massa	Kilogram	kg<br />
3.	Waktu	Sekon	s<br />
4.	Arus Listrik	Ampere	A<br />
5.	Suhu	Kelvin	K<br />
6.	Intensitas Cahaya	Candela	cd<br />
7.	Jumlah zat	Mol	mol</p>
<p>No	Besaran Pokok<br />
tambahan	Satuan	Simbol<br />
1.	Sudut datar	Radian	rad<br />
2.	Sudut ruang	Steradian	sr</p>
<p>BESARAN TURUNAN</p>
<p>No	Besaran Turunan	Satuan<br />
Turunan	Nama<br />
Satuan	Simbol<br />
1.	Kecepatan	ms-1 	-	-<br />
2.	Percepatan	ms-2	-	-<br />
3.	Masa jenis	kg m-3	-	-<br />
4.	Gaya	kg m-2	newton	N<br />
5.	Energi	Nm	joule	J<br />
6.	Tekanan	Nm-2	pascal	pa<br />
7.	Daya 	Js-1	watt	W<br />
8.	Induksi magnetik	wb m-2	tesla	T</p>
<p>	Dimensi besaran adalah cara besaran itu dinyatakan dengan besaran-besaran pokok.</p>
<p>DIMENSI</p>
<p>No	Besaran Pokok	Satuan	Lambang Dimensi<br />
1.	Panjang	Meter	[L]<br />
2.	Massa	Kilogram	[M]<br />
3.	Waktu	Sekon	[T]<br />
4.	Arus Listrik	Ampere	[I]<br />
5.	Suhu	Kelvin	[θ]<br />
6.	Intensitas Cahaya	Candela	[J]<br />
7.	Jumlah zat	Mol	[N]</p>
<p>	Besaran tambahan yaitu sudut datar dan sudut ruang tidak mempunyai dimensi.<br />
	Kegunaan dari dimensi adalah menentukan tepat atau tidaknya suatu persamaan yang menyatakan hubungan antara berbagai besaran fisika.<br />
	Setiap besaran pokok memiliki dimensi tersendiri.<br />
	Kegunaan lain dari dimensi adalah dapat digunakan untuk mengungkapkan adanya kesetaraan / kesamaan antara 2 besaran yang sepintas tampak berbeda.<br />
	Adapun dimensi dari besaran turunan adalah sebagai berikut:</p>
<p>No	Besaran Turunan	Dimensi<br />
1.	Luas		L 2<br />
2.	Volume	L 3<br />
3.	Massa Jenis	ML -3<br />
4.	Kecepatan	LT -1<br />
5.	Percepatan	LT -2<br />
6.	Gaya		MLT -2<br />
7.	Energi Kinetik	ML 2 T -2<br />
8.	Usaha		ML 2 T -2<br />
9.	Tekanan	ML -1 T -2<br />
10.	Daya		ML 2 T -3<br />
11.	Momentum	MLT -1<br />
12.	Implus			MLT -1<br />
13.	Beda Potensial	ML 2 T -3 I -1<br />
14.	Muatan Listrik		IT<br />
15.	Hambatan Listrik	            ML 2 T -3 I -2<br />
16.	Berat Jenis	            ML -2 T -2</p>
<p>ANGKA PENTING</p>
<p>	Definisi angka penting:<br />
	Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran dinamakan angka penting.</p>
<p>	Angka penting terdiri dari angka pasti dan angka taksiran.<br />
	Semakin banyak angka penting maka semakin teliti suatu pengukuran.</p>
<p>	Aturan Penulisan Angka Penting:<br />
a.	Semua angka bukan nol adalah angka penting<br />
b.	Semua angka nol yang terletak diantara angka bukan nol adalah angka penting.<br />
c.	Angka nol disebelah kanan angka bukan nol, tetapi tanpa desimal adalah bukan angka penting kecuali diberi tanda khusus pada angka yang diragukan.(garis bawah/atas)<br />
d.	Semua angka nol di sebelah kanan tanda desimal, tetapi di sebelah kiri angka bukan nol adalah bukan angka penting.<br />
e.	Semua angka nol di sebelah kanan tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah angka penting.</p>
<p>	Aturan Berhitung dengan Angka Penting:<br />
•	Penjumlahan dan Pengurangan<br />
	Hasil penjumlahan dan pengurangan angka penting hanya boleh mengandung satu angka taksiran.<br />
•	Perkalian dan Pembagian<br />
	Hasil perkalian dan pembagian angka penting ditulis sebanyak angka penting yang paling sedikit.<br />
•	Penarikan Akar<br />
	Hasil penarikan akar ditulis sebanyak angka penting yang ditarik akarnya.<br />
•	Pemangkatan<br />
	Hasil pemangkatan angka penting ditulis sebanyak angka penting yang dipangkatkan.<br />
•	Perkalian Angka Penting dan Bilangan Eskak<br />
	Bilangan eskak adalah bilangan-bilangan yang pasti tidak mengandung angka taksiran dan tidak memiliki satuan.<br />
	Hasil perkalian angka penting dengan bilangan eskak adalah ditulis sebanyak angka penting semula.</p>
<p>ATURAN PEMBULATAN</p>
<p>Aturan Pembulatan angka penting adalah:<br />
a.	Jika angka pertama yang dibuang itu lebih kecil daripada 5 maka angka terakhir dari sisa pembuangan tidak mengalami perubahan.<br />
b.	Jika angka pertama yang dibuang itu lebih besar daripada 5 maka angka terakhir dari sisa pembuangan harus ditambah satu.<br />
c.	Jika angka pertama yang dibuang sama dengan 5 maka angka terakhir dari sisa pembuangan itu tidak mengalami perubahan apabila genap dan ditambah satu apabila ganjil. </p>
<p>NOTASI ILMIAH</p>
<p>	Sering hasil pengukuran besaran-besaran fisika terdiri atas deretan bilangan-bilangan yang sangat panjang. Misalnya :<br />
	Massa bumi = 6.000.000.000.000.000.000.000.000 kg. Bilangan tersebut sangat menyulitkan dalam pembacaan dan penulisannya. Karena itu, deretan bilangan itu ditulis dengan jalan lain yang lebih singkat yang disebut dengan notasi ilmiah, yaitu dalam bentuk a x 10n<br />
	Keterangan:<br />
a = Bilangan antara -10 dan +10<br />
n = Bilangan bulat</p>
<p>Contoh:<br />
•	850.000 m		=	8,5 x 105m<br />
•	0,00000678kg		=	6,78 x 10-6kg<br />
•	67865900 kg		=	6,786590 x 107kg</p>
<p>ALAT UKUR PANJANG</p>
<p>	Untuk mengukur panjang suatu benda dapat digunakan beberapa alat yaitu:<br />
a.	Mistar<br />
b.	Jangka Sorong<br />
c.	Mikrometer Sekrup</p>
<p>JANGKA SORONG<br />
	Untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian sampai dengan 0,1 mm atau 0,01cm, maka digunakan jangka sorong.<br />
	Jangka sorong bisa untuk mengukur garis tengah bagian luar suatu pipa, garis tengah bagian dalam, dan dalamnya suatu lubang.</p>
<p>	Rahang sorong dilengkapi dengan skala yang terdiri dari 10 bagian yang disebut nonius. Panjang dari skala nonius itu panjangnya adalah 9 mm.<br />
	Saat ini sudah ada jangka sorong dengan batas ketelitian maksimal sampai dengan 0,05mm sampai dengan batas ketelitian 0,01mm.</p>
<p>Rumus menggunakan jangka sorong:<br />
Skala utama + ( skala nonius x batas ketelitian )</p>
<p>MIKROMETER SEKRUP</p>
<p>	Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur panjang denga  ketelitian sampai dengan 0,01 mm, misal mengukur tebal kertas dan garis tengah kawat.</p>
<p>	Bagian terpenting dari mikrometer sekrup adalah poros yang tetap yang berskala sebanyak 50 bagian disebut nonius putar ( skala putar)<br />
	Jika selubung itu diputar satu kali maka skalanya akan maju atau mundur 0,5mm.<br />
	Jadi, setiap bagian skala nonius putar menyatakan 1/50 x 0,5mm = 0,01mm </p>
<p>Rumus menggunakan jangka sorong:<br />
Skala utama + ( skala nonius x batas ketelitian )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pristiadiutomo.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pristiadiutomo.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=189&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2011/10/23/besaran-satuan-pengukuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b764304de785cb975857eec456a6f44e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Tomy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Innovative Learning</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2010/09/02/innovative-learning/</link>
		<comments>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2010/09/02/innovative-learning/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Sep 2010 04:02:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pristiadi Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[EDUCATION]]></category>
		<category><![CDATA[Innovative Learning]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBELAJARAN]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH]]></category>
		<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[SCHOOL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pristiadiutomo.wordpress.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[In the process of learning, a new paradigm of learning as more product innovation should provide a process for returning students to the nature of human nature as having the potential to experience the whole process in developing Becoming human. &#8230; <a href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/2010/09/02/innovative-learning/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=187&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In the process of learning, a new paradigm of learning as more product innovation should provide a process for returning students to the nature of human nature as having the potential to experience the whole process in developing Becoming human. Therefore, any facility that created to facilitate students and anyone facilitators who will accompany the students to learn, should start from and oriented on what the objectives of student learning.<br />
Learning objectives that emerged from the original impulse (mode = intrinsic motivation). Learning paradigm that is able to disturb the hearts of students to generate their mode should be the focus of the first to develop learning facilities. Paradigm hearts will generate a positive attitude towards learning, so students are ready to process to think, feel, and live sports in ivent learning.<br />
Marzano et al (1993), formulating learning dimension into five levels, (1) positive attitudes and perceptions toward learning, (2) acquisition and integration of new knowledge, (3) expansion and improvement of knowledge, (4) using knowledge meaningfully, and (5) usually  effective and productive thinking. Five dimensions of learning will be internalized by the students if they can do by thinking, feeling, and exercise in learning all of which originated from the deepest impulses. The principle of quantum teaching (Bobbi De Porter et al., 2001; Bobbi De Porter, 2000) which states: &#8220;bring their world into our world and the world sent us into their world,&#8221; may need to be interpreted by teachers in developing learning facilities capable stirred the hearts of students to take more responsibility for learning. Competence is one of the responsibilities of the attitude of potential competence in developing other competencies, such as creative-productive thinking, decision making, problem solving, learning how to learn, collaboration, management and / or restraint. Competency is absolutely needed by the student to be able to become a man who adatable, flexible, and versatil in all aspects of life that always changes. Success in learning practices have properties that are supported by a number of reasons. First, the active participation of students. Effective learning occurs when students are actively engaged in meaningful tasks and actively involved in interacting with the content of lessons. Second, practice. In varying contexts, the practice can improve retention and ability to apply new knowledge, skills and attitudes. Third, individual differences. Learning method is effective if it can overcome Difference of individuals in terms of personality, general aptitude, prior knowledge of students. Fourth, feedback. Feedback is needed to determine students&#8217; own self-positioning of a task that was done. Fifth, realistic contexts. Students are most easily remember and apply the knowledge represented in a real world context. Sixth, social interaction. Serve humanity as a tutor or a member of the peer group can provide a number of pedagogical and social supports.<br />
Collaborative learning can provide opportunities to go on a successful learning practices. As the technology for learning (technology for instruction), collaborative learning involves the active participation of students and minimize differences among individuals. Has added momentum for collaborative learning, formal and informal education of the two forces met, namely: (1) the realization of practice, that life outside the classroom requires collaborative activity in the life in the real world, (2) raising the awareness of social interaction in an effort to achieve meaningful learning.<br />
<strong>Project Based Learning </strong><strong><br />
</strong>One of the innovative learning model is project-based learning (PBP). PBP focuses on core concepts and principles of a discipline, facilitating students to investigating, problem solving, and other meaningful tasks, students&#8217;centered, and produce tangible products. There are four characteristics of PBL, ie the content, condition, activity, and results. Description PBP characteristics are presented below.<br />
The main characteristics of project-based learning<br />
I. CONTENTS: includes an original idea<br />
1. Complex problem<br />
2. Students discover the relationship between the ideas proposed<br />
3. Students are confronted on an ill-defined problems<br />
4. Questions tend to question the real-world problems<br />
II. CONDITIONS: prioritizing student autonomy<br />
1. Conduct inquiry in the context of society<br />
2. Students are able to manage time effectively and efficiently<br />
3. Students studying full of self-control<br />
4. Simulate a professional work<br />
III. ACTIVITIES: investigating collaborative groups<br />
1. Students conduct investigations for a certain period<br />
2. Students perform complex problem solving<br />
3. Students formulate a relationship between the original idea for constructing a new skill<br />
4. Students use technology to solve authentic problems<br />
5. Students perform feedback on their ideas based on responses from experts or test results<br />
IV. RESULTS: real products<br />
1. Pupils show a real product based on the results of their investigations<br />
2. Students conduct self-evaluation<br />
3. Students are responsive to all the implications of its competence<br />
4. Students demonstrate social competence, personal management, regulation of learning.<br />
In the PBL, the project carried out collaboratively and innovative, unique, focusing on solving problems related to student life or the needs of the community or local industry. PBP has a huge potential to make the learning experience more interesting and meaningful to adult age: high school students, college students, or traditional training to build job skills (Gaer, 1998). In PBP, encouraged students to become more active in learning, teachers as facilitators, teachers evaluate students&#8217; performance products include outcomes that can be displayed from the project.<br />
In working on the project, students can collaborate with teachers one or two people, but the students conduct an investigation in collaborative groups between 4-5 people. Skills required and developed by students in the team is to plan, organize, negotiate, and build consensus about the tasks done, who&#8217;s doing what, and how to gather the information needed in berinvestigasi. Skills required and that will be developed by students is an essential skill as the foundation for the success of his life. In addition, essential skills are very supportive of them when the waterfall in the world of work. Because of the nature of work is a collaborative project, the development of these skills should be addressed to all teams.<br />
PBP can be applied to all areas of study. PBP model implementation to follow five main steps, as follows.<br />
(1) Define the project theme. The theme of the project should meet the following indicators: (a) contains the general idea and srisinil, (b) important and interesting, (c) to describe complex problems, (d) reflects the relations of ideas, (e) give priority to solving the problem ill defined.<br />
(2) Establish the context of learning. Context of learning should meet the following indicators: (a) The questions concerned the project real-world problems, (b) give priority to student autonomy, (c) conducting inquiry in the context of society, (d) Students are able to manage time effectively and efficiently, (e) Students studying full of self-control, (f) Simulate in professional work<br />
(3) Plan activities. Learning experience associated with the project plan are as follows: (a) reading, (b) research, (3) observation, (4) interviews, (5) record, (5) visited the object associated with the project, (6) Internet Access .<br />
(4) Processing activities. These indicators include processing activities<br />
among others: (a) sketching, (b) depicts the analysis, (3) counting, (d) generate, (e) develop a prototype.<br />
(5) Implementation of activities to complete the project. The steps taken are: (a) try to do the project based on the sketch, (b) examine the steps that have been done and the results obtained, (c) evaluating the results have been obtained, (4) revise the results have been obtained, (d) make other recycling projects, (e) classifying the best results.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pristiadiutomo.wordpress.com/187/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pristiadiutomo.wordpress.com/187/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=187&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2010/09/02/innovative-learning/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b764304de785cb975857eec456a6f44e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Tomy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ENERGI, USAHA, DAN DAYA</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2009/02/03/energi-usaha-dan-daya/</link>
		<comments>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2009/02/03/energi-usaha-dan-daya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 18:32:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pristiadi Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[EDUCATION]]></category>
		<category><![CDATA[ENERGY]]></category>
		<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[GURU]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBELAJARAN]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PHYSICS]]></category>
		<category><![CDATA[SCHOOL]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAN AJAR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pristiadiutomo.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[ENERGI, USAHA, DAN DAYA Oleh Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd. Sepeda motor memerlukan bahan bakar bensin untuk dapat bergerak di jalan. Setelah mesin dihidupkan gaya mesin mendorong sepeda motor bergerak. Selama berpindah tempat dikatakan sepeda motor melakukan usaha. Usaha sepeda motor &#8230; <a href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/2009/02/03/energi-usaha-dan-daya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=5&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:13pt;color:green;" lang="SV">ENERGI, USAHA, DAN DAYA</span></strong><strong> </strong></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:11.5pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Oleh</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:11.5pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd.</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--> <img class="alignnone size-full wp-image-6" title="motor" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/motor.png?w=229&#038;h=172" alt="motor" width="229" height="172" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="12" height="4"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td style="background:white none repeat scroll 0 0;vertical-align:top;" width="752" height="492" bgcolor="white"><!--[endif]--><!--[if !mso]--><span style="position:absolute;left:0;z-index:3;"></p>
<table style="height:452px;top:11px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="547">
<tbody>
<tr>
<td><!--[endif]--></p>
<div class="shape" style="padding:3.6pt 7.2pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:green;">Sepeda      motor memerlukan bahan bakar bensin untuk dapat bergerak di jalan. Setelah      mesin dihidupkan gaya      mesin mendorong sepeda motor bergerak. Selama berpindah tempat dikatakan      sepeda motor melakukan usaha. Usaha sepeda motor adalah perubahan energi      kinetik yang dilakukan sepeda motor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-7" title="panah" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/panah.png?w=450&#038;h=275" alt="panah" width="450" height="275" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:green;">Busur      yang terentang mengandung energi potensial. Ketika anak panah dilepaskan,      energi potensial tersebut berubah menjadi energi kinetik yang dipakai anak      panah untuk bergerak. Hukum kekekalan energi mekanik dipenuhi oleh anak      panah selama bergerak. Energi dan usaha adalah besaran yang belum terukur      waktunya. Daya sudah menyertaka</span><span style="color:green;">n kuantitas waktu karena daya adalah energi      tiap satuan waktu.</span></p>
</div>
<p><!--[if !mso]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span><!--[endif]--><!--[if !mso &amp; !vml]--> <!--[endif]--><!--[if !vml]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Tujuan mempelajari usaha dan  energi adalah agar kalian dapat membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi, sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><img class="size-full wp-image-9 alignleft" title="sel-surya" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/sel-surya.png?w=287&#038;h=199" alt="sel-surya" width="287" height="199" /> <img class="size-full wp-image-10 alignright" title="pabrik" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/pabrik.png?w=144&#038;h=185" alt="pabrik" width="144" height="185" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:161.25pt;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-11" title="awan" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/awan.png?w=450&#038;h=270" alt="awan" width="450" height="270" /></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:green;">Matahari sebagai sumber energi utama sangat dibutuhkan bagi segala kehidupan di bumi. Energi matahari dapat ditangkap secara langsung oleh solar sel. Aliran konveksi udara dapat menyebabkan angin yang dapat memutarkan kincir angin. Energi putaran kincir dapat dimanfaatkan untuk memutar mesin-mesin penggilingan atau bahkan turbin pembangkit listrik. Di Indonesia yang kaya akan gunung api dapat memanfaatkan energi panas bumi (geotermal) yang melimpah untuk mencukupi kebutuhan energinya .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV">A. Usaha</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Perhatikanlah gambar orang yang sedang menarik balok sejaruh<strong> d</strong> meter! Orang tersebut dikatakan telah melakukan kerja atau usaha. Namun perhatikan pula orang yang mendorong dinding tembok dengan sekuat tenaga. Orang yang mendorong dinding tembok dikatakan tidak melakukan usaha atau kerja. Meskipun orang tersebut mengeluarkan gaya tekan yang sangat besar, namun karena tidak terdapat perpindahan kedudukan dari tembok, maka orang tersebut dikatakan tidak melakukan kerja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-12" title="mendorong-dengan-gaya" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/mendorong-dengan-gaya.png?w=450&#038;h=107" alt="mendorong-dengan-gaya" width="450" height="107" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;color:green;" lang="SV">Gambar:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;color:green;" lang="SV">Usaha akan bernilai bila ada perpindahan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Kata kerja memiliki berbagai arti dalam bahasa sehari-hari, namun dalam fisika kata kerja diberi arti yang spesifik untuk mendeskripsikan apa yang dihasilkan gaya ketika gaya itu bekerja pada suatu benda. Kata ’kerja’ dalam fisika disamakan dengan kata usaha. Kerja atau Usaha secara spesifik dapat juga didefinisikan sebagai hasil kali besar perpindahan dengan komponen gaya yang sejajar dengan perpindahan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jika suatu gaya F menyebabkan perpindahan sejauh s, maka gaya F melakukan usaha sebesar W, yaitu</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-13" title="gaya-serong" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/gaya-serong.png?w=325&#038;h=157" alt="gaya-serong" width="325" height="157" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Persamaan usaha dapat dirumuskan sebagai berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W =  <span style="font-family:Symbol;" lang="SV">S</span>F . s</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = usaha (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">F = gaya yang sejajar dengan perpindahan (N)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">s = perpindahan (m)</p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;" lang="SV"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="size-full wp-image-14 alignright" title="diagram-gaya-serong" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-gaya-serong.png?w=228&#038;h=166" alt="diagram-gaya-serong" width="228" height="166" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:179.95pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--> Jika suatu benda melakukan perpindahan sejajar bidang horisontal, namun gaya yang diberikan membentuk sudut <span style="font-family:Symbol;">a</span> terhadap perpindahan, maka besar usaha yang dikerjakan pada benda adalah :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:179.95pt;text-align:center;line-height:150%;">W = F . cos <span style="font-family:Symbol;">a</span> . s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:179.95pt;text-align:center;line-height:150%;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Kerja Mandiri</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->1.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah benda meluncur di atas papan kasar sejauh 5 m, mendapat perlawanan gesekan dengan papan sebesar 180 newton. Berapa besarnya usaha dilakukan oleh benda tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->2.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Gaya besarnya 60 newton bekerja pada sebuah gaya. Arah gaya membentuk sudut 30<sup>o</sup> dengan bidang horizontal. Jika benda berpindah sejauh 50 m. Berapa besarnya usaha ?</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="size-full wp-image-15 alignright" title="grafik-gaya-jarak" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/grafik-gaya-jarak.png?w=241&#038;h=212" alt="grafik-gaya-jarak" width="241" height="212" /><!--[endif]--> Lalu bagaimana menentukan besarnya usaha, jika gaya yang diberikan tidak teratur. Sebagai misal, saat 5 sekon pertama, gaya yang diberikan pada suatu benda membesar dari 2 N menjadi 8 N, sehingga benda berpindah kedudukan dari 3 m menjadi 12 m.  Untuk menentukan kerja yang dilakukan oleh gaya yang tidak teratur, maka kita gambarkan gaya yang sejajar dengan perpindahan sebagai fungsi jarak s. Kita bagi jarak menjadi segmen-segmen kecil <span style="font-family:Symbol;">D</span>s. Untuk setiap segmen, rata-rata gaya ditunjukkan dari garis putus-putus. Kemudian usaha yang dilakukan merupakan luas persegi panjang dengan lebar <span style="font-family:Symbol;">D</span>s dan tinggi atau panjang F. Jika kita membagi lagi jarak menjadi lebih banyak segmen, <span style="font-family:Symbol;">D</span>s dapat lebih kecil dan perkiraan kita mengenai kerja yang dilakukan bisa lebih akurat. Pada limit <span style="font-family:Symbol;">D</span>s mendekati nol, luas total dari banyak persegi panjang kecil tersebut mendekati luas dibawah kurva.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:208pt;text-align:justify;line-height:150%;">Jadi usaha yang dilakukan oleh gaya yang tidak beraturan pada waktu memindahkan sebuah benda antara dua titik sama dengan luas daerah di bawah kurva.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Pada contoh di samping :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ . alas . tinggi</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ . ( 12 – 3 ) . ( 8 – 2 )</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = 27 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Kerja Kelompok </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Lakukan diskusi tentang besar usaha yang dilakukan suatu benda, jika lintasan tempuh yang dilakukan benda berbeda-beda! Buatlah argumen yang dapat menunjukkan alasan-alasan yang dikemukaan, baik dalam bentuk narasi maupun dalam bentuk diagram dan gambar!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV">B. Energi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi merupakan salah satu konsep yang penting dalam sains. Meski energi tidak dapat diberikan sebagai suatu definisi umum yang sederhana dalam beberapa kata saja, namun secara tradisional, <em>energi dapat diartikan sebagai suatu kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja</em>. Untuk sementara suatu pengertian kuantitas energi yang setara dengan massa suatu benda kita abaikan terlebih dahulu, karena pada bab ini, hanya akan dibicarakan energi dalam cakupan mekanika klasik dalam sistem diskrit.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Cobalah kalian sebutkan beberapa jenis energi yang kamu kenal ! Apakah energi-energi yang kalian kenal bersifat kekal, artinya ia tetap ada namun dapat berubah wujud ? Jelaskanlah salah satu bentuk energi yang kalian kenali dalam melakukan suatu usaha atau gerak!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Beberapa energi yang akan dibahas dalam bab ini adalah sebagai berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>1. Energi Potensial</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi potensial adalah energi yang berkaitan dengan kedudukan suatu benda terhadap suatu <em>titik acuan</em>. Dengan demikian, titik acuan akan menjadi tolok ukur penentuan ketinggian suatu benda.</p>
<p class="MsoNormal">Misalkan sebuah benda bermassa m digantung seperti di bawah ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-16 aligncenter" title="energi-potensial" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/energi-potensial.png?w=133&#038;h=230" alt="energi-potensial" width="133" height="230" /></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi potensial dinyatakan dalam persamaan:</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Ep = m . g . h</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = energi potensial (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">m = massa (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">g = percepatan gravitasi (m/s<sup>2</sup>)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">h = ketinggian terhadap titik acuan (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Persamaan energi seperti di atas lebih tepat dikatakan sebagai energi potensial gravitasi. Di samping energi potensial gravitasi, juga terdapat energi potensial pegas yang mempunyai persamaan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-17" title="energi-pegas" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/energi-pegas.png?w=301&#038;h=228" alt="energi-pegas" width="301" height="228" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">Ep = ½ . k. <span style="font-family:Symbol;">D</span>x<sup>2</sup> atau Ep = ½ . F . <span style="font-family:Symbol;">D</span>x</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:7pt;line-height:150%;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = energi potensial pegas (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">k = konstanta pegas (N/m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">D</span>x = pertambahan panjang (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">F = gaya yang bekerja pada pegas (N)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-18" title="mobil-mainan" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/mobil-mainan.png?w=300&#038;h=270" alt="mobil-mainan" width="300" height="270" /> <!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;color:green;">Gambar:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;color:green;">Mobil mainan memanfaatkan energi pegas diubah menjadi energi kinetik</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Di samping energi potensial pegas, juga dikenal energi potensial gravitasi Newton, yang berlaku untuk semua benda angkasa di jagad raya, yang dirumuskan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:4pt;line-height:150%;" lang="ES-TRAD"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = – G M.m / r2<!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:7pt;line-height:150%;" lang="ES-TRAD"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:46.75pt;text-align:justify;text-indent:-46.75pt;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = energi potensial gravitasi Newton (joule) selalu bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa untuk memindahkan suatu benda dari suatu posisi tertentu ke posisi lain yang jaraknya lebih jauh dari pusat planet <em>diperlukan</em> sejumlah energi (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">M = massa planet (kg)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">m = massa benda (kg)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">r = jarak benda ke pusat planet (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">G = tetapan gravitasi universal = 6,672 x 10<sup>-11</sup> N.m<sup>2</sup>/kg<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>2. Energi Kinetik</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi kinetik adalah energi yang berkaitan dengan gerakan suatu benda. Jadi, setiap benda yang bergerak, dikatakan memiliki energi kinetik. Meski gerak suatu benda dapat dilihat sebagai suatu sikap relatif, namun penentuan kerangka acuan dari gerak harus tetap dilakukan untuk menentukan gerak itu sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Persamaan energi kinetik adalah :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">Ek = ½ m v<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:6pt;line-height:150%;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>k</sub> = energi kinetik (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">m = massa benda (kg)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">v = kecepatan gerak suatu benda (m/s)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-19" title="pompa-bensin" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/pompa-bensin.png?w=362&#038;h=238" alt="pompa-bensin" width="362" height="238" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;color:green;">Gambar:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:11pt;color:green;">Energi kimia dari bahan bakar diubah menjadi energi kinetik oleh mobil</span></p>
<p class="MsoNormal"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>3. Energi Mekanik</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi mekanik adalah energi total yang dimiliki benda, sehingga energi mekanik dapat dinyatakan dalam sebuah persamaan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">E<sub>m</sub> = E<sub>p</sub> + E<sub>k</sub></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Energi mekanik sebagai energi total dari suatu benda bersifat kekal, tidak dapat dimusnahkan, namun dapat berubah wujud, sehingga berlakulah hukum kekekalan energi yang dirumuskan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">E<sub>p1</sub> + E<sub>k1</sub> = E<sub>p2</sub> + E<sub>k2</sub></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Mengingat suatu kerja atau usaha dapat terjadi manakala adanya sejumlah energi, maka perlu diketahui, bahwa berbagai bentuk perubahan energi berikut akan menghasilkan sejumlah usaha, yaitu:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:red;" lang="SV"> </span>W  = F . s</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = m g (h<sub>1</sub> – h<sub>2</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = Ep<sub>1</sub> – Ep<sub>2</sub></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ m v<sub>2</sub><sup>2</sup> – ½ m v<sub>1</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ F <span style="font-family:Symbol;">D</span>x</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ k <span style="font-family:Symbol;">D</span>x<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Keterangan :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = usaha (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">F = gaya (N)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">m = massa benda (kg)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">g = percepatan gravitasi (umumnya 10 m/s<sup>2</sup> untuk di bumi, sedang untuk di planet</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">lain dinyatakan dalam persamaan g = G <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]-->M/r2)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">h<sub>1</sub> = ketinggian awal (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">h<sub>2</sub> = ketinggian akhir (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>1</sub> = kecepatan awal (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>2</sub> = kecepatan akhir (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">k = konstanta pegas (N/m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">D</span>x = pertambahan panjang (m)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Ep<sub>1</sub> = energi potensial awal (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Ep<sub>2</sub> = energi potensial akhir (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Dengan mengkombinasi persamaan-persamaan di atas, maka dapat ditentukan berbagai nilai yang berkaitan dengan energi. Di samping itu perlu pula dicatat tentang percobaan James Prescott Joule, yang menyatakan kesetaraan kalor – mekanik. Dari percobaannya Joule menemukan hubungan antara satuan SI joule dan kalori, yaitu :</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">1 kalori = 4,185 joule atau</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">1 joule = 0,24 kalor</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV">Tugas Mandiri</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Carilah berbagai bentuk energi dan sumber-sumbernya beserta contoh-contohnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Presentasikan di depan kelas beberapa bentuk energi yang ada di alam semesta. Kemukakan pula cara memanfaatkan energi tersebut dan uraikan kelebihan serta kekurangan dari bentuk energi yang kamu presentasikan!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">C. Kaitan Antara Energi dan Usaha</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:black;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="PT-BR">Teorema usaha-energi apabila dalam sistem hanya berlaku energi kinetik saja dapat ditentukan sebagai berikut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">W = F . s</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W = m a.s</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W = ½ m.2as</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Karena v<sup>2</sup><sub>2</sub> = v<sup>2</sup><sub>1</sub> + 2as dan 2as = v<sup>2</sup><sub>2</sub> &#8211; v<sup>2</sup><sub>1</sub> maka</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W = ½ m (v<sup>2</sup><sub>2</sub> &#8211; v<sup>2</sup><sub>1</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W = ½ m v<sup>2</sup><sub>2</sub> &#8211; ½ m v<sup>2</sup><sub>1</sub></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;">W = <span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;">D</span> E<sub>p</sub></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Untuk berbagai kasus dengan beberapa gaya dapat ditentukan resultan gaya sebagai berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;" lang="SV">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Pada bidang datar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-20" title="diagram-1" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-1.png?w=397&#038;h=96" alt="diagram-1" width="397" height="96" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<div>
<table class="MsoTableGrid" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:47.25pt;padding:0 5.4pt;" width="63" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span style="font-size:14pt;">-   f<sub>k</sub> . s</span></p>
</td>
<td style="width:18.8pt;padding:0 5.4pt;" width="25" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;">=</span></p>
</td>
<td style="width:115.35pt;padding:0 5.4pt;" width="154" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:14pt;">½ m (V<sub>t</sub><sup>2</sup> – V<sub>o</sub><sup>2</sup>)</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-21" title="diagram-2" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-2.png?w=397&#038;h=130" alt="diagram-2" width="397" height="130" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;font-family:&amp;">F cos </span><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;">a</span><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"> &#8211; f<sub>k</sub> . s = </span><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;font-family:&amp;">½ m (V<sub>t</sub><sup>2</sup> – V<sub>o</sub><sup>2</sup>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:left;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"> <span style="font-family:Symbol;" lang="SV">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span> Pada bidang      miring</li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"><img class="alignnone size-full wp-image-22" title="diagram-3" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-3.png?w=272&#038;h=196" alt="diagram-3" width="272" height="196" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<span style="font-size:14pt;font-family:&amp;">- w sin </span><span style="font-size:14pt;font-family:Symbol;">a</span><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"> &#8211; f<sub>k</sub> . s = </span><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<span style="font-size:12pt;font-family:&amp;">½ m (V<sub>t</sub><sup>2</sup> – V<sub>o</sub><sup>2</sup>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"><img class="alignnone size-full wp-image-23" title="diagram-4" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-4.png?w=272&#038;h=196" alt="diagram-4" width="272" height="196" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<span style="font-size:14pt;font-family:&amp;">(F cos </span><span style="font-size:14pt;font-family:Symbol;">b</span><span style="font-size:14pt;font-family:&amp;"> &#8211; w sin </span><span style="font-size:14pt;font-family:Symbol;">a</span><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"> &#8211; f<sub>k</sub>) . s = </span><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;font-family:&amp;">½ m (V<sub>t</sub><sup>2</sup> – V<sub>o</sub><sup>2</sup>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:left;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:left;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<strong><span style="font-size:14pt;font-family:&amp;">Kerja Mandiri</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:left;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:left;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->1.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Gaya besarnya 80 newton bekerja pada benda massanya 50<!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> kg. Arah gaya membentuk sudut 60<sup>o</sup> dengan horizontal. Hitung kecepatan benda setelah berpindah sejauh 10 m.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV">D. Daya</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Daya adalah kemampuan untuk mengubah suatu bentuk energi menjadi suatu bentuk energi lain. Sebagai contoh, jika terdapat sebuah lampu 100 watt yang efisiensinya 100 %, maka tiap detik lampu tersebut akan mengubah 100 joule energi listrik yang memasuki lampu menjadi 100 joule energi cahaya. Semakin besar daya suatu alat, maka semakin besar kemampuan alat itu mengubah suatu bentuk energi menjadi bentuk energi lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Kerja  Kelompok</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Percobaan </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Tujuan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Menunjukkan adanya perubahan suatu bentuk energi menjadi energi lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Metode pelaksanaan:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Tempelkan sebuah pegas pada balok yang cukup besar, kemudian di ujung pegas diberi bola kecil. Semua benda di lantai, maka saat bola kecil ditarik dan kemudian dilepaskan, selidikilah perubahan energi apa saja yang terjadi dalam percobaan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Jika seluruh energi yang masuk diubah menjadi energi dalam bentuk lain, maka dikatakan efisiensi alat tersebut adalah 100 % dan besar daya dirumuskan:</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">P = W / t<!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">P = daya (watt)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W = usaha (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">t = waktu (s)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;" lang="PT-BR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Namun mengingat dalam kehidupan sehari-hari sukar ditemukan kondisi ideal, maka dikenallah konsep efisiensi. Konsep efisiensi yaitu suatu perbandingan antara energi atau daya yang dihasilkan dibandingkan dengan usaha atau daya masukan. Efisiensi dirumuskan sebagai berikut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">e</span> = Wout / Win <span style="position:relative;top:15pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> x 100 % atau <span style="font-family:Symbol;">e</span> = Pout / Pin <span style="position:relative;top:15pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> x 100 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:7pt;line-height:150%;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">e</span> = efisiensi (%)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W<sub>out</sub> = usaha yang dihasilkan (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">W<sub>in</sub> = usaha yang dimasukkan atau diperlukan (joule)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">P<sub>out</sub> = daya yang dihasilkan (watt)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">P<sub>in</sub> = daya yang dimasukkan atau dibutuhkan (watt)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Kerja Mandiri</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Selesaiakan permasalahan berikut ini!</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Berilah gambaran singkat tentang ilustrasi berikut ini! Bergantung pada faktor apa sajakah usaha bangsa Mesir primitif dalam membengun piramid? Berapa daya yang dibutuhkan? Jelaskan pula efisiensinya!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-24" title="membangun-piramida" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/membangun-piramida.png?w=450&#038;h=237" alt="membangun-piramida" width="450" height="237" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">Perhatikan contoh-contoh soal berikut!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Contoh:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->1)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah balok bermassa 1 kg di atas lantai licin. Jika gaya mendatar 2 N digunakan untuk menarik balok, maka tentukan usaha yang dilakukan agar balok berpindah sejauh 3 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W  =  F . s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 2 . 3</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 6 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->2)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah balok bermassa 5 kg di atas lantai licin ditarik gaya 4 N membentuk sudut 60° terhadap bidang horisontal. Jika balok berpindah sejauh 2 m, maka tentukan usaha yang dilakukan!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = F . s . cos <span style="font-family:Symbol;">a</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 4 . 2 . cos 60°</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 4 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 189.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]-->3)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah benda diberi gaya dari 3 N hingga 8 N dalam 5 sekon. Jika benda mengalami perpindahan dari kedudukan 2 m hingga 10 m, seperti pada grafik, maka tentukan usaha yang dilakukan!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><strong>Penyelesaian:<img class="alignnone size-full wp-image-26" title="uraian-31" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/uraian-31.png?w=290&#038;h=160" alt="uraian-31" width="290" height="160" /></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Usaha = luas trapesium</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Usaha = jumlah garis sejajar x ½ . tinggi</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Usaha = ( 3 + 8 ) x ½ . ( 10 – 2 )</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Usaha = 44 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">4)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Buah kelapa bermassa 2 kg berada pada ketinggian 8 m. Tentukan energi potensial yang dimilikibuah kelapa terhadap permukaan bumi!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = m . g . h</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = 2 . 10 . 8</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = 160 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->5)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah sepeda dan penumpangnya bermassa 100 kg. Jika kecepatan sepeda dan penumpannya 72 km/jam, tentukan energio kinetik yang dilakukan pemiliki sepeda!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>k</sub> = ½ . m . v<sup>2</sup> ( v = 72 km/jam = 72 x 1000 m / 3600s)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>k</sub> = ½ . 100 . 20<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>k</sub> = 20.000 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->6)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah pegas dengan konstanta pegas 200 N/m diberi gaya sehingga meregang sejauh 10 cm. Tentukan energi potensial pegas yang dialami pegas tersebut!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = ½ . k . <span style="font-family:Symbol;">D</span>x<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = ½ . 200 . 0,1<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Ep = ½ joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->7)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Suatu benda pada permukaan bumi menerima energi gravitasi Newton sebesar 10 joule. Tentukan energi potensial gravitasi Newton yang dialami benda pada ketinggian satu kali jari-jari bumi dari permukaan bumi!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:31pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" alt="" width="111" height="91" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:16pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" alt="" width="68" height="49" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:15pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.gif" alt="" width="91" height="48" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.gif" alt="" width="64" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> = 2,5 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> <span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Buah kelapa 4 kg jatuh dari pohon setinggi 12,5 m. Tentukan kecepatan kelapa saat menyentuh tanah!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Kelapa jatuh memiliki arti jatuh bebas, sehingga kecepatan awalnya nol. Saat jatuh di tanah berarti ketinggian tanah adalah nol, jadi:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">m.g.h<sub>1</sub> + ½ . m v<sub>1</sub><sup>2</sup> = m.g.h<sub>2</sub> + ½ . m . v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">jika semua ruas dibagi dengan m maka diperoleh :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">g.h<sub>1</sub> + ½ .v<sub>1</sub><sup>2</sup> = g.h<sub>2</sub> + ½ . v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">10.12,5 + ½ .0<sup>2</sup> = 10 . 0 + ½ .v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">125 + 0 = 0 + ½ v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>2</sub> = <span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image010.gif" alt="" width="41" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>2</sub> = 15,8 m/s</p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&amp;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->9)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah benda jatuh dari ketinggian 4 m, kemudian melewati bidang lengkung seperempat lingkaran licin dengan jari-jari 2 m. Tentukan kecepatan saat lepas dari bidang lengkung tersebut!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;font-family:&amp;"><img class="alignnone size-full wp-image-27" title="soal-9" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/soal-9.png?w=198&#038;h=260" alt="soal-9" width="198" height="260" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><strong>Penyelesaian :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Bila bidang licin, maka sama saja dengan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">gerak jatuh bebas buah kelapa, lintasan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">dari gerak benda tidak perlu diperhatikan,</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">sehingga diperoleh :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">m.g.h<sub>1</sub> + ½ . m v<sub>1</sub><sup>2</sup> = m.g.h<sub>2</sub> + ½ . m . v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">g.h<sub>1</sub> + ½ .v<sub>1</sub><sup>2</sup> = g.h<sub>2</sub> + ½ . v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">10.6 + ½ .0<sup>2</sup> = 10 . 0 + ½ .v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">60 + 0 = 0 + ½ v<sub>2</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>2</sub> = <span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" alt="" width="40" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>2</sub> = 10,95 m/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->10)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah mobil yang mula-mula diam, dipacu dalam 4 sekon, sehingga mempunyai kecepatan 108 km/jam. Jika massa mobil 500 kg, tentukan usaha yang dilakukan!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Pada soal ini telah terdapat perubahan kecepatan pada mobil, yang berarti telah terjadi perubahan energi kinetiknya, sehingga usaha atau kerja yang dilakukan adalah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ m v<sub>2</sub><sup>2</sup> – ½ m v<sub>1</sub><sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ . 500 . 30<sup>3</sup> – ½ . 500 . 0<sup>2</sup> ( catatan : 108 km/jam = 30 m/s)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W  = 225.000 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->11)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Tentukan usaha untuk mengangkat balok 10 kg dari permukaan tanah ke atas meja setinggi 1,5 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Dalam hal ini telah terjadi perubahan kedudukan benda terhadap suatu titik acuan, yang berarti telah terdapat perubahan energi potensial gravitasi, sehingga berlaku persamaan:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = m g (h<sub>1</sub> – h<sub>2</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 10 . 10 . (0 – 1,5)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = – 150 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Tanda (– ) berarti diperlukan sejumlah energi untuk mengangkat balok tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->12)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah air terjun setinggi 100 m, menumpahkan air melalui sebuah pipa dengan luas penampang 0,5 m<sup>2</sup>. Jika laju aliran air yang melalui pipa adalah 2 m/s, maka tentukan energi yang dihasilkan air terjun tiap detik yang dapat digunakan untuk menggerakkan turbin di dasar air terjun!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Telah terjadi perubahan kedudukan air terjun, dari ketinggian 100 m menuju ke tanah yang ketinggiannya 0 m, jadi energi yang dihasilkan adalah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = m g (h<sub>1</sub> – h<sub>2</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Untuk menentukan massa air terjun tiap detik adalah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Q  =  A . v (Q = debit air melalui pipa , A = luas penampang , v = laju aliran air)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Q = 0,5 . 2</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Q = 1 m<sup>3</sup>/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Q = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" alt="" width="19" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> (V = volume, t = waktu, dimana t = 1 detik)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">1 = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" alt="" width="19" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">V = 1 m<sup>3</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">r</span> = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.gif" alt="" width="20" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> (<span style="font-family:Symbol;">r</span> = massa jenis air = 1000 kg/m<sup>3</sup>, m = massa air)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">1000 = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.gif" alt="" width="20" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">m  = 1000 kg</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = m g (h<sub>1</sub> – h<sub>2</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 1000 . 10 . (100 – 0)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 1.000.000 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->13)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah peluru 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30° dan kecepatan awal 40 m/s. Jika gaya gesek dengan udara diabaikan, maka tentukan energi potensial peluru pada titik tertinggi!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Tinggi maksimum peluru dicapai saat vy = 0 sehingga :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">v<sub>y</sub> =  v<sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol;">a</span> – g .t</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">0  =  40 . sin 30° – 10 . t</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">t = 2 s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Sehingga tinggi maksimum peluru adalah :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">y = v<sub>o </sub>. sin <span style="font-family:Symbol;">a</span> . t – ½ . g . t<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">y = 40 . sin 30° . 2 – ½ . 10 . 2<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">y = 20 m (y dapat dilambangkan h, yang berarti ketinggian)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Jadi energi potensialnya :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = m . g . h (20 gram = 0,02 kg)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = 0,02 . 10 . 20</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">E<sub>p</sub> = 4 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->14)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah benda bermassa 0,1 kg jatuh bebas dari ketinggian 2 m ke hamparan pasir. Jika benda masuk sedalam 2 cm ke dalam pasir kemudian berhenti, maka tentukan besar gaya rata-rata yang dilakukan pasir pada benda tersebut!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Terjadi perubahan kedudukan, sehingga usaha yang dialami benda:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = m g (h<sub>1</sub> – h<sub>2</sub>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 0,1 . 10 . (2 – 0)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 2 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = &#8211; F . s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">2 = &#8211; F . 0,02 ( 2 cm = 0,02 m)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">F = &#8211; 100 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">tanda (-) berarti gaya yang diberikan berlawanan dengan arah gerak benda!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->15)<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Sebuah mobil bermassa 1 ton dipacu dari kecepatan 36 km/jam menjadi berkecepatan 144 km/jam dalam 4 sekon. Jika efisiensi mobil 80 %, tentukan daya yang dihasilkan mobil!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Penyelesaian:</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">Terjadi perubahan kecepatan, maka usaha yang dilakukan adalah:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ m v<sub>2</sub><sup>2</sup> – ½ m v<sub>1</sub><sup>2</sup> (1 ton = 1000 kg, 144 <span style="font-size:11pt;line-height:150%;">km/jam</span> = 40 m/s, 36 <span style="font-size:11pt;line-height:150%;">km/jam</span> = 10<span style="font-size:11pt;line-height:150%;"> m/s</span>)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = ½ 1.000 .(40)<sup>2</sup> – ½ 1.000 . (10 )<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">W = 750.000 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">P  = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image010.gif" alt="" width="21" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">P  = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image012.gif" alt="" width="60" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">P  = 187.500 watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Symbol;">h</span> = <span style="position:relative;top:15pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image014.gif" alt="" width="32" height="47" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">80 % = <span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image016.gif" alt="" width="57" height="43" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">P<sub>out</sub> = 150.000 watt</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;">Soal-soal Ulangan 5</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">Soal-soal Pilihan Ganda </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Pilihlah jawaban yang paling tepat!</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">1. Sebuah balok ditarik di atas lantai dengan gaya 25 N mendatar sejauh 8 m. Usaha yang dilakukan pada balok adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 25 joule d. 200 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 50 joule e. 250 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 100 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">2. Gaya 40 N digunakan untuk menarik sebuah benda pada lantai datar. Jika tali yang digunakan untuk menarik benda membentuk sudut 45°, sehingga benda berpindah sejauh 4<span style="font-family:Symbol;">Ö</span>2 m, maka besar usaha yang dilakukan adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 40 joule d. 210 <span style="font-family:Symbol;">Ö</span>2 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 120 joule e. 450 <span style="font-family:Symbol;">Ö</span>2 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 160 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="vertical-align:top;" width="313" height="172"><!--[endif]--><!--[if !mso]--><span style="position:absolute;left:0;z-index:1;"></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><!--[endif]--></p>
<div class="shape" style="padding:3.6pt 7.2pt;">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><img class="alignnone size-full wp-image-28" title="uraian-32" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/uraian-32.png?w=290&#038;h=160" alt="uraian-32" width="290" height="160" /><!--[endif]--></p>
</div>
<p><!--[if !mso]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span><!--[endif]--><!--[if !mso &amp; !vml]--> <!--[endif]--><!--[if !vml]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;"><!--[endif]-->3. Sebuah mobil mainan mempunyai kedudukan yang ditunjukkan oleh grafik pada gambar berikut. Usaha yang dilakukan mobil mainan untuk berpindah dari titik asal ke kedudukan sejauh 8 meter adalah … .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 30 joule d. 46 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 44 joule e. 98 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 45 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">4. Sebuah balok bermassa 3 kg didorong ke atas bidang miring kasar. Jika gaya dorong 24 N ke atas sejajar bidang miring dengan kemiringan 37° dan gaya gesek balok dan bidang miring 3 N, sehingga balok berpindah sejauh 2 m, maka usaha total pada balok adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 6 joule d. 9 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 7 joule e. 10 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 8 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">5. Sebuah bola bemassa 1 kg menggelinding dengan kecepatan tetap 4 m/s, maka energi kinetik bola adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 1 joule d. 4 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 2 joule e. 8 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 3 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">6. Energi potensial benda bermassa 6 kg pada ketinggian 5 meter adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 150 joule d. 450 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 200 joule e. 600 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 300 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">7. Usaha untuk memindahkan balok bermassa 0,25 kg dari ketinggian 1 m ke ketinggian 6 m adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. &#8211; 12,5 joule d. 8,25 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. &#8211; 8,25 joule e. 12,25 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. &#8211; 6 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">8. Usaha untuk menggerakkan sepeda bermassa 100 kg dari keadaan diam menjadi berkecepatan 18 km/jam adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 12.500 joule d. 19.500 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 18.000 joule e. 20.500 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 18.500 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">9. Kelereng dilempar ke atas dari permukaan tanah dengan kecepatan 8 m/s. Kecepatan kelereng saat ketinggiannya 2 m saat bergerak ke atas adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 3<span style="font-family:Symbol;">Ö</span>6 m/s d. <span style="font-family:Symbol;">Ö</span>8 m/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 2<span style="font-family:Symbol;">Ö</span>6 m/s e. <span style="font-family:Symbol;">Ö</span>6 m/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 2 m/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">10. Sebuah balok bermassa 400 gram dijatuhkan dari ketinggian 2 m ke permukaan tanah. Jika di permukaan tanah terdapat pegas dengan konstanta 100 N/m, maka pegas akan tertekan sebesar &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 0,1 m d. 0,4 m</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 0,2 m e. 0,5 m</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 0,3 m</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">11. Agar sebuah motor bermassa 300 kg berhenti dari kecepatan 36 km/jam sejauh 5 m, maka besar gaya pengereman yang perlu dilakukan adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 1.000 N d. 4.000 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 2.000 N e. 5.000 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 3.000 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">12. Sebuah mesin dapat menurunkan benda 10 kg dari ketinggian 4 m ke permukaan tanah dalam 2 sekon. Daya dari mesin tersebut adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 125 watt d. 275 watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 200 watt e. 300 wat</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 250 watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">13. Sebuah mobil mempunyai mesin dengan kekuatan 1000 daya kuda. Jika 1 hp = 746 watt, maka daya keluaran mesin dengan efisiensi mesin 90 % adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 7,460 . 10<sup>5</sup> watt d. 6,714 . 10<sup>5</sup> watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 7,460 . 10<sup>4</sup> watt e. 6,714 . 10<sup>4</sup> watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 7,460 . 10<sup>3</sup> watt</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">14. Air terjun pada ketinggian 40 m mengalirkan air sebanyak 150.000 kg/menit. Jika efisiensi generator 50 %, maka daya yang dihasilkan generator adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 525 kW d. 450 kW</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 500 kW e. 400 kW</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 475 kW</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">15. Benda bermassa 840 gram jatuh dari ketinggian 10 m. Jika seluruh energi potensial benda dapat diubah menjadi kalor (1 kalori = 4,2 joule), maka energi kalor yang terjadi (dalam kalori) adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. 5 d. 20</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. 10 e. 30</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. 15</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">16. Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 125 m. Jika energi potensial awalnya 2500 joule, maka :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(1) massa benda 2,5 kg</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(2) benda sampai di tanah setelah 6,25 sekon</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(3) kecepatan saat mencapai tanah adalah 50 m/s</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(4) tepat saat menyentuh tanah energi kinetiknya 1250 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">Dari pernyataan di atas yang benar adalah &#8230; .</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. (1), (2), dan (3) d. (4) saja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. (1) dan (3) e. semua benar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. (2) dan (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">17. Sebuah motor dengan kecepatan 18 km/jam dalam waktu 5 sekon diberhentikan. Jika massa motor 100 kg, maka:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(1) perlambatan motor sebesar 1 m/s<sup>2</sup></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(2) usaha yang diperlukan untuk menghentikan motor adalah – 1.250 joule</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(3) gaya rem untuk menghentikan gerak motor sebesar  – 100 N</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(4) motor berhenti setelah menempuh jarak 12,5 m</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">Dari pernyataan di atas yang benar adalah&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. (1), (2) dan (3) d. (4) saja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. (1) dan (3) e. semua benar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. (2) dan (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">18. Sebuah pegas yang digetarkan, maka pada titik setimbangnya berlaku :</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(1) Energi kinetik maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(2) Energi potensial minimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;line-height:150%;">(3) percepatan nol</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(4) energi potensial nol</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">Dari pernyataan di atas yang benar adalah&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. (1), (2) dan (3) d. (4) saja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. (1) dan (3) e. semua benar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. (2) dan (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">19. Saat sebuah peluru ditembakkan vertikal ke atas dari permukaan tanah, maka berlaku &#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(1) di permukaan tanah energi kinetik minimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(2) di permukaan tanah energi potensial maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(3) di titik tertinggi energi kinetik maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">(4) di titik tertinggi energi potensial maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">Dari pernyataan di atas yang benar adalah&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. (1), (2) dan (3) d. (4) saja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. (1) dan (3) e. semua benar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. (2) dan (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">20. Saat sebuah benda mengalami gerak jatuh bebas dari ketinggian h, maka berlaku &#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">(1) di titik tertinggi energi kinetiknya maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">(2) di titik tertinggi energi kinetiknya minimum</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">(3) di titik terendah energi potensialnya maksimum</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">(4) di titik terendah energi potensialnya minimum</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">Dari pernyataan di atas yang benar adalah&#8230;.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">a. (1), (2) dan (3) d. (4) saja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">b. (1) dan (3) e. semua benar</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">c. (2) dan (4)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong>Jawablah dengan singkat dan jelas!</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">1. Sebuah balok dengan massa 5 kg ditarik gaya mendatar 6 N.  Tentukan usaha untuk memindahkan balok sejauh 3 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">2. Jika balok ditarik gaya 7 N, dan gaya gesek yang menghambat gerak balok 2 N, sehingga balok berpindah 2 m, maka tentukan usaha yang dilakukan!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">3. Tentukan usaha untuk memindahkan buku 200 gram yang terletak di permukaan tanah, agar dapat diletakkan di atas meja setinggi 1,25 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">4. Buah apel bermassa 100 gram jatuh dari ketinggian 2 m. Tentukan kecepatan buah apel saat menyentuh tanah!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">5. Tentukan besar usaha yang diperlukan, jika balok bermassa 10 kg di atas lantai licin ditarik gaya 20 N membentuk sudut 63° terhadap horisontal, sehingga balok berpindah sejauh 5 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">6. Tentukan energi potensial benda bermassa 2,5 kg pada ketinggian 3 m!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">7. Tentukan energi kinetik benda 3 kg berkecepatan 18 km/jam !</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">8. Benda 1 kg jatuh bebas dari ketinggian 6,25 m. Tentukan kecepatan benda saat mencapai tanah!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">9. Pada puncak bidang miring licin dengan kemiringan 37° sebuah balok diam dilepaskan. Jika panjang bidang miring 2 m, dan massa balok 0,5 kg, tentukan kecepatan balok di dasar bidang miring!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">10. Sebuah mobil dengan rem blong dan berkecepatan 36 km/jam menaiki tanjakan dengan kemiringan 37°. Berapa besar gaya gesek roda dan jalan tanjakan itu sehingga mobil berhenti?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">11. Akmal menaiki tangga setinggi 4 m dalam waktu 5 sekon. Tentukan daya yang dimiliki Akmal!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">12. Sebuah balok 200 gram dengan kecepatan 2 m/s bergerak di atas lantai datar licin. Jika di depan balok terdapat pegas dengan konstanta 200 N/m, maka tentukan berapa besar pegas akan tertekan hingga balok tersebut berhenti!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">13. Jika benda 2 kg yang bergerak dengan kecepatan 2 m/s dilewatkan pada bidang kasar sehingga berhenti dalam 0,5 m, maka tentukan gaya gesek yang menghentikan balok tersebut!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">14. Jika kelereng 100 gram dilempar Hafidz dengan kecepatan awal 10 m/s, maka tentukan energi potensial kelereng saat ketinggiannya ½ dari ketinggian maksimalnya!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">15. Sebuah peluru bermassa 40 gram ditembakkan Kopral Joko dengan sudut elevasi 53° dan kecepatan awal 20 m/s. Tentukan energi total peluru di titik tertinggi!</p>
<p><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:&amp;"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:15pt;line-height:150%;">Rangkuman </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->1.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Usaha adalah hasil kali resultan gaya dengan perpindahan, dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image020.gif" alt="" width="97" height="19" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->2.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda bergerak, dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image022.gif" alt="" width="84" height="41" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->3.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya, dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image024.gif" alt="" width="91" height="32" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->4.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan energi mekanik, dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image026.gif" alt="" width="101" height="32" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->5.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Usaha pada arah mendatar sama dengan perubahan energi kinetik</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:9pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image028.gif" alt="" width="68" height="28" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->6.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Usaha pada arah vertikal sama dengan perubahan energi potensial</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:12pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image030.gif" alt="" width="68" height="32" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->7.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Hukum Kekekalan Energi Mekanik</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;"><span style="position:relative;top:7pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image032.gif" alt="" width="147" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;text-indent:-21pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]-->8.<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span><!--[endif]-->Daya adalah energi tiap satuan waktu</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21pt;text-align:justify;line-height:150%;">P = W/t</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:21pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p><strong><span style="font-size:15pt;line-height:150%;font-family:&amp;"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:15pt;line-height:150%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:15pt;line-height:150%;">Glosarium</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Daya = energi tiap satuan waktu</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi = kemampuan untuk melakukan usaha</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi kinetik = energi yang dimiliki benda karena kecepatannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi mekanik = energi total yang dimiliki benda.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi potensial = energi yang dimiliki benda karena kedudukannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi potensial gravitasi = energi yang dimiliki benda karena ketinggian dari pusat bumi.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Energi potensial pegas = energi yang dimiliki oleh pegas</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Gaya = tarikan atau dorongan oleh sumber gaya pada suatu benda.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Efisiensi = prosentase perbandingan antara nilai keluaran dengan nilai masukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Perubahan energi = energi hanya dapat berubah bentuk, tidak bisa hilang dan tidak dapat diciptakan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&amp;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Usaha = hasil kali antara gaya dan perpindahan.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:28.05pt;text-align:justify;text-indent:-28.05pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18.7pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:179.95pt;text-align:center;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:green;"><br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pristiadiutomo.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pristiadiutomo.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=5&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2009/02/03/energi-usaha-dan-daya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b764304de785cb975857eec456a6f44e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Tomy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/motor.png" medium="image">
			<media:title type="html">motor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/panah.png" medium="image">
			<media:title type="html">panah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/sel-surya.png" medium="image">
			<media:title type="html">sel-surya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/pabrik.png" medium="image">
			<media:title type="html">pabrik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/awan.png" medium="image">
			<media:title type="html">awan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/mendorong-dengan-gaya.png" medium="image">
			<media:title type="html">mendorong-dengan-gaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/gaya-serong.png" medium="image">
			<media:title type="html">gaya-serong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-gaya-serong.png" medium="image">
			<media:title type="html">diagram-gaya-serong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/grafik-gaya-jarak.png" medium="image">
			<media:title type="html">grafik-gaya-jarak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/energi-potensial.png" medium="image">
			<media:title type="html">energi-potensial</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/energi-pegas.png" medium="image">
			<media:title type="html">energi-pegas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/mobil-mainan.png" medium="image">
			<media:title type="html">mobil-mainan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/pompa-bensin.png" medium="image">
			<media:title type="html">pompa-bensin</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-1.png" medium="image">
			<media:title type="html">diagram-1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-2.png" medium="image">
			<media:title type="html">diagram-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-3.png" medium="image">
			<media:title type="html">diagram-3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/diagram-4.png" medium="image">
			<media:title type="html">diagram-4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/membangun-piramida.png" medium="image">
			<media:title type="html">membangun-piramida</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/uraian-31.png" medium="image">
			<media:title type="html">uraian-31</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image010.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/soal-9.png" medium="image">
			<media:title type="html">soal-9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image002.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image004.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image006.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image008.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image010.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image012.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image014.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image016.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2009/02/uraian-32.png" medium="image">
			<media:title type="html">uraian-32</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image020.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image022.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image024.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image026.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image028.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image030.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image032.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>GERAK DAN GAYA</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/gerak-dan-gaya/</link>
		<comments>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/gerak-dan-gaya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 14:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pristiadi Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[EDUCATION]]></category>
		<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[GURU]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBELAJARAN]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PHYSICS]]></category>
		<category><![CDATA[SCHOOL]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pristiadiutomo.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[GERAK DAN GAYA Dapatkah kamu mengendarai sepeda sambil memperhatikan kecepatan sepedamu? Tentunya sangat sukar kamu lakukan karena sepeda tidak dilengkapi dengan speedometer sebagai alat pengukur kecepatan. Lalu bagaimana agar kamu tetap dapat mengetahui kecepatan sepeda yang kau kendarai. Kamu harus &#8230; <a href="http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/gerak-dan-gaya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=3&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>GERAK DAN GAYA</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-34" title="01" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/01.png?w=450&#038;h=330" alt="01" width="450" height="330" /></strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em><span style="font-family:Arial;color:blue;" lang="IN">Dapatkah kamu mengendarai sepeda sambil memperhatikan kecepatan sepedamu? Tentunya sangat sukar kamu lakukan karena sepeda tidak dilengkapi dengan speedometer sebagai alat pengukur kecepatan. Lalu bagaimana agar kamu tetap dapat mengetahui kecepatan sepeda yang kau kendarai. Kamu harus membagi jarak yang kau tempuh selama bersepeda dengan waktu tempuhnya. Hasil itulah yang dinamakan kecepatan rata-rata sepedamu. Kamu bersepeda berarti melakukan gerak. Dalam fisika gerak bersepeda itu dinamakan gerak lurus. Ada pula gerak lainnya misalnya gerak parabola, seperti gerak bola yang ditendang melambung. Pada bab gerak ini kamu akan memperdalam gerak sebagai ilmu kinematika, yaitu mempelajari gerak tanpa memperhatikan gayanya. Kemudian dibahas pula tentang dinamika yaitu ilmu yang mempelajari tentang gerak dengan memperhitungkan gaya-gaya yang menyertainya.</span></em></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.29cm;margin-right:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<h5 class="western" style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-36" title="03" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/03.png?w=450&#038;h=348" alt="03" width="450" height="348" /></h5>
<h5 class="western" style="text-align:center;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.6pt;text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:green;" lang="IN">Seorang pembalap Formula Satu harus melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar dapat menang dalam pertandingan Grand Pix Mobil Formula One. Mobil balap dapat bergerak dengan kecepatan mencapai 320 km/jam. </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.6pt;text-align:justify;"><strong><em><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:green;" lang="IN">Pada Bab ini kita<span> </span>mempelajari bermacam-macam gerak, kecepatan dan percepatan benda.</span></em></strong></p>
</h5>
<h5 class="western"><span style="font-size:medium;">2.1. Pengertian Gerak</span></h5>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:1.27cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda-benda di  alam semesta ini  ada yang  diam ada pula yang bergerak.  Perhatikan batu-batu di pinggir jalan, mereka diam terhada jalan kecuali mendapat dorongan dari luar misalkan ditendang oleh kaki seorang anak. Perhatikan rumah-rumah di sekeliling kita, mereka diam terhadap pohon-pohon di sekelilingnya. </span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-38" title="031" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/031.png?w=135&#038;h=166" alt="031" width="135" height="166" />Perhatikan pula orang yang berolah raga lari di jalan, ia bergerak terhadap batu di pinggir jalan maupun terhadap rumah-rumah dan pohon-pohon. Dengan demikian apakah yang dimaksud gerak ? Suatu benda dikatakan bergerak jika benda itu mengalami perubahan kedudukan terhadap titik tertentu sebagai acuan. Jadi jelaslah bahwa gerak  adalah perubahan  posisi atau  kedudukan terhadap suatu titik acuan tertentu.</p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-37" title="04" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/04.png?w=145&#038;h=213" alt="04" width="145" height="213" />Sekarang perhatikan orang yang berlari di mesin lari fitness atau kebugaran, Apakah ia mengalami perubahan kedudukan terhadap tiang pegangan di mesin tersebut. Ternyata tidak. Dalam fisika orang tersebut tidak dikatakan bergerak, karena tidak mengalami perubahan posisi atau kedudukan dalam selang waktu yang ditempuhnya.</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-39" title="05" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/05.png?w=145&#038;h=191" alt="05" width="145" height="191" />Demikian pula anak yang bermain komputer dikatakan tidak mengalami gerak karena sepanjang waktu ia hanya duduk di kursinya. Dapat dikatakan pula anak tersebut diam terhadap kursi yang diduduki, dalam hal ini kursi berperan sebagai kerangka acuan. </span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-40" title="06" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/06.png?w=121&#038;h=169" alt="06" width="121" height="169" />Penempatan  kerangka acuan dalam peninjauan gerak merupakan  hal yang  sangat penting, mengingat  gerak dan diam itu  mengandung pengertian yang relatif. Sebagai contoh seorang yang duduk di dalam kereta api yang bergerak, dapat dikatakan  bahwa orang tersebut  diam  terhadap  bangku yang didudukinya dan terhadap kereta api tersebut. Namun orang tersebut  bergerak  relatif terhadap  stasiun maupun terhadap  pohon-pohon yang dilewatinya.</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-41" title="032" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/032.png?w=253&#038;h=313" alt="032" width="253" height="313" />Sekarang orang tersebut berjalan-jalan di dalam kereta api searah dengan kecepatan  kereta. Dapat dikatakan bahwa orang  tersebut bergerak  relatif terhadap kereta, terhadap stasiun, terhadap  pohon, tetapi  orang tersebut diam terhadap buku yang  dipegangnya.</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Jarak dan Perpindahan</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Selama  bergerak benda mengalami perubahan kedudukan. Menurut Bresnick, garis lurus terpendek yang menghubungkan titik awal dan titik akhir, tanpa mempedulikan lintasannya disebut dengan perpindahan Jadi selisih kedudukan akhir dan kedudukan awal disebut  dengan perpindahan. Sedangkan seluruh lintasan yang ditempuh benda disebut sebagai jarak. Jarak merupakan besaran skalar, sedangkan perpindahan termasuk besaran vektor.  Sebagai contoh, seorang  siswa yang berlari mengelilingi  lapangan sepakbola satu kali putaran, dikatakan ia menempuh jarak sama dengan keliling lapangan itu, namun ia tidak menempuh  perpindahan   karena ia kembali ke titik semula berarti  selisih kedudukan awal dan akhir adalah nol.</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Contoh lain, ada seorang siswa bergerak ke utara sejauh 3 km, kemudian berbelok ke   timur sejauh 4 km, lalu berhenti. Berapa jarak yang ditempuh siswa tersebut ?  Berapa pula perpindahannya ?</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 4 km</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;text-align:center;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="size-full wp-image-42 aligncenter" title="033" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/033.png?w=114&#038;h=84" alt="033" width="114" height="84" /></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 3  km</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Jarak yang ditempuh<span> </span>siswa tersebut berarti<span> </span>keseluruhan lintasan yang ditempuh yaitu 3 km + 4 km<span> </span>= 7 km, sedangkan perpindahannya<span> </span>sepanjang garis putus-putus pada gambar<span> </span>di atas, yaitu<span> </span></span></strong><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span> <img class="alignnone size-full wp-image-43" title="07" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/07.png?w=80&#038;h=30" alt="07" width="80" height="30" /> </span></span></span><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">= </span><span style="font-size:12pt;font-family:Symbol;" lang="IN"></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN"><span> </span>5 km.</span></strong><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Soal Latihan</strong></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah mobil bergerak sejauh 5 km kearah 	utara. Kemudian berbalik arah ke selatan sejauh 3 km. Bagaimanakah 	Kamu membedakan tentang jarak dan perpindahan mobil tersebut.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Eko berlari mengelilingi lapangan berbentuk 	lingkaran. Jika Eko berlari sebanyak 2,5 kali putaran, dan jari-jari 	lapangan 7 m. Bedakanlah jarak dan perpindahan yang ditempuh  Eko?</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Kecepatan Rata-Rata dan Kecepatan Sesaat</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dalam pembahasan gerak dikenal istilah kecepatan dan kelajuan. Kecepatan diartikan sebagai perpindahan yang ditempuh tiap satuan waktu, sedangkan kelajuan diartikan sebagai jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Kecepatan termasuk besaran vektor, sedangkan kelajuan merupakan besaran skalar.</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Kelajuan  = <img class="alignnone size-full wp-image-44" title="08" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/08.png?w=145&#038;h=48" alt="08" width="145" height="48" /></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Kecepatan = <img class="alignnone size-full wp-image-46" title="091" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/091.png?w=145&#038;h=46" alt="091" width="145" height="46" /></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh Soal</strong></span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Seorang siswa berjalan dengan lintasan ABC, seperti gambar . Selang waktu dari A ke C 10 sekon. Tentukan kelajuan dan Kecepatan siswa tersebut ?</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Jawab :                                                					                      B          	4 m             	C</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-48" title="0912" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/0912.png?w=100&#038;h=66" alt="0912" width="100" height="66" /><span style="color:#000000;">5 m</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> A</span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">3 m</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Diketahui </span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> jarak AC = 7 m<br />
</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Selang waktu = 10 sekon<br />
</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Perpindahan AC = 5 m<br />
</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kelajuan  = <img class="alignnone size-full wp-image-49" title="081" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/081.png?w=145&#038;h=48" alt="081" width="145" height="48" /> = <img class="alignnone size-full wp-image-50" title="10" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/10.png?w=64&#038;h=46" alt="10" width="64" height="46" /> = 0,7 m/s</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan = <img class="alignnone size-full wp-image-51" title="092" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/092.png?w=145&#038;h=46" alt="092" width="145" height="46" /> = <img class="alignnone size-full wp-image-52" title="11" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/11.png?w=60&#038;h=42" alt="11" width="60" height="42" /> = 0,5 m/s</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} p.MsoHeading8, li.MsoHeading8, div.MsoHeading8 	{mso-style-next:Normal; 	margin-top:0in; 	margin-right:-7.4pt; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:8; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	color:black; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA; 	font-weight:bold; 	mso-bidi-font-weight:normal; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:837113770; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1045435258 -1787410028 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:1.25in; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoHeading8" style="line-height:150%;"><span lang="IN">Tugas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 -7.4pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Anton berlari mengelilingi lapangan berukuran 8 m x 6 m sebanyak 2,5 putaran. Selang waktu yang diperlukan 10 sekon. Hitunglah Kelajuan dan Kecepatan Anton ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 -7.4pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gambar berikut ini adalah grafik perpindahan terhadap waktu dari kecepatan mobil A, B C, dan D.<span> </span>Manakah yang memiliki Kecepatan terbesar dan urutankan dari yang terbesar sampai terkecil.</span></p>
<p><span style="color:black;" lang="IN"><span> perpindahan (m)<br />
</span></span></p>
<p><!--[if gte vml 1]&gt;             &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></p>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-54" title="121" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/121.png?w=210&#038;h=174" alt="121" width="210" height="174" /></p>
<p>waktu (s)</p>
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>1. Kecepatan Rata-rata</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Ketika Kamu melakukan perjalanan dengan mobil  dari suatu kota ke kota lain tentulah kamu melewati jalan yang tidak selalu lurus dan naik turun. Misalnya dari Bandung ke Bogor melewati puncak. Kendaraan yang kamu gunakan kecepatannya berubah-rubah. Hal ini dapat dilihat dari nilai yang ditunjukan  speedometer pada kendaraan. Oleh karena kecepatannya tidak tetap maka sering ddigunakan istilah kecepatan rata- rata. </span></p>
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan rata-rata didefinisikan sebagai  perbandingan perpindahan benda dengan selang waktu yang diperlukan , sedangkan kelajuan rata-rata merupakan jarak yang ditempuh seluruhnya dibagi dengan selang waktu tempuh. Kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata dapat dirumuskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> V</span><span style="color:#000000;"><sub> r </sub></span><span style="color:#000000;">= <img class="alignnone size-full wp-image-55" title="13" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/13.png?w=25&#038;h=42" alt="13" width="25" height="42" /> Vr = kecepatan rata-rata, s = perpindahan, </span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t = selang   waktu</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">V</span><span style="color:#000000;"><sub> r </sub></span><span style="color:#000000;">= <img class="alignnone size-full wp-image-56" title="14" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/14.png?w=24&#038;h=42" alt="14" width="24" height="42" /> Vr = kelajuan rata-rata, s = jarak ,  t = selang waktu</span></p>
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Menurut Sears dan Zemansky, kecepatan rata-rata adalah suatu besaran vektor yang sama arahnya dengan vektor </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> s.</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Berikut ini merupakan contoh tabel perjalanan  Bus dari Semarang- Solo</span></p>
<dl>
<dd>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="486">
<col width="153"></col>
<col width="46"></col>
<col width="46"></col>
<col width="46"></col>
<col width="123"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="153">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">Besaran </span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">1</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">2</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">3</span></span></p>
</td>
<td width="123">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">jumlah</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="153">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">Perpindahan 				(km)</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">35 </span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">25</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">50</span></span></p>
</td>
<td width="123">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">110 km</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="153">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">Selang 				waktu  (menit)</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">20</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">20</span></span></p>
</td>
<td width="46">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">50</span></span></p>
</td>
<td width="123">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;">90 menit</span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</dd>
</dl>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Berdasarkan tabel tersebut dapat ditentukan kecepatan rata-rata dari Bus tersebut </span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.06cm;text-indent:1.91cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">V</span><span style="color:#000000;"><sub> r </sub></span><span style="color:#000000;">=<img class="alignnone size-full wp-image-57" title="131" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/131.png?w=25&#038;h=42" alt="131" width="25" height="42" /> =<img class="alignnone size-full wp-image-58" title="15" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/15.png?w=65&#038;h=46" alt="15" width="65" height="46" /> =<img class="alignnone size-full wp-image-59" title="16" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/16.png?w=57&#038;h=46" alt="16" width="57" height="46" /> = 73,3 km /jam</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh Analisis Grafik</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:left;"><span style="color:#000000;">Grafik berikut menyatakan hubungan antara jarak (s) terhadap waktu (t) dari benda yang bergerak. Bila s dalam m dan t dalam sekon. Tentukan kecepatan rata-rata benda. </span></p>
<p style="margin-bottom:0;text-align:left;"><span style="color:#000000;"> s (m) 10 </span><span style="color:#000000;"> <img class="size-full wp-image-60 aligncenter" title="17" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/17.png?w=198&#038;h=150" alt="17" width="198" height="150" /></span></p>
<p style="text-indent:1.91cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span>5</p>
<p style="text-indent:1.91cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 2                                         	6               	t s)</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Jawab.	Dari grafik didapat :</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> V</span><span style="color:#000000;"><sub> r </sub></span><span style="color:#000000;">= <img class="alignnone size-full wp-image-61" title="132" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/132.png?w=25&#038;h=42" alt="132" width="25" height="42" /> ,    s = 10 m,          t = 6s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> = 10 m/6  s = 1,67 m/s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>2. Kecepatan Sesaat</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik berikut merupakan grafik hubungan perpindahan(s) dengan selang waktu (t). Grafik berupa garis lengkung, karena laju benda tidak tetap. Kecepatan rata-rata dapat dihitung dengan v</span><span style="color:#000000;"><sub>r </sub></span><span style="color:#000000;">= <img class="alignnone size-full wp-image-62" title="133" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/133.png?w=25&#038;h=42" alt="133" width="25" height="42" /> , jika titik B mendekati titik A, maka selang waktu t  menjadi kecil, Untuk selang waktu t  mendekati nol , B akan berimpit di A, maka ketika itu kecepatan yang terjadi disebut kecepatan sesaat. Arah kecepatan sesaat di suatu titik searah dengan garis singgung di titik tersebut. Kecepatan sesaat sering disebut dengan kecepatan benda. </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:3.18cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">V </span><span style="color:#000000;"><sub>sesaat </sub></span><span style="color:#000000;"> = lim<img class="alignnone size-full wp-image-63" title="134" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/134.png?w=25&#038;h=42" alt="134" width="25" height="42" /> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:3.18cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:x-small;">t </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:x-small;"></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;"> 0</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> s                                                                   B</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <img class="alignnone size-full wp-image-64" title="18" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/18.png?w=198&#038;h=158" alt="18" width="198" height="158" />B</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">A</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.91cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p><!--[if !mso]&gt; &lt;!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} w\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} --></p>
<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} h2 	{mso-style-next:Normal; 	margin-top:12.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:3.0pt; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	page-break-after:avoid; 	mso-outline-level:2; 	font-size:14.0pt; 	font-family:Arial; 	mso-ansi-language:EN-GB; 	font-style:italic;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --></p>
<p><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<h2 style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:black;font-style:normal;" lang="EN-GB">Analisa</span></span></h2>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Analisalah grafik berikut,<span> </span>kemudian jawablah di buku tugasmu!</span></strong></p>
<h2 style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:12pt 1.3pt 3pt 9pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                 &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:1;left:0;margin-left:203px;margin-top:81px;width:362px;height:302px;"><img class="alignnone size-full wp-image-65" title="19" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/19.png?w=362&#038;h=302" alt="19" width="362" height="302" /></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:black;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="EN-GB">1. <strong>Hitunglah<span> </span>kecepatan rata-rata dari sebuah mobil selama 15 detik<span> </span>dengan grafik<span> </span>s – t seperti pada gambar<span> </span>berikut ini. </strong></span><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:black;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="SV">Tentukan pula kecepatan sesaat ketika mobil mencapai 10 detik pertama.</span></strong></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:1.5in;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>S (m)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span>8</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:135pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:2.25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:2.25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:2.25in;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:2.25in;"><span style="color:black;" lang="IN">0         <span> </span><span> </span>5            <span> </span><span> </span>8       <span> </span>10<span> </span>12<span> </span>15<span> </span>t (sekon)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:2.25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<h2 style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="SV"><span> </span></span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="SV">10<span> </span></span></h2>
<h2 style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;font-style:normal;" lang="SV"><span style="text-decoration:none;"> </span></span></span></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">2. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>Ani pergi ke sekolah dengan naik sepeda<span> </span>berkecepatan 6 m/s. Kemudian langsung pulang karena ada bukunya yang ketinggalan. Ketika pulang kecepatannya 4 m/s. Tentukan kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-rata Ani bersepeda..</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><strong> t	t</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>D. Percepatan</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda yang bergerak dengan kecepatan yang tidak konstan akan mengalami perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Benda tersebut dikatakan mengalami percepatan.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Besarnya percepatan atau perlambatan (akselerasi) dapat ditentukan dengan membagi perubahan kecepatan dengan selang waktu yang ditempuh.</span></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">a</span><span style="color:#000000;"><strong> = <img class="alignnone size-full wp-image-66" title="20" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/20.png?w=29&#038;h=42" alt="20" width="29" height="42" /> = <img class="alignnone size-full wp-image-67" title="21" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/21.png?w=145&#038;h=46" alt="21" width="145" height="46" /></strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">dimana </span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">a</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> adalah percepatan dalam m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> dan </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="pt-BR"></span></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span><span style="color:#000000;">adalah perubahan kecepatan dan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="pt-BR"></span></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">t</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">adalah selang waktu.</span></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Berikut ini grafik hubungan perubahan kecepatan terhadap selang waktu</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v </span><span style="color:#000000;"> v </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v</span><span style="color:#000000;"><sub>t</sub></span><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.54cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-68" title="22" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/22.png?w=398&#038;h=140" alt="22" width="398" height="140" /></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.54cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p><span style="color:#000000;"> vo </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">t (selang waktu)                           t (selang waktu)</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.54cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#0000ff;"><span lang="pt-BR">Grafik A                                                                         Grafik B</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Dari grafik A terlihat bahwa perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu sama dengan kemiringan grafik. Semakin besar kemiringan grafik semakin besar percepatan benda. Pada grafik B percepatan terbesar adalah A, kemudian B dan C, karena kemiringan grafik terbesar adalah A, B kemudian C.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh Soal</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Seorang polisi mengejar penjahat mula–mula dari keadaan diam kemudian menambah kecepatannya menjadi 30 m/s dalam selang waktu 3 detik. Hitunglah percepatan benda ?</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Jawab </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Diketahui v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o  = </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">0 </span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR"> </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">m/s        v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= 30 m/s            t = 3 detik</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span><span style="color:#000000;"><strong> a  = <img class="alignnone size-full wp-image-69" title="201" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/201.png?w=29&#038;h=42" alt="201" width="29" height="42" /> =   <img class="alignnone size-full wp-image-70" title="23" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/23.png?w=65&#038;h=46" alt="23" width="65" height="46" />= </strong></span><span style="color:#000000;">10 m/s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Soal Latihan</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah kendaraan bergerak dari keadaan diam 	menjadi kecepatannya 72 Km/jam dalam selang waktu 5 menit. Hitung 	percepatan kendaraan tersebut dalam satuan m/s?</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seseorang berjalan ke arah utara dengan kecepatan awal 4 m/s dan 	kemudian berlari hingga mencapai kecepatan 12 m/s selama 4 detik. 	Tentukan percepatan orang tersebut!</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Gerak Lurus </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#008000;"><em>Menurut 	lintasannya gerak dapat dibedakan menjadi berbagai macam misalnya 	gerak lurus, gerak parabola, gerak melingkar dan sebagainya. Kereta 	aapi ekspress banyak menempuh lintasan lurus selama perjalanannya.</em></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#008000;"><em><img class="alignnone size-full wp-image-71" title="24" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/24.png?w=277&#038;h=144" alt="24" width="277" height="144" /><br />
</em></span></p>
<p><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#0000ff;"> <span style="font-size:x-small;">Gambar  Lintasan kereta api merupakan gerak lurus</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak suatu benda dalam lintasan lurus dinamakan gerak lurus. Sebuah mobil melaju di jalan raya yang lurus merupakan contoh gerak lurus. Seorang siswa berlari mengelilingi lapangan sepakbola juga merupakan contoh dari gerak lurus dengan empat segmen lintasan lurus yang berbeda pada saat menempuh sisi-sisi lapangan yang berbeda.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Berdasarkan kelajuan yang ditempuhnya gerak lurus dapat dibedakan menjadi dua yaitu  Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB).</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk dapat membedakan GLB dan GLBB Anda bersama guru dapat melakukan percobaan dengan menggunakan ticker timer dan perlengkapannya.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-72" title="25" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/25.png?w=193&#038;h=58" alt="25" width="193" height="58" /> <img class="alignnone size-full wp-image-73" title="26" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/26.png?w=76&#038;h=59" alt="26" width="76" height="59" /> <img class="alignnone size-full wp-image-74" title="27" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/27.png?w=102&#038;h=58" alt="27" width="102" height="58" /> <img class="alignnone size-full wp-image-75" title="28" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/28.png?w=108&#038;h=61" alt="28" width="108" height="61" /><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<h6 class="western" style="margin-right:.05cm;"><em><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-style:normal;"><strong>Gambar   Meja ticker timer, troli, ticker timer dan pitanya</strong></span></span></span></em></h6>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>1. Gerak Lurus Beraturan</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> Dalam gerak lurus beraturan, benda menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang sama. Sebagai contoh, mobil yang melaju menempuh jarak 2 meter dalam waktu 1 detik, maka 1 detik berikutnya menempuh jarak 2 meter lagi, begitu seterusnya. Dengan kata lain perbandingan jarak dengan selang waktu selalu konstan, atau kecepatannya konstan. Dalam GLB kelajuan dan kecepatan hampir sulit dibedakan karena lintasannya yang lurus menyebabkan jarak dan perpindahan yang ditempuh besarnya sama.</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> Dapat dirumuskan  untuk  GLB, bahwa : </span></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">v = <img class="alignnone size-full wp-image-76" title="19a" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/19a.png?w=14&#038;h=42" alt="19a" width="14" height="42" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">dimana s adalah jarak dalam meter, t adalah waktu dalam sekon, dan v adalah kecepatan dalam m/s. Pada gerak lurus beraturan pertambahan jarak yang ditempuh terhadap waktu dapat digambarkan dalam grafik berikut ini.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>s</strong></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-77" title="29" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/29.png?w=392&#038;h=104" alt="29" width="392" height="104" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><strong> t<br />
</strong><em> </em></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sedangkan kecepatan selalu konstan terhadap waktu, grafiknya dapat digambarkan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-78" title="30" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/30.png?w=144&#038;h=101" alt="30" width="144" height="101" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>t</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span><img class="alignnone size-full wp-image-79" title="31" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/31.png?w=181&#038;h=121" alt="31" width="181" height="121" /></span></span></span></span></span></span></p>
<h6 class="western" style="margin-right:.05cm;"><em><strong><em><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-style:normal;"><strong>Gambar.  Kereta api bawah tanah</strong></span></span></span></em></strong></em></h6>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span>Kereta listrik bawah tanah yang ada di negara maju, hanya memerlukan waktu beberapa detik untuk mencapai kecepatan konstan </span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span>yang akan ditempuh dalam waktu lama. Gerak lurus beraturan kereta itu akan berakhir sewaktu kereta mulai direm saat memasuki stasiun pemberhentian</span></span></span></span><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">.</span></span></strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-80" title="32" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/32.png?w=169&#038;h=124" alt="32" width="169" height="124" /><em><span style="color:#0000ff;"><span style="font-size:x-small;"><span style="font-style:normal;">Gambar. Bantalan berjalan di bagian produksi suatu pabrik</span></span></span></em></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><em></em>Demikian pula alat produksi di suatu pabrik yang biasa disebut dengan bantalan berjalan atau meja berjalan selalu mengalami gerak lurus beraturan sewaktu dihidupkan mesinnya.</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah mobil bergerak kecepatan tetap 36 km/jam. Hitung jarak yang ditempuh mobil selama 10 sekon. ?</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Jawab :</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Diketahui kecepatan v = 36 km/jam = 10 m/s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t = 10 sekon</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> s = v x  t = 10 m/s x 10 sekon = 100 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<h3 class="western" style="margin-right:.05cm;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Soal Latihan</span></span></h3>
<p style="margin-bottom:0;"><span lang="en-US"><strong>Jawablah </strong></span><span lang="en-US"><strong>dengan benar!</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Seekor semut menempuh lintasan berbentuk 	setengah lingkaran dengan jari-jari 7 cm. Berapakah jarak yang 	ditempuh semut dalam 2 detik? Berapakah perpindahannya dalam 2 	detik?</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Jika dalam waktu lima menit seorang atlit 	berlari menempuh jarak 600 meter. Tentukan kelajuan atlit lari 	tersebut !</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan sebuah kendaraan sebesar 72 km/jam 	dalam selang waktu 5 menit. Berapakah jarak yang telah ditempuh 	kendaraan !</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Busway melaju dengan kecepatan konstan 108 	km/jam selama 2 jam. Tentukan jarak yang ditempuhnya !</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pesawat tempur F 117 melintas di udara dengan 	kecepatan tetap 216  km/jam, menempuh jarak 500 meter. Berapakah 	waktu yang dibutuhkannya.</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><img class="alignnone size-full wp-image-84" title="020806-F-7823A-004" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/f-117_nighthawk_front.jpg?w=450&#038;h=279" alt="020806-F-7823A-004" width="450" height="279" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk menyelidiki gerak suatu benda dapat digunakan dengan suatu alat yang dinamakan ticker timer atau pengetik waktu. Alat ini dilengkapi pemukul yang dapat bergetar sesuai dengan frekuensi listrik PLN, yaitu 50 Hz atau sebanyak 50 kali ketikan dalam satu detik. Dalam satu ketikan diperlukan waktu 0,02 detik. Alat ticker timer dilengkapi dengan troli atau mobil-mobilan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">yang dapat bergerak, papan luncur dan pita rekaman. Dari pita rekaman akan terlihat jenis gerak benda.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda bergerak lurus beraturan (GLB) akan menghasilkan tanda ketikan/ketukan yang jaraknya selalu sama dalam selang waktu tertentu. </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk benda yang bergerak lurus berubah beraturan (GLBB) dipercepat akan menghasilkan tanda ketukan yang jaraknya semakin besar dan perubahannya secara teratur, dan sebaliknya apabila dihasilkan tanda ketikan semakin kecil berarti benda melakukan GLLB diperlambat. Perhatikan contoh rekaman pita ketikan berikut ini.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-85" title="33" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/33.png?w=450&#038;h=43" alt="33" width="450" height="43" /></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda dari A ke B melakukan GLB, dari titik B sampai titik C mengalami GLBB dipercepat, sedangkan dari C ke D mengalami GLBB diperlambat.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Untuk menyelidiki gerak GLBB dipercepat beraturan dengan ticker timer lakukanlah kegiatan percobaan berikut ini.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-86" title="34" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/34.png?w=450&#038;h=110" alt="34" width="450" height="110" /></span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">Percobaan GLBB</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Lakukan kegiatan mengamati gerak lurus berubah beraturan, dengan menggunakan peralatan yang terdiri dari sebuah troli, papan luncur, ticker-timer beserta pitanya dan sebuah catu daya/power supply. Sudut miring papan luncur diperbesar supaya gaya peluncur (gaya yang menyebabkan troli meluncur) menjadi lebih besar daripada gaya gesekannya. Letakkan troli di bagian atas papan luncur kemudian lepaskan. Usahakan troli jangan sampai jatuh ke bawah. Selama troli bergerak ticker-timer yang dihidupkan catu daya dapat merekam gerak troli melalui titik-titik (ketukan-ketukan) yang tampak di sepanjang pita yang dihubungkan dengan troli (seperti gambar di bawah).  Ukurlah jarak titik-titik pada pita. Cobalah! Buatlah grafiknya !</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-87" title="35" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/35.png?w=368&#038;h=36" alt="35" width="368" height="36" /></span></p>
<p style="text-align:center;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:533692129; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1340274128 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:.5in; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="PT-BR">Soal Analisa</span></strong></p>
<ol>
<li class="MsoNormal"><!--[if gte vml 1]&gt;                     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignnone size-full wp-image-88" title="37" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/37.png?w=121&#038;h=86" alt="37" width="121" height="86" /><!--[endif]--><span lang="IN">Orang bergerak menurut lintasan-lintasan anak panah pada gambar di samping. Bedakanlah yang dimaksud jarak dan perpindahan menurut lintasan-lintasan tersebut !</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="PT-BR">Kereta api bawah tanah mengawali geraknya untuk mencapai kecepatan konstan di sepanjang perjalanannya, kemudian mulai masinis mengerem<span> </span>ketika kereta hendak memasuki stasiun berikutnya. Jelaskan berbagai macam gerak lurus yang telah di tempuh kereta ekspres tersebut !</span><span lang="PT-BR"> </span></li>
<li><span lang="PT-BR">Sebuah benda menghasilkan      rekaman pita ketikan sebagai berikut ;</span></li>
</ol>
<p style="text-align:center;"><img class="alignnone size-full wp-image-130" title="362" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/362.png?w=450&#038;h=30" alt="362" width="450" height="30" /></p>
<p style="text-align:center;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;"><span style="color:black;" lang="PT-BR">Analisalah gerak genda menurut ketukan pada pita rekaman itu !. Sebutkan jenis gerak yang dialami benda !</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>a.  Aplikasi Konsep GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span> Benda yang mengalami gerak lurus berubah beraturan memiliki kecepatan yang berubah seiring dengan perubahan waktu. Dengan demikian dalam selang waktu yang sama perubahan jarak yang dicapai benda tidak sama. Bila perubahan jarak yang dicapai semakin bertambah besar, berarti kecepatan benda semakin bertambah pula. Gerak semacam itu dinamakan gerak lurus berubah beraturan dipercepat. Sebaliknya jika perubahan jarak yang dicapai semakin berkurang, berarti kecepatan benda semakin lambat, maka gerak demikian disebut dengan gerak lurus berubah beraturan diperlambat</span></span></span></span><strong><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">.</span></span></span></strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan akhir pada saat tertentu  berbeda dengan kecepatan awal pada saat t = 0 yaitu saat peninjauan gerak dilakukan.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Persamaan untuk menentukan kecepatan akhir , jarak yang ditempuh, dan hubungan antara kecepatan akhir dengan jarak, serta grafik hubungan v &#8211; t dapat dinyatakan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-90" title="38" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/38.png?w=265&#038;h=110" alt="38" width="265" height="110" /><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + at</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">s</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR"> </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ at</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2as</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">s  = <img class="alignnone size-full wp-image-112" title="391" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/391.png?w=61&#038;h=42" alt="391" width="61" height="42" />. t </span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Hampir semua gerak yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah gerak lurus berubah beraturan.  Namun demikian ada juga yang kombinasi antara GLB dan GLBB secara berselang-seling.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik atau kurva perubahan jarak terhadap perubahan waktu dapat di tunjukkan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> s</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="size-thumbnail wp-image-92 alignleft" title="40" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/40.png?w=128&#038;h=86" alt="40" width="128" height="86" /> </span><span style="color:#000000;"><strong></strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>t </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Adapun grafik  perubahan kecepatan terhadap perubahan waktu dapat di tunjukkan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong><img class="alignnone size-full wp-image-111" title="411" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/411.png?w=336&#038;h=121" alt="411" width="336" height="121" /></strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>t </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sedangkan grafik percepatan terhadap perubahan waktu dapat di tunjukkan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>a</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><img class="alignnone size-full wp-image-110" title="422" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/422.png?w=140&#038;h=106" alt="422" width="140" height="106" /><span style="color:#000000;"><strong>t </strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Aplikasi dari GLBB diantaranya adalah </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak seorang penerjun payung</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak mobil dalam balapan mobil</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak Jatuh Bebas</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak benda dilempar vertikal ke atas</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak benda dilempar vertikal ke bawah. </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh Soal</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 72 </span></span><span style="color:#000000;">km/jam dalam waktu 2 menit mengalami percepatan 5 </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> . Tentukan jarak yang ditempuh dan kelajuan akhirnya !</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Jawab </span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Diketahui v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= 72 km/jam = 20 m/s</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"> t   = 2 menit = 120 sekon</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> a  =  5 m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Ditanya   s =   ?    v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR"> t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> =    ?</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> s = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ a t</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span></p>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = 20 x 120 + ½ 5 (120)</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"> = 36240 m</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">=</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR"> </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + a t</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"> =  20 + 5 x 120 = 620 m/s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:13pt;color:black;" lang="IN">Tugas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><strong></strong></p>
<h2 style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:12pt 1.45pt 3pt 9pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:black;font-weight:normal;font-style:normal;" lang="EN-GB">1. Hitunglah jarak yang ditempuh sebuah mobil selama dengan grafik v – t seperti<span> </span>pada gambar<span> </span>berikut ini.</span></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN">v</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN">10 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN">8 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span><span><img class="alignnone size-full wp-image-108" title="431" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/431.png?w=290&#038;h=230" alt="431" width="290" height="230" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN">0<span> </span><span> </span>5               <span> </span><span> </span>8<span> </span>10<span> </span>12<span> </span>15<span> </span>t (sekon)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><span lang="IN">2.<span> </span>Sebuah mobil mula-mula diam kemudian bergerak dengan percepatan 4 m/s<sup>2 </sup>. Bersamaan dengan itu seseorang mengendari sepeda motor dengan kecepatan tetap 8 m/s. Kapan dan dimana mobil dan motor<span> </span>berpapasan jika mula-mula bergerak :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a.<span> </span>searah dari tempat yang sama</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. berlawanan arah dan terpisah sejauh 64 m.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>3. Gerak Vertikal</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>a. Gerak Vertikal ke Atas </strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak Benda dilempar vertikal keatas (GVA) merupakan GLBB yang mengalami perlambatan dimana gesekan udara diabaikan dan percepatan benda a = &#8211; g, g = percepatan gravitasi bumi. </span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Ketika benda mencapai titik puncak , kecepatan benda sama dengan nol atau </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">V</span><span style="color:#000000;"><sub>t</sub></span><span style="color:#000000;"> = 0 , waktu untuk mencapai titik puncak  ( t </span><span style="color:#000000;"><sub>p</sub></span><span style="color:#000000;"> ) dapat ditentukan dengan persamaan  kecepatan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></span><span style="color:#000000;">B</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> <img class="alignnone size-thumbnail wp-image-96" title="44" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/44.png?w=110&#038;h=96" alt="44" width="110" height="96" /></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Persamaan pada GLBB</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">S </span><span style="color:#000000;"><strong>= </strong></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ at</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + at </span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2aS</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <sub>Untuk gerak vertikal ke atas  s=h dan berlaku  a = -g</sub></span><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">h = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t</span></span><span style="color:#000000;"> &#8211; 1/2g t</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub> t </sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"> &#8211; g t </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span lang="pt-BR"></span></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> 2gh</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>b. Gerak Vertikal ke Bawah</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak vertikal ke bawah (GVB) merupakan GLBB dimana benda dilempar ke bawah dengan kecepatan awal tertentu dan gesekan udara diabaikan atau ditiadakan sebagai berikut :</span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-97" title="45" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/45.png?w=128&#038;h=95" alt="45" width="128" height="95" /></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Analogi dengan persamaan GLBB</p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:left;"><span style="color:#000000;">S </span><span style="color:#000000;"><strong>= </strong></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ at</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + at </span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2aS</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:left;"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><br />
</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gerak vertikal ke bawah berlaku a= +g</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">h = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t</span></span><span style="color:#000000;"> + 1/2 g t</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub> t </sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"> + g t </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2gh</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><sub> <span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>c. Gerak Jatuh Bebas</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-131" title="461" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/461.png?w=385&#038;h=330" alt="461" width="385" height="330" /></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gambar di atas merupakan contoh ger</span><span style="color:#000000;">ak jatuh bebas (GJB) dari bola dan seekor kucing. Walaupun keduanya memiliki massa yang berbeda akan tetapi mempunyai waktu jatuh yang sama. Hal ini disebabkan gesekan udara ditiadakan.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak Jatuh Bebas merupakan gerak vertikal ke bawah tanpa kecepatan awal (v</span><span style="color:#000000;"><sub>o </sub></span><span style="color:#000000;">= 0 ) dan gesekan di udara diabaikan atau ditiadakan. Gerak jatuh bebas merupakan GLBB dipercepat dengan a = + g. </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak Benda A jauh bebas dari ketinggian h dan jatuh di tanah pada titik B dapat dirumuskan  sebagai berikut :</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-99" title="47" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/47.png?w=102&#038;h=96" alt="47" width="102" height="96" /><br />
</span></p>
<p style="margin-left:3.81cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seperti pada persamaan GLBB juga</p>
<p style="margin-left:3.81cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">S </span><span style="color:#000000;"><strong>= </strong></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ at</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-left:3.81cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + at </span></span></p>
<p style="margin-left:3.81cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2gh</span></span></p>
<p style="margin-left:3.81cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">dengan nilai kecepatan awal v0 = 0<br />
</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> h =  0   + 1/2 g t</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub> t </sub></span><span style="color:#000000;"> = 0 + g t </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = 0</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + 2gh</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">diperoleh persamaan gerak jatuh bebas berikut ini,<br />
</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"> h =  ½ g t</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub> t</sub></span><span style="color:#000000;"> = gt </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= 2gh</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><sub> </sub></span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:2.86cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN">Soal Analisa</span></strong></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-107" title="481" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/481.png?w=149&#038;h=355" alt="481" width="149" height="355" /></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perhatikan 	gambar di atas ini!</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seseorang 	melemparkan buah apel ke atas dan menunggu buah apel tersebut hingga 	jatuh kembali ke tangan orang itu. Gerak apa sajakah yang dialami 	oleh apel? Bagaimanakah pengaruh percepatan gravitasi pada buah apel 	itu di lintasan  gerak yang ditempuh apel itu? Bagaimanakah dengan 	kecepatan apel di sembarang titik dalam lintasan itu? Apa yang kamu 	ketahui dengan kecepatan apel di titik tertinggi? Mengapa demikian?</p>
<p><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh soal</strong></span></p>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">1. Genting jatuh bebas 	dari sebuah gedung setinggi 20 m. Tentukan kapan benda jatuh ke 	tanah dan berapa kecepatan genting ketika sampai di tanah, g= 10 	m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">.</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Penyelesaian </strong></span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-1.91cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Diketahui 		 h = 20 m 	g = 10 m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-2.54cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Ditanya	t  = &#8230; ? 	v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = &#8230; ?</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Jawab : </span></span><span style="color:#000000;"><sup></sup></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + at</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> + g t</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">t </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = 0  +  10 . 2 = 20 m/s</span></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">h = </span></span><span style="color:#000000;">S </span><span style="color:#000000;"><strong>= </strong></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t + ½ at</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;">h =  0   + 1/2 g t</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR"> </span></sup></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> 20 = 1/2 . 10 </span></span><span style="color:#000000;">t</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> = 5 </span><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:black;" lang="IN">t<sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"><sup> </sup></span><span style="color:#000000;"></span></p>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <span lang="pt-BR">t =  2 sekon.</span></span></p>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">2. Sebuah batu dilempar vertikal ke atas dengan 	kecepatan 20 m/s dari tanah.</span></p>
<p style="margin-right:-.27cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Tentukan ( g = 10 m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">) :</span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Waktu yang diperlukan untuk mencapai titik 	puncak</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Tinggi benda ketika mencapai titik puncaik</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Ketinggian benda  saat 1 detik setelah 	dilempar</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Waktu yang diperlukan batu untuk jatuh ke 	tanah lagi.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan batu ketika tiba di tanah</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Penyelesaian :</strong></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Diketahui  v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">0 </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= 20 m/s  g = 10 m/s</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span></p>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Ditanya:</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> a. </span></span><span style="color:#000000;">t </span><span style="color:#000000;"><sub>p</sub></span><span style="color:#000000;"> = ….?    v</span><span style="color:#000000;"><sub>t </sub></span><span style="color:#000000;"> = 0</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v</span><span style="color:#000000;"><sub> t </sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"> &#8211; g t</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 0  = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">20 </span></span><span style="color:#000000;"> &#8211; g t</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><sub> </sub></span><span style="color:#000000;"> t </span><span style="color:#000000;"><sub>p </sub></span><span style="color:#000000;">= </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">20</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR"> </span></sub></span><span style="color:#000000;">/ 10 = 2 sekon</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> b. h</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">max </span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = &#8230;..?</span></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> h</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">max</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> =  v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t   &#8211; 1/2 g t</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> </span></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> =  20. 2 – ½ .10 .2</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> = 20 m</span></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"> c.  h = …. 	t = 1 sekon</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <span lang="pt-BR">h =  v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"> t   &#8211; 1/2 g t</span></span><span style="color:#000000;"><sup><span lang="pt-BR">2 </span></sup></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= 20 . 1 – </span></span><span style="color:#000000;">½ . 10 . 1 = 15 m</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. t</span><span style="color:#000000;"><sub>S</sub></span><span style="color:#000000;"> = ….. (waktu naik dan turun)</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t naik  = t turun jadi t </span><span style="color:#000000;"><sub>s </sub></span><span style="color:#000000;"> = 2 x t naik. = 2 x 2 = 4 sekon</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. v</span><span style="color:#000000;"><sub>t </sub></span><span style="color:#000000;">= ….?</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v</span><span style="color:#000000;"><sub> t </sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">v</span></span><span style="color:#000000;"><sub><span lang="pt-BR">o</span></sub></span><span style="color:#000000;"> &#8211; g t</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> = 20 – 10. 4</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v </span><span style="color:#000000;"><sub>t </sub></span><span style="color:#000000;">= &#8211; 20 m/s</span><span style="color:#000000;"><sub> </sub></span><span style="color:#000000;">(</span><span style="color:#000000;"><sub> </sub></span><span style="color:#000000;">tanda negatip menunjukkan arah kecepatan ke bawah)</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:black;" lang="PT-BR">Tugas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Pesawat terbang memerlukan panjang landasan 800 m untuk tinggal landas. Jika kecepatan pesawat saat roda pesawat terangkat naik adalah 7200 km/jam dan pesawat mula-mula diam, berapa percepatan yang diperlukan pesawat itu ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>2.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Bus malam Lorena melaju dengan kecepatan 800 m/s, dalam waktu 5 menit kecepatannya menjadi 1000 m/s. Tentukan percepatan bus dan jarak yang ditempuh selama 5 menit itu !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>3.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah batu jatuh dari menara mercusuar setinggi 80 m. Hitung kapan batu mencapai tanah dan kecepatan ketika mencapai tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>4.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah bola kasti dilempar keatas dengan kecepatan 60 m/s.Hitunglah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="PT-BR"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="PT-BR">Waktu yang diperlukan untuk mencapai titik puncak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="PT-BR"><span>b.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="PT-BR">Tinggi benda ketika mencapai titik puncak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="PT-BR"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="PT-BR">Ketinggian benda<span> </span>saat 1 detik setelah dilempar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="PT-BR"><span>d.</span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="PT-BR">Waktu yang diperlukan batu untuk jatuh ke tanah lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 -7.7pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="PT-BR"><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="PT-BR">Kecepatan batu ketika tiba di tanah</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Soal Latihan</strong></span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong>Kerjakan </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong>dengan benar !</strong></span></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pesawat terbang memerlukan panjang landasan 	800 m untuk tinggal landas. Jika kecepatan pesawat saat roda pesawat 	terangkat naik adalah 7200 km/jam dan pesawat mula-mula diam, berapa 	percepatan yang diperlukan pesawat itu ?</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Bus malam Lorena melaju dengan kecepatan 800 	m/s, dalam waktu 5 menit kecepatannya menjadi 1000 m/s. Tentukan 	percepatan bus dan jarak yang ditempuh selama 5 menit itu !</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah batu jatuh dari menara mercusuar 	setinggi 80 m. Hitung kapan batu mencapai tanah dan kecepatan ketika 	mencapai tanah.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah bola kasti dilempar keatas dengan 	kecepatan 60 m/s.Hitunglah</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Waktu yang diperlukan untuk mencapai titik 		puncak</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Tinggi benda ketika mencapai titik puncak</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Ketinggian benda  saat 1 detik setelah 		dilempar</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Waktu yang diperlukan batu untuk jatuh ke 		tanah lagi.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:-.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan batu ketika tiba di tanah</span></p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.69cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>4. Penerapan GLB dan GLBB</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>a. Menganalisa grafik v – t untuk berbagai gerakan benda</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebagaimana kamu ketahui pada bahasan sebelumnya  berbagai gerak lurus adalah gerak lurus beraturan (GLB), gerak lurus berubah beraturan dipercepat dan diperlambat serta perpaduan gerak-gerak tersebut. Berkut ini merupakan hubungan grafik v – t beserta cara menentukan jarak yang ditempuh benda</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;"><span lang="pt-BR"><strong>V</strong></span></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong> v</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><strong><img class="size-full wp-image-132 alignleft" title="analisis-gerak3" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/analisis-gerak3.png?w=362&#038;h=110" alt="analisis-gerak3" width="362" height="110" /></strong></span></span></p>
<p style="margin-left:7.62cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:7.62cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:7.62cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:7.62cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;">t<br />
</span></p>
<h2 class="western" style="margin-right:.05cm;font-style:normal;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;">s = luas persegi panjang = v x t (gambar kiri)<br />
</span></span></h2>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:1 134676480 16 0 131072 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-ansi-language:IN; 	mso-fareast-language:JA;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">s = luas travesium =( a+b)/2<span> </span>x tinggi (gambar kanan)<br />
</span></strong></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><img class="alignnone size-full wp-image-104" title="analisis-gerakk1" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/analisis-gerakk1.png?w=254&#038;h=242" alt="analisis-gerakk1" width="254" height="242" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<h2 class="western" style="margin-right:.05cm;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;">0</span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span> </span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span> t</span></span></span></span></span><span style="color:#000000;"><sub><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span>1 </span></span></span></span></sub></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span> t</span></span></span></span></span><span style="color:#000000;"><sub><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span>2 </span></span></span></span></sub></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span>t</span></span></span></span></span><span style="color:#000000;"><sub><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span>3</span></span></span></span></sub></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;"><span> </span></span></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span style="font-style:normal;">t</span></span></span></span></h2>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><strong><span style="color:#000000;">s = (luas persegi dari 0 – t</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"> )</span><span style="color:#000000;"><sub> </sub></span><span style="color:#000000;">+ (luas segitiga 	                               			             dari (t</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"> – t</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span><span style="color:#000000;"> ) –( luas segitiga t</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span><span style="color:#000000;"> – t</span><span style="color:#000000;"><sub>3</sub></span><span style="color:#000000;">) </span></strong></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>b. Perpaduan GLB dan GLB menghasilkan GLB</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Grafik berikut ini menunjukan hubungan vektor kecepatan perahu motor dan vektor kecepatan arus air sungai. Perpaduan gerak kedua vektor kecepatan terhadap perahu menghasilkan  resultan gerak lurus beraturan.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-103" title="49" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/49.png?w=253&#038;h=297" alt="49" width="253" height="297" /><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub>perahu</sub></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;text-align:center;"><span style="color:#000000;"> v</span><span style="color:#000000;"><sub>pa</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:xx-small;">kecepatan perahu motor terhadap arus air</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:xx-small;"> <img class="alignnone size-full wp-image-115" title="50" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/50.png?w=138&#038;h=112" alt="50" width="138" height="112" /><br />
</span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;text-align:center;"><span style="color:#000000;"> v </span><span style="color:#000000;"><sub>arus air sungai</sub></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh soal:</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Sebuah perahu motor menyeberangi sungai dengan kecepatan 4 m/s dengan arah tegak lurus arus air sungai.Jika kecepatan arus sungai 2 m/s tentukan jarak yang ditempuh perahu setelah 2 sekon.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Penyelesaian </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Diketahui :	v</span><span style="color:#000000;"><sub>p</sub></span><span style="color:#000000;"> = 4 m/s	v</span><span style="color:#000000;"><sub>a</sub></span><span style="color:#000000;"> = 2 m/s </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> t = 2 sekon</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Ditanya 	S = …?</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Jawab:	v</span><span style="color:#000000;"><sub>R </sub></span><span style="color:#000000;"> = <img class="alignnone size-full wp-image-113" title="51" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/51.png?w=84&#038;h=30" alt="51" width="84" height="30" /> =<img class="alignnone size-full wp-image-114" title="52" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/52.png?w=68&#038;h=30" alt="52" width="68" height="30" /> = 2<img class="alignnone size-full wp-image-116" title="53" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png?w=25&#038;h=25" alt="53" width="25" height="25" /> m/s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> S = v</span><span style="color:#000000;"><sub>R </sub></span><span style="color:#000000;"> . t = 2 </span><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-116" title="53" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png?w=25&#038;h=25" alt="53" width="25" height="25" /></span><span style="color:#000000;">. 2 = 4</span><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-116" title="53" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png?w=25&#038;h=25" alt="53" width="25" height="25" /></span><span style="color:#000000;"> m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:black;" lang="IN">Tugas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.45pt;line-height:150%;"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;vertical-align:baseline;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Seseorang benda menyeberangi sungai, yang lebarnya 420 m kecepatan arusnya 2 1/2 <span style="position:relative;top:6pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]-->m/s. Jika ia mengarahkan perahunya siku-siku pada tepi sungai dengan kecepatan tetap sebesar 2 5/8 <span style="position:relative;top:6pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]-->m/s, tentukanlah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN">a. Waktu yang diperlukan untuk menyeberang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN">b. Tempat ia sampai di tepi lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. Jarak yang dilaluinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><br />
</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"><strong>c. Benda yang melakukan GLB dan GLBB</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Benda yang melakukan GLB dan GLBB sekaligus dalam geraknya akan membentuk lintasan parabola.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-117" title="54" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/54.png?w=450&#038;h=182" alt="54" width="450" height="182" />Pada arah sumbu X benda mengalami GLB sedangkan pada arah sumbu Y benda mengalami GLBB akibat perpaduan kedua gerak itu benda menempuh lintasan melengkung dan akhirnya jatuh kembali ke bumi. Secara mendalam gerak parabola semacam ini akan dipelajari kelak di kelas XI</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">Persamaan pada sumbu x :  <span style="font-size:medium;">v</span><sub>x</sub> = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
<p style="margin-left:4.92cm;margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">x = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . t</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">Persamaan pada sumbu y :  <span style="font-size:medium;">v</span><sub>y</sub> = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> &#8211; g . t</p>
<p style="margin-left:4.92cm;margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">y = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . t &#8211; g . t<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">Untuk sembarang titik P pada lintasan :</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><img class="alignnone size-full wp-image-118" title="55" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/55.png?w=106&#038;h=40" alt="55" width="106" height="40" /> tg <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> =<img class="alignnone size-full wp-image-119" title="56" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/56.png?w=29&#038;h=50" alt="56" width="29" height="50" /></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">Syarat benda mencapai titik tertinggi adalah v<sub>y</sub> = 0</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">v<sub>y</sub> = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> &#8211; gt    <span style="font-family:Wingdings;"></span> 0 = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> &#8211; gt</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">t<sub>max</sub> =   <span style="font-family:Wingdings;"><img class="alignnone size-full wp-image-120" title="57" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/57.png?w=54&#038;h=42" alt="57" width="54" height="42" /></span> substitusikan ke :  y = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . t &#8211; g . t<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">di dapat :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="center">y<sub><span style="font-size:medium;">max</span></sub> = <img class="alignnone size-full wp-image-121" title="58" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/58.png?w=73&#038;h=52" alt="58" width="73" height="52" /></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">Syarat mencapai titik terjauh adalah  y = 0  atau waktu yang di tempuh benda adalah :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">t =  2  <span style="font-family:Wingdings;"><img class="alignnone size-full wp-image-122" title="571" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/571.png?w=54&#038;h=42" alt="571" width="54" height="42" /></span> substitusikan ke  x = <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . t    dan sin 2<span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = 2 sin<span style="font-family:Symbol,serif;"></span> cos<span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">di dapat :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="center"><span style="font-size:medium;">x</span><sub><span style="font-size:medium;">max</span></sub> = <img class="alignnone size-full wp-image-123" title="59" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/59.png?w=74&#038;h=52" alt="59" width="74" height="52" /></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><strong>Soal Latihan</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><strong>Kerjakan dengan benar !</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah 	peluru ditembakkan vertikal keatas dari kedudukan ( 0,25 m ) dengan 	kecepatan awal 20 m/det dan percepatan grafitasi g = 10 m/det<sup>2</sup>.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Tentukanlah ketinggian maksimum yang dicapai peluru tersebut dihitung dari</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">tanah.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. Berapa saat yang diperlukan peluru tersebut untuk sampai di tanah.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu 	peluru ditembakkan dengan kecepatan awal <span style="font-size:medium;">v</span><sub>o</sub> = 100 m/det dengan sudut elevasi <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> dan percepatan grafitasi g = 10 m/s<sup>2</sup>. Jika ditentukan cos 	<span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = 0,6 maka tentukan :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">a. Kedudukan peluru setelah 5 detik.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">b. Hitung kecepatan peluru pada saat 5 detik tersebut.</p>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">c. Hitung jauh tembakan pada arah mendatar.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:medium;"><strong>Info Tambahan</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><img class="alignnone size-full wp-image-124" title="60" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/60.png?w=450&#038;h=283" alt="60" width="450" height="283" /></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#0000ff;">Pada 	gerak jatuh bebas waktu untuk mencapai dasar tidak tergantung pada 	massa. Sebutir batu dan selembar bulu ayam dijatuhkan pada 	ketinggian yang sama dalam sebuah tabung hampa akan mencapai dasar 	tabung secara bersamaan. Lihat gambar kanan. Hal itu menunjukkan 	bahwa waktu tempuh selama benda jatuh tidak dipengaruhi oleh massa 	benda yaitu sebesar t = <img class="alignnone size-full wp-image-125" title="61" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/61.png?w=37&#038;h=50" alt="61" width="37" height="50" /></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:left;">Namun 	bila tabung diisi udara batu mencapai dasar lebih dahulu karena bulu 	ayam terhambat oleh gesekan dengan udara. Lihat gambar kiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Tugas</strong><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">Buatlah perbandingan jenis gerak yang dilakukan oleh dua orang atlet menurut gambar berikut ini. Bagaimana kecepatan masing-masing atlet dalam selang waktu yang sama? Apakah keduanya memiliki percepatan? Jelaskan pula tentang jarak yang ditempuh keduanya dalam selang waktu yang sama!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><img class="alignnone size-full wp-image-126" title="62" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/62.png?w=210&#038;h=295" alt="62" width="210" height="295" /> <img class="alignnone size-full wp-image-127" title="63" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/63.png?w=263&#038;h=173" alt="63" width="263" height="173" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;       &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN">Soal Latihan Ulangan<br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN">Soal Pilihan Ganda</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN">Pilihlah jawaban yang benar! Jawablah di buku tugasmu!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Budi pergi ke sekolah naik sepeda. Jarak dari rumah ke sekolah 1,8 km dan kecepatan sepedanya konstan sebesar 3 m/s. Jika masuk sekolah jam 07.00 jam berapa paling lambat Budi harus berangkat dari rumah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 06.54<span> </span>b. 06.45<span> </span>c. 06.30<span> </span>d.06.50                 <span> </span>e. 06.55</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Grafik hubungan antara jarak terhadap waktu pada gerak lurus beraturan adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a                      b                        c                                   d<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span> <img class="alignnone size-full wp-image-133" title="72" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/72.png?w=450&#038;h=86" alt="72" width="450" height="86" /></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">e</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-135" title="74" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/74.png?w=86&#038;h=74" alt="74" width="86" height="74" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah benda mula-mula diam kemudian dipercepat 3 m/s<sup>2</sup>. Setelah 5 detik kecepatannya menjadi …m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 0,6<span> </span>b. 1,67<span> </span><span> </span>c.<span> </span>2<span> </span>d. 8<span> </span>e. 15</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Benda jatuh bebas adalah benda yang memiliki</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">1. kecepatan awal nol</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">2. percepatan = percepatan gravitasi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">3. arah percepatan ke pusat bumi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">4. besar percepatan tergantung dari massa benda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">Pernyataan yang benar adalah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a.1, 2 dan 3<span> </span>b. 1, 3 dan 4 <span> </span>c. 2;3 dan 4<span> </span>d. 2 dan 4<span> </span>e. 1,3 dan 4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Benda yang bergerak lurus beraturan mempunyai …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. percepatan nol<span> </span>c. kecepatan berbeda</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. kecepatan tetap<span> </span>d. waktu tetap<span> </span>e. kelajuan berubah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Hasil ketukan ticker timer pada pita kertas saat terjadi gerak lurus dipercepat beraturan ditunjukan pada gambar….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a                                    b                              c<br />
</span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-136" title="75" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/75.png?w=450&#038;h=75" alt="75" width="450" height="75" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;">d                                                     e</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:.25in;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Grafik hubungan antara kecepatan dan waktu pada gerak lurus diperlambat<span> </span>beraturan adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><img class="alignnone size-full wp-image-137" title="76" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/76.png?w=450&#038;h=146" alt="76" width="450" height="146" /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah kelereng kecepatan mula-mula 2 m/s setelah 8 sekon kecepatannya menjadi 9,6 m/s. Percepatan kelereng sebesar …m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 76<span> </span>b. 7,7<span> </span><span> </span>c. 12<span> </span>d. 1,2<span> </span>e. 0,25</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah mobil berkecepatan 72 km/jam kemudian direm dengan perlambatan 10 m/s<sup>2</sup>. Berapa lama mobil akan berhenti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 4 s<span> </span>b. 3 s<span> </span>c. 2 s<span> </span>d. 1 s<span> </span>e. 5 s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah batu dijatuhkan dari puncak menara yang tingginya 40m di atas tanah. Jika g = 10m/s<sup>2 </sup><span> </span>maka kecepatan batu saat menyentuh tanah adalah …m/s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 20<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignnone size-full wp-image-138" title="77" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png?w=26&#038;h=24" alt="77" width="26" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>b. 20<span> </span>c.10<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span></span><span style="color:black;" lang="IN"><span style="position:relative;top:3pt;"><img class="alignnone size-full wp-image-138" title="77" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png?w=26&#038;h=24" alt="77" width="26" height="24" /></span></span><span style="color:black;" lang="IN"><span style="position:relative;top:3pt;"><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>d. 4<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span></span><span style="color:black;" lang="IN"><span style="position:relative;top:3pt;"><img class="alignnone size-full wp-image-138" title="77" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png?w=26&#038;h=24" alt="77" width="26" height="24" /></span></span><span style="color:black;" lang="IN"><span style="position:relative;top:3pt;"><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>e. 3 <span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span></span><span style="color:black;" lang="IN"><span style="position:relative;top:3pt;"><img class="alignnone size-full wp-image-138" title="77" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png?w=26&#038;h=24" alt="77" width="26" height="24" /></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>Grafik berikut menyatakan hubungan antara kecepatan v terhadap waktu t dari sebuah mobil yang bergerak lurus. Jarak yang ditempuh dalam waktu 6 sekon adalah ….m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a.10<span> </span>b.20<span> </span>e<span> </span>40</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>c. 24<span> </span>d. 36</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&gt;                 &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:3;left:0;margin-left:42px;margin-top:8px;width:272px;height:152px;"><img class="alignnone size-full wp-image-139" title="78" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/78.png?w=270&#038;h=150" alt="78" width="270" height="150" /></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">v (m/s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>6</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:.5in;margin:0 1.3pt .0001pt .5in;"><span style="color:black;" lang="IN">6<span> </span>9<span> </span>t ( s)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah benda dilempar vertikal ke atas dengan kecepatan awal 10 m/s dan ketinggian 15 m di atas tanah. Apabila percepatan gravitasi 10 m/s<sup>2 </sup>, benda akan sampai di tanah setelah ….sekon</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 3<span> </span>b.4<span> </span>c.5<span> </span>d. 6<span> </span>e. 7</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah rakit menyeberangi sungai dengan arah kecepatan tegak lurus terhadap arus sungai. Kecepatan rakit 0,3 m/s dan kecepatan arus 0,4 m/s. Rakit mencapai seberang dalam waktu 150 sekon. Lebar sungai adalah ….<span> </span>m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 95<span> </span>b. 75<span> </span>c. 60<span> </span>d. 45<span> </span>e. 30</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Grafik berikut ini merupakan hubungan kecepatan v terhadap waktu t. Bila jarak yang ditempuh mobil selama 4 sekon adalah 48 m. maka kecepatan awal mobil V<sub>0 </sub><span> </span>adalah …m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 16<span> </span>b. 12<span> </span>c. 5<span> </span>d. 4                 <span> </span>e. 2</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;            &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:5;margin-left:54px;margin-top:8px;width:164px;height:143px;"><img class="alignnone size-full wp-image-140" title="79" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/79.png?w=162&#038;h=141" alt="79" width="162" height="141" /></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">v (m/s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN">20</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></strong><span style="color:black;" lang="IN">v<sub>0</sub></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span></span></strong><span style="color:black;" lang="IN">t (s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></strong><span style="color:black;" lang="IN">0<span> </span>4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Grafik berikut ini merupakan hubungan kecepatan dan waktu..Berdasarkan grafik yang mempunyai percepatan terbesar adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 0 -1<span> </span>b. 1-2<span> </span>c.2-3<span> </span>d . 3-4<span> </span>e. 4-</span><span style="position:absolute;z-index:6;left:0;margin-left:198px;margin-top:11px;width:272px;height:141px;"> </span><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span><strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>v</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>3</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:center;" align="center"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> 4</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>1</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>2</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>0                                                                   <span> </span>t</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>16.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda dengan massa 1 kg, jatuh bebas dari ketinggian 10 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, maka kecepatan benda pada ketinggian 5 meter adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 25 m/s<span> </span>d. 10 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 20 m/s<span> </span>e.<span> </span>5 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 15 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>17.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 31,25 m. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu 10 m/s<sup>2</sup>, maka pada saat benda berada di ketinggian 20 m dari tanah kecepatan benda tersebut adalah . . ..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 10 ms<sup>-1</sup><span> </span>d. 20,6 ms<sup>-1</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b.<span> </span>5 ms<sup>-1</sup><span> </span>e. 25 ms<sup>-1</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 20 ms<sup>-1</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>18.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian h tanpa kecepatan awal. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu g, maka kecepatan bola pada waktu akan tiba di tanah adalah &#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. √(2h/g)<span> </span>d. √(2h)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. √(2g/h)<span> </span>e. √(gh)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. √(2gh)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>19.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda bergerak dengan kecepatan awal 5 m/s. Kemudian benda tersebut diberi gaya searah dengan kecepatan sebesar 30 N. Jika massa benda 1 kg, hitunglah kecepatan benda setelah bergerak sejauh 10 m !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 15 m/s<span> </span>d. 50 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 20 m/s<span> </span>e. 150 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 25 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>20.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dari sebuah menara yang tingginya 100 m dilepaskan suatu benda. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, maka kecepatan benda pada saat mencapai tanah adalah &#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. l0<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignnone size-full wp-image-145" title="812" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/812.png?w=33&#038;h=25" alt="812" width="33" height="25" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>m/s<span> </span><span> </span>d. l00<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></span></span><span lang="IN"><span style="position:relative;top:4pt;"><img class="alignnone size-full wp-image-144" title="811" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/811.png?w=33&#038;h=25" alt="811" width="33" height="25" /></span></span><span lang="IN"><span style="position:relative;top:4pt;"><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b.10<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignnone size-full wp-image-143" title="82" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/82.png?w=34&#038;h=25" alt="82" width="34" height="25" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>m/s<span> </span><span> </span>e. 1000 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:27pt;text-align:justify;text-indent:-27pt;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>c.10 m/s <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>21.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah mobil bergerak dari keadaan diam dan mencapai kecepatan 40 m/s selama waktu 20 sekon. Percepatan rata-rata mobil tersebut adalah &#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 0,2 ms<sup>-2</sup><span> </span>d. 80 ms<sup>-2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 2 ms<sup>-2</sup><span> </span>e. 800 ms<sup>-2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 20 ms<sup>-2</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>22.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Massa benda 0,4 kg dilempar vertikal ke atas hingga mencapai ketinggian 5 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, maka kecepatan awal benda yang dilempar adalah ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 2 m/s<span> </span>d. 5<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img class="alignnone size-full wp-image-146" title="771" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/771.png?w=26&#038;h=24" alt="771" width="26" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 4 m/s<span> </span>e. 10 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 5 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>23.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Misalkan jarak kota A &#8211; B adalah 180 km. Sebuah bus berangkat dari kota A pukul 08.00 dan sampai di kota B pukul 12.00. Kecepatan rata-rata bus tersebut adalah &#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 12,5 m/s<span> </span><span> </span><span> </span>b. 20 m/s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 15 m/s<span> </span><span> </span>e. 22,5 m/s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 17,5 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>24.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah roket meluncur dengan kecepatan awal 4 m/s mendapat percepatan tetap 0,3 ms<sup>-2</sup>. Setelah 2 menit kecepatan roket itu adalah . . . .<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. 40 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 36 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 4,6 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. 4,3 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e. 4 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>25.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian h meter. Jika percepatan gravitasi bumi = g ms<sup>-2</sup>, tulis rumus yang menyatakan hubungan antara h, g, dan t !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. h =<span> </span>2 g.t<sup>2</sup><span> </span><span> </span>d. h<span> </span>=<span> </span>g.t<sup>2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. h = 1/2 g.t<span> </span><span> </span>e. h = 1/2 g.t<sup>2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>c. h<span> </span>=<span> </span>2 g.t <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>26.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebongkah batu yang massanya 2 kg, dilepaskan dari ketinggian 200 m dari permukaan tanah. Apabila percepatan gravitasi bumi = 10 ms<sup>-2</sup>, kecepatan bongkahan batu tatkala melewati titik yang berada pada ketinggian 120 meter dari permukaan tanah adalah &#8230;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span> </span></span><!--[endif]--><span lang="IN">a. 40 m/s<span> </span><span> </span>d. 160 m/s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 80 m/s<span> </span><span> </span>e. 200 m/s </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 120 m/s<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>27.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Benda yang massanya 1 kg berada di tempat yang tingginya 25 m, kemudian kecepatan benda tersebut adalah ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a.<span> </span>50 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b . 32,5 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c.<span> </span>15 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d.<span> </span>12,5 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e.<span> </span>10 m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>28.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda bergerak lurus menurut<span> </span>grafik posisi (x) terhadap waktu (t)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>di bawah ini :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><!--[if gte vml 1]&gt;                                   &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:13;left:0;margin-left:-1px;margin-top:16px;width:243px;height:207px;"><img class="alignnone size-full wp-image-147" title="83" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/83.png?w=242&#038;h=206" alt="83" width="242" height="206" /></span><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span>X (m)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">50 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">40</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>30</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>20 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>10</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>t (s)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>0<span> </span><span> </span>2<span> </span>3<span> </span>4<span> </span>5<span> </span>6 </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Maka kecepatan rata-rata antara t = 1 s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>s/d<span> </span>t = 5 s adalah : … m/s</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">20</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">16</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">12</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>9</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>5</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>29.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Di bawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri gerak lurus berubah beraturan adalah : …</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">kecepatannya berubah secara beraturan.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Percepatannya tetap dan = 0</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Percepatannya sebanding dengan p</span><span lang="IN">erubahan kecepatannya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">kecepatan awalnya selalu nol.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Berlaku persamaan v<sub>t</sub><sup>2</sup> = v<sub>o</sub><sup>2</sup> + 2as </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>30.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;         &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:center;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="position:absolute;z-index:14;left:0;margin-left:23px;margin-top:2px;width:195px;height:175px;"><img class="alignnone size-full wp-image-148" title="84" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/84.png?w=194&#038;h=174" alt="84" width="194" height="174" /></span><!--[endif]--><span lang="IN">v (m/det)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>30</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">20                                           <span> </span>B</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> A</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> 0                     <span> </span>5<span> </span>t (det)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Dua buah mobil A dan B bergerak lurus dari tempat yang sama dan menuju</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>arah yang sama dalam waktu bersamaan menurut grafik di atas, maka waktu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>yang dibutuhkan B untuk menyusul A<span> </span>adalah : … detik</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>5</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">10</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">15</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">20</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">30</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:14pt;color:black;" lang="IN">Soal Uraian</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><strong><span style="color:black;" lang="IN">Jawablah Pertanyaan dan soal berikut dengan benar!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">1<span> </span>Apa yang dimaksud dengan benda bergerak ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kecepatan dan kelajuan serta berilah<span> </span>contohnya !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kapan benda dikatakan mengalami percepatan !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Apa yang dimaksud dengan percepatan dan perlajuan<span> </span>?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Berikan dua contoh kejadian benda mengalami percepatan dan perlambatan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Jelaskan apa yang dimaksud dengan :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. Gerak Lurus Beraturan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>b. Gerak Lurus Berubah Beraturan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Carilah lima contoh peristiwa yang termasuk gerak lurus beraturan !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Berikut ini rekaman pita ketukan dari GLB</span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-149" title="85" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/85.png?w=278&#038;h=48" alt="85" width="278" height="48" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">Jika jarak 5 ketukan<span> </span>2 cm hitung kecepatan benda nyatakan<span> </span>dalam satuan SI</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Carilah lima contoh peristiwa yang termasuk gerak lurus berubah beraturan !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebutkan alat – alat yang digunakan untuk menentukan GLBB dipercepat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Titik X dan Y mulai bergerak secara serentak dari titik A. Jika dalam waktu 10 sekon X sampai di B dan Y sampai di C. Tentukan kecepatan rata-rata titik X dan titik Y </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;       &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:4;margin-left:142px;margin-top:3px;width:412px;height:60px;"><img class="alignnone size-full wp-image-150" title="86" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/86.png?w=410&#038;h=58" alt="86" width="410" height="58" /></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span><span> </span>Y</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>X</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span><span> </span>C                                          <span> </span><span> </span>A<span> </span><span> </span>B</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>-70 m<span> </span><span> </span>0<span> </span>10m<span> </span><span> </span><span> </span>80 m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah batu dijatuhkan dari atas menara yang tingginya 100 m tanpa kecepatan awal, jika g = 10 m/s<sup>2 </sup><span> </span>Berapa waktu yang diperlukan batu untuk sampai di tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah pesawat terbang memerlukan kecepatan 360 km/jam untuk tinggal landas. Jika panjang landasan yang tersedia 2 km. Berapa percepatan pesawat untuk dapat tinggal landas?.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Seorang sopir taksi sedang mengendarai mobilnya dengan kecepatan 30 m/s. Tiba-tiba seorang anak menyeberang jalan<span> </span>sambil berlari dan melintas di depan mobil selama 0,7 sekon. Jika sopir taksi dapat memperlambat<span> </span>mobilnya maksimum sebesar 5 m/s<sup>2</sup><span> </span>dan berhenti. Berapa jarak minimum anak dan mobil ketika menyeberang jalan agar tidak tertabrak mobil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Grafik hubungan kelajuan<span> </span>mobil A dan B masing-masing terhadap waktu digambarkan sebagai berikut<strong></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><!--[if gte vml 1]&gt;          &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:7;left:0;margin-left:18px;margin-top:9px;width:272px;height:164px;"><img class="alignnone size-full wp-image-151" title="87" src="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/87.png?w=270&#038;h=163" alt="87" width="270" height="163" /></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">V (km/jam)<span> </span><span> </span>A</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN">40<span> </span><span> </span>B</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN">20</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>3<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>t (jam)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">Kapan kedua mobil A dan B dapat menempuh jarak yang sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah titik materi dilemparkan dengan kecepatan awal 60 m dengan sudut elevasi </span><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>q</span></span><span lang="IN"> sehingga mencapai tinggi maksimum 45 m di atas tanah. Hitung </span><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>q</span></span><span lang="IN">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda A bergerak lurus dengan kecepatan tetap 10 m/s dari P, 10 detik kemudian berangkatlah B dari Q menuju arah yang sama dengan A berkecepatan awal 5 m/s dan percepatan tetap 2 m/s<sup>2</sup>, Jika PQ segaris dan berjarak 40 m, hitunglah dimana B menyusul A dihitung dari P.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>16.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda A bergerak lurus dengan kecepatan tetap 10 m/s dari P, 10 detik kemudian berangkatlah B dari Q menuju arah yang sama dengan A berkecepatan awal 5 m/s dan percepatan tetap 2 m/s<sup>2</sup>, Jika PQ segaris dan berjarak 40 m, hitunglah dimana B menyusul A dihitung dari P.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>17.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda dilemparkan ke atas dengan sudut elevasi 37<sup>o</sup> dan kecepatan awal 50 m/s. Hitunglah koordinat kedudukannya pada saat t = 2 detik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>18.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda dijatuhkan bebas dari ketinggian 25,6 meter dari tanah, jika g = 9,8 m/s<sup>2</sup> hitunglah waktu benda mencapai ketinggian 6 meter dari tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>19.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;          &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:15;left:0;margin-left:16px;margin-top:13px;width:207px;height:139px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image023.gif" alt="" width="207" height="139" /></span><!--[endif]--><span> </span><span lang="IN"><span> </span>v (m/s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>9</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span>6</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>t (det)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>6<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Sebuah partikel bergerak lurus sepanjang sumbu x dengan kelajuan seperti dilukiskan oleh grafik v-t di atas, Tentukan jarak yang ditempuh benda selama 4 detik !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>20.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span></span><!--[if gte vml 1]&gt;                 &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:16;left:0;margin-left:131px;margin-top:21px;width:231px;height:141px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image024.gif" alt="" width="231" height="141" /></span><!--[endif]--><span lang="IN">v(m/s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;color:gray;" lang="IN"><span> </span><span> </span></span><span style="font-size:8pt;" lang="IN"><span> </span>8</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"><span> </span><span> </span>4</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:8pt;" lang="IN"><span> </span><span> </span>2</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;" lang="IN"><span> </span><span> </span>0<span> </span>4<span> </span>8<span> </span>10<span> </span>t (detik)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Sebuah benda melakukan gerak lurus sepanjang sumbu x dengan kelajuan menurut grafik v-t di atas, pada saat t = 0, x = 4 meter. Hitung kecepatan rata-rata 10 detik pertama gerak benda<span> </span>tersebut.!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>21.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;          &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:17;left:0;margin-left:59px;margin-top:8px;width:135px;height:103px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image025.gif" alt="" width="135" height="103" /></span><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span></span><span lang="IN">v(m/s)</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;" lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>4<span> </span><sub>.<span> </span></sub><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span><span> </span>2<span> </span><span> </span><span> </span>t (s)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;"><span lang="IN"><span> </span>2<span> </span>4<span> </span>6</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Suatu partikel bergerak sepanjang<span> </span>sumbu x dengan kelajun seperti<span> </span>grafik. Mula-mula partikel<span> </span>ada di x = 2 meter. Tentukan kecepatan rata-rata partikel tersebut dari mula-mula sampai t = 6<span> </span>detik !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>22.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda dengan massa 1 kg, jatuh bebas dari ketinggian 10 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, Berapa kecepatan benda pada ketinggian 5 meter ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>23.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 31,25 m. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu 10 m/s<sup>2</sup>, Tentukan kecepatan pada saat benda berada di ketinggian 20 m dari tanah !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>24.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Suatu benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu ke tanah. Apabila gesekan dengan udara diabaikan, Faktor apasajakah yang mempengaruhi kecepatan benda pada saat mengenai tanah ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>25.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian h tanpa kecepatan awal. Jika percepatan gravitasi bumi di tempat itu g, Rumuskanlah kecepatan bola pada waktu akan tiba di tanah !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>26.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dari sebuah menara yang tingginya 100 m dilepaskan suatu benda. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, Berapa kecepatan benda pada saat mencapai tanah ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>27.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Massa benda 0,4 kg dilempar vertikal ke atas hingga mencapai ketinggian 5 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, hitung kecepatan awal benda yang dilempar !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>28.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Benda yang massanya 1 kg berada di tempat yang tingginya 25 m, kemudian benda tersebut jatuh bebas. Jika telah menempuh jarak 5 meter, berapa kecepatan benda tersebut ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:19;left:-37px;top:25px;width:614px;height:27px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image026.gif" alt="" width="614" height="2" /></span><!--[endif]--><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN">Glosarium</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Analisa Grafik = suatu metoda mengaanalisa gerak melalui grafik kartesius.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus = gerak yang memiliki lintasan lurus.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus Beraturan gerak lurus dengan kecepatan selalu tetap.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus Berubah Beraturan = gerak lurus dengan kecepatan selalu berubah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Parabola = gerak dengan lintasan parabola</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gradien Kemiringan Grafik = elevasi kemiringan grafik terhadap sumbu x</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Jarak = semua lintasan yang ditempuh oleh benda yang bergerak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kecepatan Rata-rata = perbandingaan antara jarak total yang ditempuh dengan waktu keseluruhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kecepatan sesaat = kecepatan benda yang bergerak pada detik tertentu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Percepatan = kecepatan tiap saatuan waktu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Perpindahan = garis lurus terpendek yang menghubungkan titik awal dan titik akhir, tanpa mempedulikan lintasannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:20;"><span style="position:absolute;left:-13px;top:-1px;width:602px;height:2px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image027.gif" alt="" width="602" height="2" /></span></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN">Indeks Subjeks<span> </span>Halaman</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Analisa Grafik<span> </span>93</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus<span> </span>96</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus Beraturan<span> </span>97</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Lurus Berubah Beraturan<span> </span>99</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak Parabola<span> </span>110</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gradien Kemiringan Grafik<span> </span>102</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Jarak <span> </span>90</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kecepatan Rata-rata<span> </span>91</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kecepatan sesaat<span> </span>91</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Percepatan<span> </span>95</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Perpindahan<span> </span>90</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN">Indeks Author<span> </span>Halaman</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Bresnick<span> </span>90</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;margin:0 1.3pt .0001pt .75in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:15pt;font-family:Symbol;color:black;" lang="IN"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sears, Zemansky<span> </span>93</span><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;&lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:18;left:-25px;top:8px;width:602px;height:10px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image027.gif" alt="" width="602" height="2" /></span><!--[endif]--><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><strong><span style="font-size:15pt;color:black;" lang="IN">Daftar Pustaka</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>Bresnick, Stephen D. (2002), Intisari Fisika, Jakarta, Hipokrates.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span> </span>Sears, Francis Weston &amp; Maark W. Zemansky (1991), Fisika untuk Universitas 1, <span> </span>Jakarta, Binacipta.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;color:black;" lang="IN">SOAL BLOK BAB 1,2,3 SEMESTER I <span> </span>FISIKA KELAS X</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;" align="center"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;color:black;" lang="IN">Soal Pilihan Ganda</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;"><strong><span style="color:black;" lang="IN">Pilihlah Salah Satu Jawaban yang Paling Benar!<span> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -.25in;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Di bawah ini yang merupakan kelompok besaran pokok adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. kecepatan, percepatan, berat</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. panjang, kecepatan, volume</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. luas, volume, waktu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. panjang, massa, waktu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. Intensitas cahaya, jumlah zat, volume</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Di bawah ini yang merupakan kelompok besaran turunan adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. momentum, waktu, kuat arus<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. kecepatan, usaha, massa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. energi, usaha, waktu putar<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. waktu putar, panjang, massaa</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e. momen gaya, usaha, momentum</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Data<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">1. Neraca pegas<span> </span>2. Rol meter<span> </span>3. Gelas ukur<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">4. Neraca Ohaus<span> </span>5. Termometer</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">Dari data tersebut alat–alat ukur yang tepat untuk mengukur besaran pokok ditunjukkan data nomor ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. 1 dan 3<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. 3 dan 4 <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. 3 dan 5</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. 1 dan 5<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. 2 dan 3</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Satuan daya adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. kg m<sup>2</sup> s<sup>-1<span> </span></sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><sup><span lang="IN"><span> </span></span></sup><span lang="IN">b. kg m<sup>2</sup> s<sup>-2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. kg m<sup>2</sup> s<sup>-3<span> </span></sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><sup><span lang="IN"><span> </span></span></sup><span lang="IN">d. kg m<sup>2</sup> s<sup>2<span> </span></sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><sup><span lang="IN"><span> </span></span></sup><span lang="IN">e. kg m<sup>2</sup> s<sup>3 </sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. voltmeter<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. speedometer<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. ohmmeter<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. ampermeter </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. anemometer</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Besaran yang dimensinya ML<sup>2</sup>T<sup>-2</sup> adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. gaya<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. usaha</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. daya<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. momentum<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e. tekanan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Alat yang mempunyai ketelitian 0,01mm yaitu…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. neraca<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. jangka sorong<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. micrometer </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. mistar<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. meteran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">275 milidyne/cm<sup>2<span> </span></sup>bila dinyatakan dalam satuan<span> </span>N/m<sup>2</sup> adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">2,75. 10<sup>-2</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">2,75. 10<sup>-3</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">2,75. 10<sup>-4</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">2,75.10<sup>-5</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">2,75.10<sup>-6</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Perhatikan tabel berikut ini .</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;margin-left:6.75pt;margin-right:6.75pt;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr style="height:19.3pt;">
<td style="border:1pt solid windowtext;width:26.8pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><span lang="IN">No</span></strong></p>
</td>
<td style="width:129.25pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="172" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><span lang="IN">Besaran</span></strong></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><span lang="IN">Satuan</span></strong></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><strong><span lang="IN">Dimensi</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:19.3pt;">
<td style="width:26.8pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">1</span></p>
</td>
<td style="width:129.25pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="172" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Usaha<span> </span></span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Kg m<sup>2</sup> s<sup>-2</sup></span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">M L<sup>2</sup>T<sup>-2</sup></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:20.25pt;">
<td style="width:26.8pt;height:20.25pt;padding:0 5.4pt;" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">2</span></p>
</td>
<td style="width:129.25pt;height:20.25pt;padding:0 5.4pt;" width="172" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Gaya</span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:20.25pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Kg m s<sup>-2</sup></span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:20.25pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">MLT<sup>-2</sup></span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:19.3pt;">
<td style="width:26.8pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">3</span></p>
</td>
<td style="width:129.25pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="172" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Daya</span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Kg m<sup>2</sup>s<sup>-3</sup></span></p>
</td>
<td style="width:64.6pt;height:19.3pt;padding:0 5.4pt;" width="86" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">ML<sup>2</sup>T<sup>-3</sup></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">Dari tabel tersebut yang mempunyai satuan dan dimensi yang benar adalah nomor ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">a. 1 saja<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">b. 1 dan 2 saja<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">c. 1, 2 dan 3 <span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">d. 1 dan 3 saja<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">e. 2 dan 3 saja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dua buah vektor sebesar 8 N dan 6 N masing-masing membentuk sudut 0<sup>0</sup> dan 60<sup>0</sup> terhadap sumbu x positip.<span> </span>Besarnya resultan kedua vektor tersebut adalah …..N</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span><sup><span> </span></sup>a 2<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" alt="" width="33" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. 3 <span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" alt="" width="33" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. 4 <span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" alt="" width="33" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. 12 <span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" alt="" width="33" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e. 14<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image031.gif" alt="" width="24" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dua gaya sama besar bertitik tangkap sama ternyata membentuk resultan yang nilainya sama dengan gaya tersebut, maka sudut apit antar kedua gaya tersebut adalah …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">a. 150<sup>0</sup><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">b. 120<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">c. 90<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">d. 60<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">e. 45<sup>0<span> </span> </sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dua buah vektor gaya masing-masing<span> </span>F<sub>1</sub> = 20 N dan F<sub>2</sub> = 30 N,<span> </span>Resultannya<span> </span>10<span style="position:relative;top:4pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image033.gif" alt="" width="25" height="24" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>N, maka sudut apit kedua vektor<span> </span>tersebut adalah ….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">a. 120<sup>0</sup><span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">b. 90<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">c. 60<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">d. 45<sup>0</sup><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">e. 30<sup>0<span> </span> </sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Benda bergerak dengan lintasan lurus dan kecepatannya tetap disebut </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. gerak lurus beraturan<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>b. gerak dipercepat beraturan<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>c. gerak lurus tidak beraturan<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>d. gerak diperlambat beraturan<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>e. GLBB</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Eko mengendarai sepeda motor menempuh jarak 108 km dalam waktu 2 jam, maka kecepatannya ….m/s</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 110<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>b. 60<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>c. 54<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>d. 15<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>e. 216</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah benda bergerak lurus dengan kecepatan tetap 60 m/s, maka dalam waktu 5 sekon perpindahan benda tersebut …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. 0,66 m<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. 12 m <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. 55 m <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. 300 m<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. 65 m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>16.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Gerak lurus dipercepat beraturan mempunyai …</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">a. kecepatan tetap<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">b. kecepatan berubah – rubah<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">c. percepatan tetap </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">d. percepatan berubah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt .25in;"><span style="color:black;" lang="IN">e. Percepatan nol</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>17.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah bus bergerak dengan kecepatan 40 km/jam sepanjang 20 km, maka waktu yang diperlukan adalah … jam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. 2<span> </span> <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. 1<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. 0,5<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. 0,2<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. 0,1</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>18.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah mobil berjalan 20 m/s direm hingga berhenti dalam waktu 4 detik, maka<span> </span>jarak yang ditempuh selama pengereman adalah ….meter<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>a. 5<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>b. 20<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>c. 40<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>d.80<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>e. 100</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>19.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Kecepatan mobil diperbesar dari<span> </span>10 m/s menjadi 30 m/s dan menempuh jarak 200 m. Maka percepatan mobil tersebut adalah ….m/s<sup>2 </sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a. 2<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. 4<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. 8<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. 9<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e 10</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>20.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Jika</span><span lang="IN"> suatu kendaraan bergerak dengan arah dan kecepatan tetap selama 10 menit, gerak semacam ini adalah . &#8230; </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">gerak lurus diperlambat beraturan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">gerak lurus dipercepat beraturan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">gerak lurus beraturan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">gerak lurus berubah beraturan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">gerak dengan percepatan tetap<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>21.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Benda</span><span lang="IN"> A dan B berada di atas tanah, kemudian saling dijatuhkan bebas. A lebih dahulu dijatuhkan baru kemudian B, maka jarak antara A dan B selama masih bergerak di udara adalah …….</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. tetap</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. mengecil</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. membesar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. mengecil dahulu lalu tetap</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span><span> </span>e. membesar dahulu lalu tetap<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>22.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Pada</span><span lang="IN"> suatu saat terlihat kilat dan 10 detik kemudian terdengar suara gunturnya. Apabila kecepatan cahaya sebesar 3.10<sup>8</sup> m/s dan kecepatan bunyi 340 m/s, maka jarak antara asal kilat dan pengamat adalah …..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN">a.<span> </span>34 m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN">b.<span> </span>3400 m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN">c.<span> </span>10200 m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN">d.<span> </span>3.10<sup>8</sup> m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span lang="IN">e.<span> </span>3.10<sup>9</sup> m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>23.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Perbedaan</span><span lang="IN"> jarak dan perpindahan pada gerak lurus adalah &#8230;. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>a. kedua-duanya adalah besaran vektor</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>b. kedua-duanya adalah besaran skalar </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>c. jarak adalah besaran skalar dan perpindahan adalah besaran vektor</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>d. jarak adalah besaran vektor, tetapi perpindahan adalah besaran skalar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-.25in;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>e. Jarak ditentukan oleh arah sedangkan perpindahan tidak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>24.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Suatu benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu ke tanah. Apabila gesekan dengan udara diabaikan, kecepatan benda pada saat mengenai tanah ditentukan oleh . . .. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN">a. percepatan gravitasi bumi dan massa benda </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN">b. waktu jatuh yang dibutuhkan dan berat benda </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><span lang="IN">c. ketinggian benda yang jatuh dan gravitasi bumi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">d. luas permukaan benda </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN">e. massa<span> </span>dan<span> </span>ketinggiannya <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 0;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>25.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Air dari sebuah bendungan jatuh mengenai roda turbin dengan kecepatan 30 m/s. Bila g = 10 m/s<sup>2 </sup>, tinggi bendungan tersebut<span> </span>adalah ….m</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">a.<span> </span>15<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">b. 25<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">c. 45<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">d. 55<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;line-height:150%;"><span style="color:black;" lang="IN">e. 60</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -9pt;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -9pt;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -9pt;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;" lang="IN">Soal Uraian</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -9pt;"><strong><span style="font-size:13pt;line-height:150%;" lang="IN">Jawablah dengan Benar!</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt -9pt;"><strong><span style="font-size:13pt;line-height:150%;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Apa perbedaan besaran vektor dan besaran skalar ? Berilah contohnya masing-<span> </span>masing lima macam !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebutkan besaran-besaran yang termasuk besaran pokok dan<span> </span>besaran turunan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebutkan macam-macam konversi satuan besaran pokok dari SI ke cgs !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Carilah kesetaraan antara 1 inchi = &#8230;&#8230;m, 1 ons = &#8230;&#8230; gram, 1 liter = &#8230;&#8230; cm<sup>3</sup>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Konversikan kelajuan 72 km/jam ke dalam satuan m/s !</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:black;" lang="IN"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="color:black;" lang="IN">Sebuah balok massanya 50 gram berbentuk kubus dengan panjang rusuk 4 cm. Bagaimana cara menentukan volumenya ?<span> </span>Berapakah massa jenisnya ?</span></p>
<p class="MsoBodyText2" style="margin-left:9pt;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><!--[if gte vml 1]&gt;         &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:-4;left:0;margin-left:72px;margin-top:12px;width:504px;height:250px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image038.gif" alt="" width="504" height="250" /></span><!--[endif]--><span lang="IN">Tulislah hasil pengukuran berikut ini </span></p>
<p class="MsoBodyText2"><span lang="IN"><span> </span>a<span> </span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"><span> </span>c</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="color:black;" lang="IN"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Temukan dimensi dari beda potensial listrik. Hambatan listrik, konstanta gravitasi umum, <span> </span>konstanta Coulomb!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Resultan dua buah vektor yang saling tegak lurus adalah 35 satuan. Salah satu vektor besarnya 28 satuan. Hitunglah besar vektor yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Resultan dua buah vektor yang besarnya 13 satuan dan 14 satuan adalah 15 satuan. Jika sudut yang diapit oleh vektor semula yaitu </span><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>q</span></span><span lang="IN">, maka hitunglah tg </span><span style="font-family:Symbol;" lang="IN"><span>q</span></span><span lang="IN">.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Tentukan resultan A + b + C dari vektor-vektor berikut </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:125%;" align="center"><span lang="IN"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image039.gif" alt="" width="436" height="79" /><!--[endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah benda ditarik oleh dua buah gaya masing-masing besarnya 6 newton. Kedua gaya itu membentuk sudut 60<sup>0</sup>. Berapakah besar resultan kedua gaya tersebut ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Jika <span> </span>V<sub>1</sub> = i + 3j</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><span lang="IN"><span> </span>V<sub>2 </sub>= 3i – 2j</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><span lang="IN"><span> </span>V<sub>3</sub> = 4i – 4j<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><span lang="IN">Hitunglah:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">V<sub>1</sub> x (V<sub>2</sub> + V<sub>3</sub>)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">(V<sub>1</sub> x V<sub>2</sub>) . V<sub>3</sub></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sudut antara V<sub>2 </sub>dan V<sub>3</sub><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Enam buah vektor bertitik tangkap di 0 pada koordonat kartesius. Sudut yang dibentuk oleh masing-masing vektor dengan sumbu x+ serta besarnya adalah sebagai berikut :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>1<span> </span></sub>0<sup>0<span> </span></sup>8 satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>2<span> </span></sub>45<sup>0<span> </span></sup>2<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image041.gif" alt="" width="25" height="23" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>3<span> </span></sub>60<sup>0<span> </span></sup>6 satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>4<span> </span></sub>135<sup>0<span> </span></sup>4<span style="position:relative;top:3pt;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image041.gif" alt="" width="25" height="23" /><!--[endif]--></span><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><span> </span>satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>5<span> </span></sub>180<sup>0<span> </span></sup>4 satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:125%;"><span lang="IN">v<sub>6<span> </span></sub>240<sup>0<span> </span></sup>6 satuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:-9pt;line-height:125%;"><span lang="IN"><span> </span>Tentukan resultan dari keenam vektor tersebut dan arah yang dibentuk resultan tersebut dengan sumbu x.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Seseorang berjalan ke arah utara sejauh 4 m dan kemudian berlari ke arah selatan sejauh 6 m selama 4 detik. Tentukan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">perpindahan dan kecepatan rata-rata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">jarak yang ditempuh dan laju rata-rata</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>16.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Suatu mobil bergerak dipercepat beraturan dengan kecepatan awal 7,2 km/jam dan mempunyai percepatan 4 m/det<sup>2</sup>. Setelah menempuh jarak 112 m, gerakannya menjadi beraturan dengan kecepatan yang didapat pada saat itu. 15 detik kemudian diganti lagi dengan perlambatan yang beraturan sebesar 8 m/det<sup>2</sup>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Setelah berapa detik mobil itu berhenti?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Berapa panjang jarak seluruhnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>17.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Pada sebuah benda yang mula-mula berada dalam keadaan diam bekerja suatu gaya yang berlawanan arah dengan gaya semula sebesar 2,25 kg mulai bekerja pada benda itu. Sehingga setelah 60 detik benda berhenti. Hitung gaya tersebut (g = 10 m/det<sup>2</sup>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>18.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah kapal udara terbang dengan kecepatan 400 km/jam. Pada ketinggian tersebut ada angin dari barat dengan kecepatan 250 km/jam. Apabila arah yang dituju adalah tepat utara, dengan haluan berapa kapal udara itu harus dikemudikan? Dan berapa kecepatan dasarnya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>19.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Dari suatu tempat setinggi 600 m dari tanah ditembakkan suatu peluru dengan arah tegak lurus ke atas serta mempunyai kecepatan awal 80 m/det. Berapa detik kemudian harus dilemparkan dari tempat tersebut suatu benda tegak lurus ke bawah dengan kecepatan 25 m/det supaya benda dan peluru itu jatuh di tanah secara bersamaan? (g = 10 m/det<sup>2</sup>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 9pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>20.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Sebuah mobil bergerak pada suatu jalan yang lurus pengemudi mencatat laju yang tertulis pada spedometer dan membuat grafik v-t seperti gambar di bawah ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>s (meter)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                                             &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:absolute;z-index:22;left:0;margin-left:35px;margin-top:5px;width:302px;height:127px;"><img src="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image042.gif" alt="" width="302" height="127" /></span><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background:white none repeat scroll 0 0;vertical-align:top;" width="52" height="28" bgcolor="white"><!--[endif]--><!--[if !mso]--><span style="position:absolute;left:0;z-index:23;"></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><!--[endif]--></p>
<div class="shape" style="padding:3.6pt 7.2pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><span style="font-size:10pt;" lang="IN">300</span></p>
</div>
<p><!--[if !mso]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span><!--[endif]--><!--[if !mso &amp; !vml]--> <!--[endif]--><!--[if !vml]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="background:white none repeat scroll 0 0;vertical-align:top;" width="52" height="28" bgcolor="white"><!--[endif]--><!--[if !mso]--><span style="position:absolute;left:0;z-index:24;"></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><!--[endif]--></p>
<div class="shape" style="padding:3.6pt 7.2pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;" align="right"><span style="font-size:10pt;" lang="IN">-200</span></p>
</div>
<p><!--[if !mso]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p></span><!--[endif]--><!--[if !mso &amp; !vml]--> <!--[endif]--><!--[if !vml]--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><!--[endif]--><span lang="IN"><span> </span></span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;" lang="IN">3<span> </span><span> </span><span> </span>5<span> </span><span> </span><span> </span>7</span><span lang="IN"><span> </span>t (menit)<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:1.3pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Tentukan berapa jarak yang ditempuh dalam waktu 7 menit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Pada saat mana mobil kembali ke tempat semula.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;margin:0 1.3pt .0001pt 45pt;"><!--[if !supportLists]--><span lang="IN"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="IN">Hitung perpindahan dari t = 0 sampai t = 10 menit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<h2 class="western" style="margin-right:.05cm;margin-top:0;margin-bottom:0;font-style:normal;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;">Gerak Melingkar Beraturan</span></h2>
<p style="margin-right:.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:-.95cm;margin-right:-.91cm;margin-bottom:0;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Suatu benda yang bergerak mengelilingi sumbu dalam lintasan melingkar disebut gerak melingkar.  Elektron dalam atom dimodelkan melakukan gerak melingkar mengelilingi inti atom. Benda-benda angkasa seperti bulan juga melakukan gerak melingkar mengelilingi bumi. Bumipun melakukan gerak melingkar mengelilingi matahari. Pada salah satu rukun haji, yaitu thowaf, para jamaah haji melakukan gerak melingkar mengelilingi ka’bah.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar . Komedi putar di pekan raya melakukan gerak melingkar.</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Ketika memahami gerak melingkar akan menemukan sudut yang dibentuk oleh vektor jari-jari yang menghubungkan  dua posisi benda  yang berbeda dalam lintasan melingkar itu. </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> s = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> r</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar . Menggambarkan gerak melingkar, sudut yang dibentuk oleh vektor jari-jari. Satu radian adalah satuan sudut yang setara dengan 57,3</span></span><span style="color:#008000;"><sup><span style="font-size:x-small;">o</span></sup></span><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">.</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dalam geometri berbagai satuan digunakan untuk menyatakan pengukuran sudut. Misalnya derajad (°), yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 360°. Satuan lain adalah radian, yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> radian, sehingga dapat dikatakan bahwa 360°setara dengan 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> radian.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Hubungan antara sudut tempuh </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> dengan busur lingkaran  yang ditempuh s  adalah ,</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">jika sudut tempuh satu putaran   2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> radian maka  panjang busur yang ditempuh adalah keliling lingkaran  = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r (r = jari-jari lingkaran).</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">jika sudut tempuh satu putaran </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> radian maka  panjang busur lingkaran yang ditempuh adalah  = s.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dengan demikian  2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">/</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r/s</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> atau     2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> .s  =  2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r. </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> sehingga   s  =   r. </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Satuan radian lebih banyak digunakan dalam pembahasan gerak melingkar.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>1. Periode dan Frekuensi</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu kali putaran penuh dinamakan periode dan dilambangkan dengan T. </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Atau dinyatakan dengan    		T = </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Satuan periode adalah sekon atau detik. Sedangkan jumlah putaran yang dilakukan benda dalam satuan waktu disebut frekuensi, dan dilambangkan dengan f.  Dengan demikian dapat dirumuskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> f  = </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Satuan frekuensi adalah cyclus per second (cps) atau 1/s atau s</span><span style="color:#000000;"><sup>-1</sup></span><span style="color:#000000;">,dan sering juga menggunakan Hertz (Hz).</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Periode dan frekuensi berhubungan satu sama lain. Hubungan antara periode dan frekuensi sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> T</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"> atau     f = </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>2. Kecepatan Anguler dan Kecepatan Tangensial</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Benda yang bergerak dalam lintasan melingkar menempuh busur lingkaran </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">s dalam selang waktu tertentu </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">t. Bila perubahan busur lingkaran yang  ditempuh sama tiap selang waktu yang sama, maka gerak melingkar semacam ini disebut gerak melingkar beraturan. </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kelajuan tangensial (besar dari kecepatan tangensial ) atau sering disebut dengan kelajuan linier dirumuskan dengan : </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">v</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Arah vektor kecepatan tangensial selalu tegak lurus dengan arah vektor jari-jari dengan arah gerak benda</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Jika </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">s   adalah keliling lintasan yang ditempuh benda dalam satu periode waktu  maka </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;">s = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r dan (</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">t =T) sehingga kelajuan tangensial dirumuskan menjadi :</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">v</span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Substitusikan  T</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span><span style="color:#000000;">ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh persamaan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> r f</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;"><strong>v</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">s </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> r</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar . Gerak melingkar memiliki dua kecepatan yaitu kecepatan tangensial dan kecepatan anguler.</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sudut yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu dinamakan kelajuan anguler atau kecepatan sudut benda dan pada gerak melingkar beraturan selalu sama dalam selang waktu yang sama, sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Apabila sudut yang ditempuh benda dalam satu periode waktu </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">t = T adalah </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> radian, maka kelajuan anguler dalam gerak melingkar beraturan dirumuskan;</span></p>
<p style="margin-left:5.08cm;margin-right:-.06cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"> <span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong>= </strong></span></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Tempatkan  T</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span><span style="color:#000000;">ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh hubungan antara kelajuan anguler dengan frekuensi sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;"> = 2</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> f</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Hubungan antara kelajuan tangensial dengan kelajuan anguler dapat ditentukan dari;</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong> </strong></span></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">r</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Persamaan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:x-small;"> h</span></span><span style="color:#000000;">ubungan antara kelajuan tangensial dengan kelajuan anguler tersebut dapat lebih disederhanakan menjadi sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;">.r </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>3. Percepatan Anguler dan Percepatan Tangensial</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Dalam gerak melingkar beraturan selalu memiliki kelajuan anguler konstan. Perubahan kecepatan anguler tiap satuan waktu dinamakan dengan percepatan anguler.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Karena </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> gerak melingkar beraturan sama dengan nol maka </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = 0. Percepatan anguler tidak nol melainkan konstan yaitu pada gerak melingkar berubah beraturan</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Percepatan linier atau tangensial diperoleh dengan membagi perubahan kecepatan linier dengan selang waktu.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a = </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pada gerak melingkar beraturan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">v = 0 sehingga  diperoleh a = 0. Sedangkan pada gerak melingkar beraturan nilai a = konstan.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>4. Percepatan Sentripetal</strong></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Jika suatu benda yang mengalami gerak melingkar beraturan mempertahankan  kecepatan tetap yang dimilikinya, berarti ada percepatan yang selalu tegak lurus dengan arah kecepatannya, sehingga lintasannya selalu lingkaran. Percepatan yang diperlukan mengarah ke arah pusat lingkaran dan disebut percepatan sentripetal. Menurut Sears dan Zemansky, karena arahnya yang ke pusat inilah maka percepatan itu disebut percepatan sentripetal atau percepatan radial yang berarti mencari pusat.</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>Y</strong></span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>X </strong></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>2</strong></sub></span><span style="color:#000000;"><strong> v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>1</strong></sub></span><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"><strong>v = v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>2 </strong></sub></span><span style="color:#000000;"><strong>- v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>1</strong></sub></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar  Benda mengalami gerak melingkar  berpindah dari titik X ke titik Y</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda yang bergerak dengan kecepatan </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>1 </strong></sub></span><span style="color:#000000;">di titik X dan kecepatan </span><span style="color:#000000;"><strong>v</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>2 </strong></sub></span><span style="color:#000000;">di titik Y pada suatu lingkaran berjari-jari r, menempuh busur lingkaran  sepanjang </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">s = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">.r , maka analog dengan itu besar selang kecepatannya sebesar </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">v = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">.v, sehingga percepatan sentripetalnya adalah</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> karena </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> maka		a = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;">.v</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Substitusikan persamaan  v = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;">.r  maka diperoleh  a = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;"><sup><span style="font-size:small;">2</span></sup></span><span style="color:#000000;">. r  atau  a</span><span style="color:#000000;"><span lang="sv-SE"><strong> = </strong></span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Arah percepatan sentripetal selalu menuju ke pusat dimanapun benda itu berada dan selalu tegak lurus dengan vektor kecepatannyan</span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar 	 Arah percepatan sentripetal selalu tegak lurus vektor kecepatannya</span></span></p>
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>5. Hubungan Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB)</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) memiliki hubungan kesetaraan besaran-besaran geraknya. Perhatikan tabel berikut ini.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="561">
<col width="117"></col>
<col width="70"></col>
<col width="118"></col>
<col width="70"></col>
<col width="114"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td colspan="2" width="201">
<p align="center">GLB</p>
</td>
<td colspan="2" width="202">
<p align="center">GMB</p>
</td>
<td width="114">
<p align="justify">Hubungannya</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="117">
<p align="justify">Pergeseran linier</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center">s</p>
</td>
<td width="118">
<p align="justify">Pergeseran sudut</p>
</td>
<td width="70">
<p align="center"></p>
</td>
<td width="114">
<p style="margin-left:-.03cm;" align="center">s = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . r</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="117">
<p align="justify">Kecepatan linier</p>
</td>
<td width="70"></td>
<td width="118">
<p align="justify">Kecepatan sudut</p>
</td>
<td width="70"></td>
<td width="114">
<p align="center">v = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . r</p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="117" height="25">
<p align="justify">Percepatan Linier</p>
</td>
<td width="70">
<p align="justify">
</td>
<td width="118">
<p align="justify">Percepatan sudut</p>
</td>
<td width="70"></td>
<td width="114">
<p align="center">a = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> . r</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:125%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh Soal</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah roda berbentuk cakram homogen berputar 7.200 rpm. Hitunglah 	kecepatan linier sebuah titik yang berada 20 cm dari sumbu putarnya.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Diketahui :  	<span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = 7.200 rpm = 7.200 x  = 240 rad/s</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">r = 20 cm = 0,2 m</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Ditanya :	v =…?</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jawab :	v = <span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"></span></span></span><span style="color:#000000;">.r</span></p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v = 240x 0,2 = 48 m/s</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu titik materi bergerak melingkar beraturan. Dua detik yang 	pertama menempuh busur sepanjang 40 cm, Bila jari-jari lingkaran 5 	cm, maka :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Tentukan 		kelajuan liniernya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Tentukan 		kelajuan angulernya.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dispacement 		angulernya ( sudut pusat yang ditempuh )</p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Diketahui :  	t = 2 s</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">s = 40 cm = 0,4 m</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">r = 5 cm = 0,05 m</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Ditanya :	a. v =…?</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = …?</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> =….?</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jawab :	a. v =</p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> v =  = 0,2 m/s</span></p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> =  = = 4 rad/s </span></p>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> =  =	 = 8 rad	atau </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">. t  = 4 x 2 = 8 rad</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah tamiya berputar mengikuti lintasan 	melingkar dengan kelajuan tetap 3 m/s dan periode 2 s. Jika 	jari-jari lintasan lingkaran adalah 1 m, tentukan;</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a.  percepatan sentripetal tamiya</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. perubahan kecepatan tangensial tamiya selama bergerak 1 s, dan percepatan rata-  rata tamiya selama itu.</span></p>
<p style="margin-right:-.26cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Penyelesaian</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">v = 3 m/s</p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">T = 2 s</p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">r =  1 m</p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">a. 	a<sub>s</sub> = <span style="color:#000000;"><strong> =  = </strong></span><span style="color:#000000;"> 9 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">v = a . <span style="font-family:Symbol,serif;"></span>t 	= 0,  karena gerak melingkar beraturan</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">a<sub>rt </sub>= <span style="color:#000000;"><strong> = </strong></span><span style="color:#000000;">0</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Uji Kompetensi I</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Jawablah Pertanyaan dan Soal Berikut dengan Benar!</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Titik X dan Y mulai bergerak secara serentak 	dari titik A. Jika dalam waktu 10 sekon X sampai di B dan Y sampai 	di C. Tentukan kecepatan rata-rata titik X dan titik Y </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> Y</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> X</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> C	                                  A                                     	B</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> -70 m	                                  0    10m	                                 80 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah batu dijatuhkan dari atas menara yang 	tingginya 100 m tanpa kecepatan awal, jika g = 10 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> Berapa waktu yang diperlukan 	batu untuk sampai di tanah.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah pesawat terbang memerlukan kecepatan 	360 km/jam untuk tinggal landas. Jika panjang landasan yang tersedia 	2 km. Berapa percepatan pesawat untuk dapat tinggal landas?.</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Seorang sopir taksi sedang mengendarai 	mobilnya dengan kecepatan 30 m/s. Tiba-tiba seorang anak menyeberang 	jalan  sambil berlari dan melintas di depan mobil selama 0,7 sekon. 	Jika sopir taksi dapat memperlambat  mobilnya maksimum sebesar 5 	m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> dan berhenti. Berapa jarak minimum anak dan mobil ketika 	menyeberang jalan agar tidak tertabrak mobil</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik hubungan kelajuan  mobil A dan B 	masing-masing terhadap waktu digambarkan sebagai berikut</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">V (km/jam)           			A</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">40		        B</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">20</span></p>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t (jam)</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Kapan kedua mobil A dan B dapat menempuh jarak yang sama.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda A bergerak lurus dengan kecepatan tetap 10 m/s dari P, 	10 detik kemudian berangkatlah B dari Q menuju arah yang sama dengan 	A berkecepatan awal 5 m/s dan percepatan tetap 2 m/s<sup>2</sup>, 	Jika PQ segaris dan berjarak 40 m, hitunglah dimana B menyusul A 	dihitung dari P.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda A bergerak lurus dengan kecepatan tetap 10 m/s dari P, 	10 detik kemudian berangkatlah B dari Q menuju arah yang sama dengan 	A berkecepatan awal 5 m/s dan percepatan tetap 2 m/s<sup>2</sup>, 	Jika PQ segaris dan berjarak 40 m, hitunglah dimana B menyusul A 	dihitung dari P.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Sebuah benda dijatuhkan bebas dari ketinggian 25,6 meter dari tanah, 	jika g = 9,8 m/s<sup>2</sup> hitunglah waktu benda mencapai 	ketinggian 6 meter dari tanah.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;page-break-before:always;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">v (m/s)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">9</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">6</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">t (det)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">6</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah partikel bergerak lurus sepanjang sumbu x dengan kelajuan seperti dilukiskan oleh grafik v-t di atas, Tentukan jarak yang ditempuh benda selama 4 detik !</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">v(m/s)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#ffffff;"> <span style="font-size:xx-small;"> </span></span><span style="font-size:xx-small;"> 8</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:xx-small;"> 4</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:xx-small;"> 2</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:x-small;"> 0                        4                8                10                t (detik)</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda melakukan gerak lurus sepanjang sumbu x dengan kelajuan menurut grafik v-t di atas, pada saat t = 0, x = 4 meter. Hitung kecepatan rata-rata 10 detik pertama gerak benda   tersebut.!</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">v(m/s)<span style="font-size:x-small;"> </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;">4                  <sub>. </sub> 2                                                                                                                  					t (s)</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;">2       4         6</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu partikel bergerak sepanjang  sumbu x dengan kelajun seperti   grafik. Mula-mula partikel  ada di x = 2 meter. Tentukan kecepatan rata-rata partikel tersebut dari mula-mula sampai t = 6  detik !</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Sebuah benda dengan massa 1 kg, jatuh bebas dari ketinggian 10 	meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, Berapa 	kecepatan benda pada ketinggian 5 meter ?</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Dari sebuah menara yang tingginya 100 m dilepaskan suatu benda. Jika 	percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, Berapa kecepatan 	benda pada saat mencapai tanah ?</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Massa benda 0,4 kg dilempar vertikal ke atas hingga mencapai 	ketinggian 5 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, 	hitung kecepatan awal benda yang dilempar !</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">Benda yang massanya 1 kg berada di tempat yang tingginya 25 m, 	kemudian benda tersebut jatuh bebas. Jika telah menempuh jarak 5 	meter, berapa kecepatan benda tersebut ?</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> Sebuah sepeda dikendarai pada kecepatan 8 m/s 	sepanjang lintasan melingkar yang mempunyai radius 40 m. Jari-jari 	roda sepeda adalah 2/</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> m, tentukan;</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. kecepatan anguler sepeda,</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. kecepatan anguler roda sepeda</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Drum mesin cuci berputar 1200 putaran dalam 1 	menit. </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. Berapa periode dan frekuensi drum?</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. Berapa kelajuan anguler drum?</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. Jika diameter drum adalah 40 cm, berapakah kelajuan tangensial suatu titik di    permukaan drum?</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Pada suatu saat kelajuan anguler sebuah keping 	CD yang berdiameter 12 cm adalah 314 rad/s.</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. Berapa frekuensi dan periodenya?</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:-.06cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. Tentukan kelajuan tangensial suatu titik yang berjarak 3 cm dan 6 cm dari pusat keping CD.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="left"><span style="font-size:medium;"><strong>2.2. G a y a</strong></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:100%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Isaac Newton menemukan hukum-hukum Newton 	tentang gerak yang mendasari mekanika dalam Fisika, khususnya 	kinematika dan dinamika. Selanjutnya beliau juga menemukan hukum 	gravitasi Newton yang menjelaskan  secara gamblang interaksi 	benda-benda di seluruh alam semesta ini.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;page-break-after:avoid;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:small;"><strong>1. Gaya</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gaya merupakan salah satu konsep fisika yang sangat abstrak. Gaya dapat berupa dorongan atau tarikan yang bekerja pada sebuah benda. </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebagai contoh mobil dapat bergerak karena didorong oleh gaya mesin, namun bila mobil mogok dan memerlukan orang yang mendorong mobil mogok itu, dikatakan orang memberikan gaya dorong yang bersumber dari tenaga ototnya. </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar. 	Mobil bisa bergerak karena adanya gaya mesin</span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gaya dapat diartikan juga sebagai interaksi antara sebuah </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Arial,sans-serif;"> </span></span><span style="color:#000000;">benda dengan lingkungannya. Sebagai contoh gaya gravitasi matahari, bulan dan bumi seperti pada gambar. Gaya gravitasi adalah interaksi antara sebuah benda bermassa m dengan benda lain di sekitarnya.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Secara umum gaya dapat ditimbulkan oleh listrik, magnet, elektromagnet, otot, gravitasi, gesekan, fluida, pegas, partikel inti atom, dan sebagainya. Sehingga kita mengenal gaya listrik, gaya magnet, gaya elektromagnet, gaya otot, gaya tegangan tali, gaya gesekan, gaya pegas, gaya apung/Archimedes, gaya inti, dan sebagainya. </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pada gaya pegas dapat membuat getaran beban yang dipasang di ujungnya apabila beban tersebut di tarik atau diberi simpangan maksimum kemudian dilepas. Gerakan beban yang demikian itu disebut gerak harmonik.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jadi dapat disimpulkan bahwa gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang dapat menimbulkan perubahan gerak. Dengan demikian jika benda ditarik/didorong dan sebagainya maka pada benda bekerja gaya dan keadaan gerak benda dapat dirubah. Gaya adalah penyebab gerak. Gaya termasuk besaran vektor, karena gaya ditentukan oleh besar dan arahnya.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pengertian lain dari gaya adalah bahwa gaya merupakan penyebab timbulnya percepatan atau perlambatan. Besarnya gaya atau beberapa gaya yang diberikan pada sebuah kilogram standard didefinisikan sebagai percepatan dengan ketentuan bahwa bila gaya yang mempercepat 1 </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">m/</span></span><span style="color:#000000;">s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> sebuah massa kilogram standard didefinisikan sebesar 1 newton (N).</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Arah percepatan selalu searah dengan arah gaya. Arah tersebut ditunjukkan   dengan arah anak panah. Sedangkan panjang garis mewakili besar gaya.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>Contoh</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gambarlah dua buah gaya yang setitik tangkap yang membuat sudut 	lancip.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jawab:</p>
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gambarlah dua buah gaya 80 N dan 100 N yang setitik tangkap dan 	mengapit sudut 50º</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.91cm;margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jawab:</p>
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:1.13cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>2.  Resultan dari Beberapa Gaya</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gaya, demikian pula percepatan adalah besaran vektor, sehingga jika beberapa buah gaya bekerja pada sebuah benda, maka gaya total yang bekerja pada benda itu merupakan jumlah vektor dari gaya-gaya tersebut yang biasa disebut dengan resultan gaya ( </span><span style="color:#000000;"><strong>R</strong></span><span style="color:#000000;"> atau </span><span style="color:#000000;"><strong>F</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>R</strong></sub></span><span style="color:#000000;">). Bila gaya- gaya bekerja pada benda mempunyai arah yang sama (berarti  masing-masing gaya saling membentuk sudut </span><span style="color:#000000;">0</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">) maka resultan gaya dapat ditentukan dengan menjumlahkan gaya-gaya tersebut secara aljabar. Persamaan resultan yang dimaksud dapat dituliskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;">R  =   F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"> +  F</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong><strong><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">= </span></span></strong></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dapat digambarkan dengan skema sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><span>Penjumlah gaya segaris :</span></span></span></strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;text-indent:5.72cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><sub> </sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;text-indent:4.45cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Bila gaya- gaya bekerja pada benda berlawanan arah ( berarti masing-masing gaya saling membentuk sudut 180</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">) </span><span style="color:#000000;">maka resultan gaya dapat ditentukan dengan mengurangkan gaya-gaya tersebut secara aljabar. Persamaan resultan yang dimaksud dapat dituliskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#000000;">R  =   F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"> &#8211;  F</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dapat digambarkan dengan skema sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span>Penjumlah gaya berlawanan arah:</span></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Bila pada benda bekerja dua buah gaya yang saling tegak lurus atau saling membentuk sudut 90</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">, maka resultan gaya dapat ditentukan dengan teorema pithagoras sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="pt-BR">Perhatikan gambar di samping, sebuah balok dikenai dua gaya yang saling tegak lurus 30 N dan 40 N. Resultan gedua gaya tersebut dapat ditentukan dengan teorema pitagoras , yaitu   R = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><span lang="pt-BR"> 30</span><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup><span lang="pt-BR"> +  40</span><sup><span lang="pt-BR">2</span></sup><span lang="pt-BR"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><span lang="pt-BR">2500  =  50 N. Sedangkan arah gaya resultan dapat </span><span style="color:#000000;">ditentukan dengan trigonometri   tan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> =  30/40, sehingga </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> = 37</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">. Arah resultan gaya itulah yang akan diikuti benda sebagai arah geraknya. Balok tersebut akan bergerak ke arah serong 37</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> dari arah horisontal atau searah dengan arah resultan gaya yang besarnya 50 N. </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Terkadang dua buah gaya yang bekerja pada suatu benda tidak selalu membentuk sudut 0</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">, atau 180</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> maupun 90</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">, namun membentuk sudut </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> sembarang. Untuk itu perhitungan  resultan gaya harus menggunakan persamaan umum resultan gaya.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Secara umum resultan dari dua buah gaya yang bekerja pada suatu benda dengan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><strong></strong></span></span><span style="color:#000000;"> merupakan sudut antara kedua gaya tersebut dapat ditentukan melalui persamaan berikut ini. Persamaan ini sering disebut dengan resultan jajaran genjang.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;"><strong>= </strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sedangkan arah resultan dengan menggunakan persamaan sinus sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dimana </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> adalah sudut antara F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"> dan F</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span><span style="color:#000000;">, sedangkan </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> adalah sudut antara R dengan F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;">.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Percobaan Mandiri </strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:x-small;"><strong>Tujuan 	: </strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">Menentukan 	resultan gaya-gaya searah</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:x-small;"><strong>Petunjuk 	Teknis:</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">Lakukan 	percobaan ini menggunakan dinamometer, dan beberapa buah beban 	logam.</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">1.Gantungkan sebuah bebah pada 	pengait dinamometer pada arah vertikal. Gaya berat beban ditunjukkan 	oleh skala F</span><sub><span style="font-size:x-small;">1</span></sub><span style="font-size:x-small;">.</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">2. Gabungkan kedua beban dan 	pasang pada dinamometer kemudian catat gaya F</span><sub><span style="font-size:x-small;">2</span></sub></p>
<p style="margin-left:.32cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">3. Gambarlah skema gaya-gaya 	searah tersebut dan hitunglah resultan gayanya.</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">4. Ulangi untuk beban-beban 	yang berbeda</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="font-size:x-small;">5. Buatlah laporan percobaanmu.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Contoh</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Perhatikan gambar di bawah ini, di sana ada dua buah gaya 80 N dan 100 N yang bekerja di benda P dan kedua gaya saling membentuk sudut 50</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;">. Untuk menghitung resultan gaya digunakan rumus resultan jajaran genjang sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong>Jawab:</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> +  F</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> +  2F</span><span style="color:#000000;"><sub>1</sub></span><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>2</sub></span><span style="color:#000000;">cos </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> 80</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> +  100</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;"> +  2.80.100.cos </span><span style="color:#000000;">50</span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> 6400 +  10000  +  16000.0,58</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> 16400  +  9280</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> 25680</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F</span><span style="color:#000000;"><sub>R</sub></span><span style="color:#000000;"> = 160 N</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>3. Massa dan Berat</strong></p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">Massa (m) benda adalah jumlah partikel yang dikandung benda. Sedangkan berat suatu benda (w) adalah besarnya gaya tarik bumi terhadap benda tersebut dan arahnya menuju pusat bumi. ( vertikal ke bawah ).</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perbedaan massa dan berat :</p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">*	Massa (m) merupakan besaran skalar di mana besarnya di sembarang tempat untuk suatu benda yang sama selalu tetap.</p>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.5cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">*	Berat (w) merupakan besaran vektor di mana besarnya tergantung pada tempatnya  ( percepatan gravitasi pada tempat benda berada ).</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">Massa (m) sebuah benda adalah karakteristik benda itu yang mengkaitkan percepatan benda dengan gaya (atau resultan gaya) yang menyebabkan percepatan tersebut. Massa adalah besaran skalar. Massa di mana-mana selalu bernilai tetap, kecuali benda tersebut mengalami pengurangan materi, misalnya mengalami pecah, sobek atau aus, maupun mengalami penambahan materi  sejenis misalnya dua potong besi dilas dengan bahan yang sama.</p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">Berat sebuah benda dalam bahasa Inggris <em>weight</em> (w) adalah sebuah gaya yang bekerja pada benda tersebut dari benda-benda lain (atau benda-benda astronomi). Gaya berat sebenarnya adalah gaya gravitasi pengaruh benda astronomi terdekat terhadap benda tersebut. Benda astronomi yang paling dekat dengan kehidupan kita adalah bumi, sehingga gaya berat sering dinyatakan secara matematis sebagai berikut :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="center"><strong>w  = m g</strong></p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">dimana m adalah massa benda, g menyatakan vektor percepatan gravitasi bumi yang bernilai 9,8 m/s<sup>2</sup> atau biasanya dibulatkan menjadi 10 m/s<sup>2</sup>, dan w adalah gaya berat dalam satuan Newton (dalam SI) atau dyne (dalam CGS).</p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">Gaya berat adalah besaran vektor, sehingga bila sebuah benda bermassa m diletakkan di sekitar dua atau lebih benda astronomi, maka gaya berat benda tersebut merupakan jumlah vektor dari setiap gaya berat yang ditimbulkan olah masing-masing benda astronomi. Hal itu biasanya dijumpai pada sistem makro misalnya pada sistem tatasurya. Bayangkanlah pada saat bumi, bulan dan matahari terletak dalam satu garis lurus, maka pada tiap-tiap benda tersebut mengalami vektor resultan gaya berat/gravitasi  yang ditimbulkan oleh masing-masing benda astronomi disekitarnya.</p>
<p style="margin-left:.95cm;line-height:150%;">Berat benda-benda di permukaan bumi tidak sama di setiap bagian bumi, berat benda di kutub lebih besar daripada berat benda yang sama di khatulistiwa. Berat benda yang berada di ketinggian tertentu dari permukaan bumi lebih kecil daripada berat benda yang sama di permukaan bumi. Hal itu disebabkan oleh jarak benda kepusat bumi berpengaruh terhadap nilai gaya berat. Gaya berat berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara benda dengan pusat bumi. Lebih mendalam hal itu akan dikaji dalam pembahasan tentang bab gravitasi.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Hukum-hukum Newton</strong></span></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#008000;">Isaac Newton </span><span style="color:#008000;">(1642 	- 1727)</span><span style="color:#008000;"><span style="font-size:xx-small;"> </span></span><span style="color:#008000;">dilahirkan di sebuah 	perkampungan Inggris di tahun Galileo meninggal. Pada mulanya dia 	seorang yang sederhana dan kemudian dia bersinar menjadi seorang 	ilmuwan terbesar yang pernah dikenal. Di masa kecilnya dia 	sakit-sakitan, suka bertengkar, dan seorang yang jarang bergaul. 	Itulah yang menyebabkan dia tidak pernah menikah sampai akhir 	hayatnya. Ketika dia berusia 20 tahun, dia membeli sebuah buku 	astrologi di pekan raya, Dengan membaca buku tersebut dia tidak bisa 	memahami tentang trigonometri. Kemudian dia membeli lagi buku 	trigonometri. Dia tidak mengikuti pendapat geometri Euclid dalam 	buku </span><span style="color:#008000;"><em>Elements of Geometry </em></span><span style="color:#008000;">itu</span><span style="color:#008000;">. 	Dua tahun kemudian dia menemukan kalkulus diferensial. Pada tahun 	1666, sebagai mahasiswa di Cambridge University dia berlibur di desa 	terpencil di Woolsthrope, tempat kelahirannya. Pada tahun itu dia 	menemukan diferensial dan kalkulus integral, membuat penemuan 	fundamental tentang cahaya, dan mulai memikirkan hukum gravitasi 	umum. Newton termasuk salah seorang yang kerap menyimpan 	karya-karyanya dan tidak segera menerbitkannya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;page-break-before:always;" align="justify"><span lang="pt-BR"><strong>1. </strong></span><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><span lang="pt-BR"><strong>Hukum I Newton</strong></span></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Sebuah batu besar di lereng gunung akan tetap diam di tempatnya sampai ada gaya luar lain yang memindahkannya, misalnya gaya t</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">ektonisme/gempa, gaya mesin dari buldoser. Demikian pula bongkahan batu meteor di ruang angkasa hampa udara sana akan terus bergerak selamanya dengan kecepatan tetap sampai ada gaya yang mengubah kecepatannya misalnya gaya gravitasi suatu planet atau gaya lain yang menghentikannya misalnya tubrukan dengan meteor lain. </span></span>Memang benar bahwa sebuah benda akan tetap diam jika tidak ada gaya yang bekerja padanya. Demikian pula sebuah benda akan tetap bergerak lurus beraturan (kecepatan benda tetap) jika gaya atau resultan gaya pada benda nol. Pernyataan ini merupakan pernyataan alami, dan apabila digabung akan merupakan rumusan hukum I Newton yang menyatakan bahwa :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda akan tetap diam atau tetap bergerak lurus beraturan jika tidak ada resultan gaya yang bekerja pada benda itu. <span lang="pt-BR">Jadi, jika jumlah gaya-gaya yang bekerja pada benda adalah nol, maka ada dua kemungkinan keadaan benda yaitu </span><span lang="pt-BR"><em>benda dalam keadaan diam </em></span><span lang="pt-BR">atau</span><span lang="pt-BR"><em> benda sedang bergerak dengan kecepatan benda konstan.</em></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Bagian pertama dari pernyataan hukum I Newton itu mudah dipahami, yaitu memang sebuah benda akan tetap diam bila benda itu tidak dikenai gaya lain.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Tentunya gaya-gaya konservatif seperti gaya berat dan gaya normal selalu ada dan sama besar serta berlawanan sehingga saling meniadakan. Keadaan benda diam demikian itu disebut keseimbangan. Perhatikan gambar mainan sederhana dari gabus, korek api, mur dan kawat yang tetap dalam kesetimbangan karena resultan gaya nol. </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jadi jika resultan dari gaya-gaya yang bekerja pada sebuah benda sama dengan nol (<span style="font-family:Symbol,serif;"></span>F = 0), maka percepatan benda juga sama dengan nol (a = 0) dan benda tersebut :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">-  Jika dalam keadaan diam akan tetap diam, atau</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">- Jika dalam keadaan bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Bagian kedua dari pernyataan itu dapat dipahami sebagai berikut. Jika lintasan awal gerak benda itu perlu suatu dorongan (yang dalam hal ini disebut gaya atau resultan gaya). Begitu pula bila diinginkan mengubah kecepatan benda baik mempercepat atau memperlambat, maka juga diperlukan gaya. Jadi bila tidak ada gaya atau resultan gayanya nol maka bentuk lintasan lurus dan kecepatan benda akan selalu tetap.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Jadi benda akan selalu berusaha mempertahankan keadaan awal jika benda tidak dikenai gaya atau resultan gaya. Hal ini yang menyebabkan seringnya hukum I Newton disebut sebagai hukum kelembaman/inertia (malas/inert untuk berubah dari keadaan awal). </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Dalam persamaan matematis hukum I Newton sering dituliskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"> <strong>F = 0</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">dimana </span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><strong></strong></span></span><span style="color:#000000;"><strong> F </strong></span><span style="color:#000000;">adalah resultan gaya yang bekerja pada benda.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kesimpulan : <span style="font-family:Symbol,serif;"></span>F = 0 dan a = 0 Karena benda bergerak translasi, maka pada sistem koordinat Cartesius dapat dituliskan</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F<sub>x</sub> = 0 dan F<sub>y</sub> = 0.</p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#008000;"><span lang="pt-BR">Gambar </span></span><span style="color:#008000;"><span lang="pt-BR">. Astronot di ruang tanpa bobot dapat diam melayang bila tidak ada gaya</span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Resultan gaya sama dengan nol membuat benda sangat lembam, contohnya seorang astronot tidak akan bergerak ke mana-mana di ruang hampa bila Ia sendiri tidak mengubah resultan gaya </span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">menjadi tidak sama dengan nol. Cara yang bisa dilakukan misalnya menghidupkan roket kecil di punggungnya atau menarik tali yang terikat di pesawat angkasa luar (</span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR"><em>space shuttle</em></span></span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">).</span></span></p>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:2.03cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-right:2.03cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;page-break-after:avoid;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><span style="font-size:medium;"><span>2. Hukum II Newton</span></span></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Bila ada resultan gaya yang timbul pada sebuah benda, dapat dipastikan benda tersebut akan bergerak dengan suatu percepatan tertentu. Bila benda semula dalam keadaan diam akan bergerak dipercepat dengan percepatan tertentu, sedangkan bila benda semula bergerak dengan kecepatan tetap akan berubah menjadi gerak dipercepat atau diperlambat. </span><span style="color:#000000;"><em>Resultan gaya yang bekerja pada benda yang bermassa konstan adalah setara dengan hasil kali massa benda dengan percepatannya.</em></span><span style="color:#000000;"> Pernyataan inilah yang dikenal sebagai hukum II Newton. Secara matematis hukum tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"> <strong>F  =  m . a</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">dimana <strong>m</strong> adalah massa benda dalam satuan kg, <strong>a</strong> adalah percepatan benda dalam satuan m/s<sup>2</sup>, dan <span style="font-family:Symbol,serif;"><strong></strong></span><strong> F </strong> adalah resultan gaya yang bekerja pada benda.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong> </strong><span style="font-family:Symbol,serif;"><strong></strong></span><strong> F </strong> adalah resultan gaya yang menjumlahkan beberapa gaya pada benda.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>Contoh</strong></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jika 	pada benda bekerja banyak gaya yang horisontal maka berlaku :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">F = m . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">F<sub>1 </sub>+ F<sub>2</sub> &#8211; F<sub>3 </sub>= m . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Arah gerak benda sama dengan F<sub>1</sub> dan F<sub>2</sub> jika F<sub>1</sub> + F<sub>2</sub> &gt; F<sub>3</sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Arah gerak benda sama dengan F<sub>3</sub> jika F<sub>1</sub> + F<sub>2</sub> &lt; F<sub>3</sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2.   Jika pada beberapa benda bekerja banyak gaya yang horisontal maka berlaku :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">F =m . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">F<sub>1</sub> + F<sub>2</sub> &#8211; F<sub>3</sub> = ( m<sub>1</sub> + m<sub>2</sub> ) . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3.   Jika pada benda bekerja gaya yang membentuk sudut <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> dengan arah mendatar maka   berlaku :</p>
<h1 class="western" style="margin-left:1.27cm;line-height:150%;"><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span>F cos </span></span></span><span style="font-family:Symbol,serif;"><span style="font-size:small;"><span></span></span></span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:small;"><span> = m . a</span></span></span></h1>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Hukum II Newton inilah yang boleh kita sebut sebagai hukum Newton tentang gerak.</p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-right:2.03cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;page-break-after:avoid;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><span style="font-size:medium;"><span lang="pt-BR"><span>3. </span></span></span><span style="font-size:medium;"><span lang="pt-BR"><span>Hukum III Newton</span></span></span></span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Hukum III Newton mengungkapkan bahwa, </span><span style="color:#000000;"><em>gaya-gaya aksi dan reaksi oleh dua buah benda pada masing-masing benda adalah sama besar dan berlawanan arah.</em></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;"><span style="color:#000000;">Penekanan pada hukum ini adalah adanya dua benda, dalam arti gaya aksi diberikan oleh benda pertama, sedangkan gaya reaksi diberikan oleh benda kedua. Hukum ini dikenal sebagai hukum aksi-reaksi, dan secara matematis dapat di tuliskan sebagai berikut.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;"></span><span style="color:#000000;"> <strong>F</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>aksi</strong></sub></span><span style="color:#000000;"><strong> = &#8211; </strong></span><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"><strong></strong></span></span><span style="color:#000000;"><strong> F</strong></span><span style="color:#000000;"><sub><strong>reaksi</strong></sub></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Yang menjadi penekanan dalam hukum ini adalah bahwa gaya aksi dan gaya reaksi yang terjadi adalah dari dua benda yang berbeda, bukan bekerja pada satu benda yang sama. Gaya berat dan gaya normal pada sebuah buku yang tergeletak di meja bukan merupakan pasangan gaya aksi-reaksi. Pasangan gaya aksi-reaksi adalah gaya berat buku terhadap bumi w dengan gaya tairk bumi terhadap buku w’. Pasangan gaya aksi-reaksi lainnya adalah gaya berat buku terhadap meja F dan gaya tekan meja terhadap buku (gaya normal) N. Bukan berarti di sini buku memiliki dua gaya berat, melainkan gaya berat itu tetap satu yang ada sebagai gaya gravitasi (gaya medan) dan berfungsi sebagai gaya sentuh terhadap meja.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;"><strong>N</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<h1 class="western"><em> </em> <em> </em><span>w	F </span></h1>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar  Gaya-gaya pada sebuah buku yang terletak di atas meja</span></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pasangan gaya aksi-reaksi misalnya pada seorang siswa yang menarik tali yang terikat pada paku di dinding. Gaya aksi adalah gaya tarik anak pada tali. Gaya gesek pada tangan siswa yang timbul bukan gaya reaksi, melainkan gaya tegangan tali itulah  gaya reaksi</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perhatikan pula gambar orang yang mendorong kulkas berikut ini. Gaya dorong tangan orang terhadap dinding kulkas F sebagai gaya aksi, dan karena sifat inersianya kulkas terasa menekan tangan orang dengan gaya –F sebagai gaya reaksi. Pasangan gaya aksi-reaksi  dalam kejadian tersebut F dan –F. Tanda negatif hanya menunjukkan arah berlawanan.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.32cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pernahkah Anda mengamati roda mobil yang berputar di jalan beraspal? Pasangan gaya aksi-reaksi menurut hukum III Newton ditunjukkan seperti pada gambar  berikut ini. Putaran roda disebabkan karena adanya gaya F yaitu gaya gesekan roda dengan jalan. Gaya inilah sebagai gaya aksi yang mana jalan aspal akan memberikan gaya reaksi –F dengan arah berlawanan seakan gaya ini mendorong mobil maju ke depan.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong> </strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="pt-BR">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="pt-BR"> Pada</span><span lang="pt-BR"> sistem gravitasi benda astronomi misalnya bumi terhadap benda lain yang 	terpisah</span><span style="font-size:medium;"><span lang="pt-BR"> </span></span><span lang="pt-BR">sejauh r dari pusat bumi misalnya pesawat ulang-alik yang mengangkasa 	tentunya ada gaya tarik bumi F terhadap pesawat. Gaya gravitasi F inilah sebagai 	gaya aksi, yang mana menimbulkan gaya reaksi –F berupa gaya tarik pesawat 	terhadap bumi.</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#008000;">Gambar 	Pesawat ulang-alik yang mengangkasa meninggalkan bumi saling 	berinteraksi dengan bumi dengan gaya tarik F dan – F. Gaya-gaya 	gravitasi inilah yang dinamakan dengan gaya aksi-reaksi. Gaya F 	bekerja pada pesawat akibat pesawat ditarik oleh bumi. Sedangkan 	gaya – F bekerja pada bumi akibat bumi ditarik oleh pesawat.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#008000;">Ketentuan 	penamaan gaya aksi dan gaya reaksi sebenarnya dapat dipertukarkan 	garena gaya-gaya itu munculnya saling bersamaan satu sama lain.</span></p>
<p style="margin-left:.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" lang="pt-BR" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Penerapan Hukum-hukum Newton</strong></span></span></p>
</li>
</ol>
<h1 class="western" style="margin-right:2.03cm;line-height:150%;"><span style="font-size:medium;"> </span><span style="font-family:Times New Roman,serif;"><span style="font-size:medium;">1. Aplikasi gaya-gaya pada sistem benda </span></span></h1>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>Pada 	sebuah benda yang diam di atas lantai </strong></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.79cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="583">
<col width="160"></col>
<col width="395"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="160">
<p align="center">N = w</p>
</td>
<td width="395">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">w = gaya berat benda 			memberikan gaya aksi pada lantai.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">N = gaya normal ( gaya 			yang tegak lurus permukaan tempat di mana benda berada ).</p>
<p align="justify">Hal ini bukan pasangan aksi &#8211; reaksi.</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perhatikan beberapa keadaan dan besar  gaya normal pada beberapa kasus lain.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="583">
<col width="180"></col>
<col width="180"></col>
<col width="180"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="180">
<p align="center">N = w cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</td>
<td width="180">
<p align="center">N = w &#8211; F sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</td>
<td width="180">
<p align="center">N = w + F sin <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>b.</strong> <strong>Pasangan aksi &#8211; reaksi pada benda yang digantung</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Balok digantung dalam keadaan diam pada tali vertikal. Gaya w<sub>1</sub> dan T<sub>1</sub> bukanlah pasangan gaya aksi – reaksi, meskipun besarnya sama, berlawanan arah dan segaris kerja.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sedangkan yang merupakan pasangan gaya aksi – reaksi adalah gaya T<sub>1</sub> dan T<sub>1</sub>’. Demikian juga gaya T<sub>2</sub> dan T<sub>2</sub>’ merupakan pasangan gaya aksi &#8211; reaksi.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>c. Hubungan gaya tegangan tali (T) dengan percepatan</strong><strong>.</strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="625">
<col width="130"></col>
<col width="467"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="130">
<p style="margin-right:-.19cm;">
</td>
<td width="467">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Bila benda dalam 				keadaan diam, atau dalam keadan bergerak lurus  beraturan maka 				berlaku <span style="color:#000000;"><span style="font-family:Symbol,serif;"></span></span><span style="color:#000000;"> F = 0, sehingga diperoleh</span>:</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify">T 			= w</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify">T 			= m . g</p>
<p style="margin-left:1.27cm;" align="justify">
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="130">
<p style="margin-right:-1.3cm;">
</td>
<td width="467">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Bila benda 				bergerak ke atas dengan percepatan a maka :</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-left:1.24cm;margin-bottom:0;" align="justify">T 			= m . g + m . a</p>
<p style="margin-left:1.24cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:1.24cm;" align="justify">
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="130">
<p style="margin-right:-1.3cm;">
</td>
<td width="467">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Benda bergerak ke 				bawah dengan percepatan a maka :</p>
</li>
</ul>
<p style="margin-left:2.35cm;margin-bottom:0;" align="justify">T 			 = m . g &#8211; m . a</p>
<p style="margin-left:1.24cm;" align="justify">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>d. Benda bergerak pada bidang miring</strong></p>
<p style="margin-left:.47cm;text-indent:.8cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.47cm;text-indent:.8cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gaya &#8211; gaya yang bekerja pada benda tampak seperti pada gambar.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>e. Benda pada sistem katrol tetap</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="588">
<col width="100"></col>
<col width="460"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="100">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
</td>
<td width="460">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Dua buah benda m<sub>1</sub> dan m<sub>2</sub> dihubungkan dengan karol tetap melalui sebuah 			tali yang diikatkan pada ujung-ujungnya. Apabila massa tali 			diabaikan, dan tali dengan katrol tidak ada gaya gesekan, maka 			akan berlaku persamaan-persamaan sebagai berikut.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Bila m<sub>1</sub> <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> m<sub>2 </sub>maka sistem akan bergerak ke arah m<sub>1</sub> dengan percepatan sebesar a m/s<sup>2</sup>.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Tinjau benda m<sub>1</sub> Tinjau benda m<sub>2</sub></p>
<p align="justify">T = m<sub>1</sub>.g &#8211; m<sub>1</sub>.a             			                 T = m<sub>2</sub>.g + m<sub>2</sub>.a</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Karena gaya tegangan tali di mana-mana sama, maka kedua persamaan dapat digabungkan dapat digabungkan :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">m<sub>1</sub> . g &#8211; m<sub>1</sub> . a = m<sub>2</sub> . g + m<sub>2</sub> . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">m<sub>1</sub> . a + m<sub>2</sub> . a = m<sub>1</sub> . g &#8211; m<sub>2</sub> . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">( m<sub>1</sub> + m<sub>2</sub> ) . a = ( m<sub>1</sub> &#8211; m<sub>2</sub> ) . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">a =</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Persamaan ini digunakan untuk mencari percepatan benda yang dihubungkan dengan katrol.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="line-height:150%;">Cara lain untuk mendapatkan percepatan benda pada sistem katrol dapat ditinjau keseluruhan sistem :</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="7" width="671">
<col width="100"></col>
<col width="543"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="100"></td>
<td width="543">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Sistem akan bergerak 			ke arah m<sub>1</sub> dengan percepatan a.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">Oleh karena itu semua 			gaya yang terjadi yang searah dengan arah gerak sistem diberi 			tanda +, yang berlawanan diberi tanda <span style="font-family:Symbol,serif;"></span>.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">F = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">w<sub>1</sub> &#8211; T + T &#8211; 			T + T &#8211; w<sub>2</sub> = ( m<sub>1</sub> + m<sub>2</sub> ) . a</p>
<p align="justify">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">karena T di mana-mana besarnya sama maka T dapat dihilangkan.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">w<sub>1</sub> &#8211; w<sub>2</sub> = (m<sub>1</sub> + m<sub>2</sub> ) . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">( m<sub>1</sub> &#8211; m<sub>2</sub> ) . g = ( m<sub>1</sub> + m<sub>2</sub> ) . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">a =</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="font-size:medium;"><strong>2. Gaya gesek</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gesekan antara permukaan benda yang bergerak dengan bidang tumpu benda akan menimbulkan gaya gesek yang arahnya senantiasa berlawanan dengan arah gerak benda.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Ada dua jenis gaya gesek yaitu :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">gaya gesek statis (f<sub>s</sub>) : bekerja pada saat benda diam (berhenti) dengan persamaan :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>s</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">gaya gesek kinetis (f<sub>k</sub>) : bekerja pada saat benda bergerak dengan persamaan :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub>. N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Dimana nilai f<sub>k</sub> &lt; f<sub>s</sub>.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Gaya gesek merupakan </span><span lang="sv-SE"><em>gaya sentuh</em></span><span lang="sv-SE">, artinya gaya ini muncul jika permukaan dua zat bersentuhan secara fisik, dimana gaya gesek tersebut sejajar dengan arah gerak benda dan berlawanan dengan arah gerak benda. Untuk menentukan gaya gesek suatu benda perhatikan beberapa langkah sebagai berikut :</span></p>
<p style="text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">1.	Upayakan kita menganalisis komponen-komponen gaya yang bekerja pada benda dengan menggambarkan uraian gaya pada benda tersebut. Peruraian gaya-gaya ini akan membuat kita lebih memahami permasalahan lebih mudah.</p>
<p style="text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">2.	Tentukan besar gaya gesek statis maksimun dengan persamaan :</p>
<p style="text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">s</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> </span><span lang="sv-SE">dimana :</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya gesek statis maksimum (N)</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">s</span></sub><span lang="sv-SE"> =	koefisien gesek statis. Nilai koefisien ini selalu lebih besar dibanding </span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">nilai koefisien gesek kinetis (tanpa satuan)</p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">N	=	gaya normal yang bekerja pada benda (N)</p>
<p style="text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">3.	Tentukan besar gaya yang bekerja pada benda yang memungkinkan menyebabkan benda bergerak. Kemudian bandingkan dengan gesar gaya gesek statis maksimum.</p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> a.	 Jika gaya penggerak </span><span lang="sv-SE"><strong>lebih besar</strong></span><span lang="sv-SE"> dari gaya gesek statis maksimum, maka </span><span lang="sv-SE"><strong>benda bergerak</strong></span><span lang="sv-SE">, sehingga gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek kinetis, dengan demikian :</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">dimana :</p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya gesek kinetis (N)</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> =	koefisien gesek kinetis (tanpa satuan)</span></p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">N	=	gaya normal yang bekerja pada benda (N)</p>
<p style="text-indent:-.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> b.	Jika gaya penggerak </span><span lang="sv-SE"><strong>sama dengan</strong></span><span lang="sv-SE"> gaya gesek statis maksimum, maka benda dikatakan tepat akan bergerak, artinya masih tetap belum bergerak, sehingga gaya gesek yang bekerja pada benda </span><span lang="sv-SE"><strong>sama dengan gaya gesek statis maksimumnya</strong></span><span lang="sv-SE">.</span></p>
<p style="text-indent:-1.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">c.	Jika gaya penggeraknya lebih kecil dari gaya gesek statis maksimumnya, maka benda dikatakan belum bergerak, dan gaya gesek yang bekerja pada benda sebesar gaya penggerak yang bekerja pada benda.</p>
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:medium;"><span lang="sv-SE"><strong>3.  Penerapan Hukum Newton</strong></span></span><span style="font-size:medium;"><span lang="sv-SE"><strong> Pada Bidang Datar</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Untuk memahami bekerjanya sebuah gaya </span><span lang="sv-SE">- gaya pada bidang datar perhatikan analisis beberapa contoh soal berikut ini :</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"><strong> </strong></span><span lang="sv-SE"><strong>Contoh  :</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">1. </span><span lang="sv-SE">Sebuah buku bermassa 200 gram berada di atas meja yang memiliki koefisien gesek statik dan kinetik dengan buku sebesar 0,2 dan 0,1. Jika buku di dorong dengan gaya 4 N sejajar meja,  maka tentukan besar gaya gesek buku pada meja ? (g = 10 m/s</span><sup><span lang="sv-SE">2</span></sup><span lang="sv-SE">)</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Penyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="border:medium none;background:#ffffff none repeat scroll 0 50%;float:left;width:5.5cm;padding:0;" dir="ltr"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . w</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m.g</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = 0,2 . 0,2.10</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = 0,4 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F = 4 N &gt; f<sub>smak</sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">maka gaya gesek yang bekerja pada benda adalah gaya gesek kinetis.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . w</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . m.g</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = 0,1 . 0,2.10</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> = 0,2 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jadi gaya geseknya f = 0,2 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2. Suatu hari Watik memindahkan sebuah balok bermassa 10 kg dan berada di atas lantai dengan koefisien gesek statis 0,3 dan koefisien gesek kinetik 0,2 terhadap balok. Jika balok ditarik dengan gaya 5 N sejajar lantai, tentukan besar gaya gesek yang bekerja pada balok !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>Penyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="border:medium none;background:#ffffff none repeat scroll 0 50%;float:left;width:5.19cm;padding:0;" dir="ltr"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . w</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m.g</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = 0,3 . 10.10</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.99cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>smak</sub> = 30 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F = 5 N &lt; f<sub>smak</sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">maka gaya gesek yang bekerja pada benda adalah gaya yang diberikan pada balok. Jadi gaya geseknya f = F = 5 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3. Akmal menarik balok di atas lantai kasar dengan gaya 10 N. Jika gaya tarik yang dilakukan Akmal membentuk sudut 60° terhadap lantai, dan massa balok 8 kg, maka tentukan besar koefisien gesek statisnya,  saat balok dalam kondisi dalam keadaan tepat akan bergerak !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>Penyelesaian :</strong><span style="border:medium none;background:#ffffff none repeat scroll 0 50%;float:left;width:7.18cm;padding:0;" dir="ltr"> </span></p>
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.98cm;text-indent:-1.98cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"><span lang="sv-SE">F</span><sub><span lang="sv-SE">y</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"><span lang="sv-SE">F cos </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><span lang="sv-SE"> = f </span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="left">N + F sin 60° = w</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"><span lang="sv-SE">N  = w</span><span lang="sv-SE"> &#8211; F sin 60°</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"><span lang="sv-SE">F</span><sub><span lang="sv-SE">x</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"><span lang="sv-SE">F cos </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><span lang="sv-SE"> = </span>f</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left">F cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> <sub>s</sub> (w – F sin 60°)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left">10 cos 60° = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s.</sub>(8.10–10 	(0,866))</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left">5 = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> <sub>s</sub> 71,33</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="left"> <sub>s</sub> =  0,07</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">4. Saat Hafidz menghapus papan tulis, ia menekan penghapus ke papan tulis dengan gaya  8 N. Jika berat penghapus 0,8 N dan koefisien gesek kinetis penghapus dan papan tulis 0,4, maka tentukan gaya yang harus diberikan lagi oleh Hafidz kepada penghapus agar saat menghapus ke arah bawah kecepatan penghapus adalah tetap !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><strong>P</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p><strong>enyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">A	=	gaya tekan pada penghapus ke</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">papan tulis (N)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">N	=	gaya normal (N)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">w	=	gaya berat penghapus (N)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">B	=	gaya dorong ke penghapus</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">ke arah bawah (N)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f	=	gaya gesek dalam soal ini adalah gaya gesek kinetis (N)</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Pada sumbu x, penghapus tidak mengalami pergera</span><span lang="sv-SE">kan, sehingga resultan pada sumbu x atau sumbu mendatar adalah nol</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> F<sub>x</sub> = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">A – N = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">A = N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">8 newton = N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">N = 8 newton</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pada sumbu y, penghapus bergerak ke bawah dengan kecepatan tetap, percepatannya adalah nol, sehingga pada sumbu y berlaku persamaan :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"> F<sub>y</sub> = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">f<sub>k</sub> – w – B = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><sub>k</sub>. N – w – B = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">0,4 . 8 – 0,8 – B = 0</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">B =  2,4 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">5. Sebuah balok bermassa 400 gram berada di atas lantai datar dengan koefisien gesek statis dan kinetis 0,2 dan 0,1. Jika balok yang mula-mula diam diberi gaya mendatar sebesar 4 N selama 5 sekon, tentukan percepatan yang dialami balok !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">P</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p>enyelesaian :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m . g</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,2 . 0,4 . 10</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,8 N</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">F = 4 N &gt; f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE">, sehingga benda bergerak, dan besar gaya geseknya adalah gaya gesek kinetis.</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . m . g</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 0,1 . 0,4 . 10</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 0,4 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> F = m . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F – f = m . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">4 – 0,4 = 0,4 . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3,6 = 0,4 . a</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a = 9 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">Jadi percepatannya sebesar 9 m/s</span><sup><span lang="es-ES">2</span></sup><span lang="es-ES">.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">6. Sebuah mobil mainan yang mula-mula diam memiliki massa 500 gram, berjalan di atas lantai yang mempunyai koefisien gesek kinetis 0,2 dan koefisien gesek statis 0,4. Jika mesin mobil menghasilkan gaya dorong sebesar 10 N dalam 2 sekon, maka tentukan jarak yang ditempuh mobil mainan itu selama gayanya bekerja !</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>P</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p><strong>enyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,4 . 0,5 . 10</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 2 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">F = 10 N </span><span lang="sv-SE">&gt; f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE">, sehingga benda bergerak, dan besar gaya geseknya adalah gaya gesek kinetis.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . m . g</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 0,2 . 0,5 . 10</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 1 N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> F = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F – f = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">10 – 1 = 0,5 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">9 = 0,5 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a = 18 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="de-DE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="de-DE">S</span><sub><span lang="de-DE">t</span></sub><span lang="de-DE"> = v</span><sub><span lang="de-DE">o</span></sub><span lang="de-DE"> . t  +  ½ . a. t</span><sup><span lang="de-DE">2</span></sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">S</span><sub><span lang="it-IT">t</span></sub><span lang="it-IT"> = 0 . 2  +  ½ . 18. 2</span><sup><span lang="it-IT">2</span></sup><span lang="it-IT"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">S</span><sub><span lang="it-IT">t</span></sub><span lang="it-IT"> = 36 m.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">7. Fitri mendorong balok yang mula-mula diam di atas lantai dengan koefisien gesek statis dan kinetis 0,3 dan 0,1. Jika massa balok 4 kg dan gaya mendatar yang diberikan 20 N selama 5 s, maka tentukan kecepatan akhir dari balok !</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify"><strong>P</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p><strong>enyelesaian:</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,3 . 4 . 10</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 12 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">F = 20 N </span><span lang="sv-SE">&gt; f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE">, sehingga benda bergerak, dan besar gaya geseknya adalah gaya gesek kinetis.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . m . g</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 0,1 . 4 . 10</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">f = 4 N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> F = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F – f = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">20 – 4 = 4 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">16 = 4 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a = 4 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">v<sub>t</sub> = v<sub>o</sub> + a . t</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">v<sub>t</sub> = 0 + 4 . 5</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">v<sub>t</sub> = 20 m/s</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">8. Dua balok A dan B bertumpukan di atas lantai seperti gambar. Massa balok A yang berada di bawah adalah 3 kg dan massa balok B yang di atas adalah 2 kg. Jika koefisien gesek statis dan kinetis antara balok A dan B adalah 0,3 dan 0,2, sedang koefisien gesek statis dan kinetis antara balok A dan lantai adalah 0,2 dan 0,1, maka tentukan percepatan maksimum sistem agar balok B tidak tergelincir dari balok A yang ditarik gaya F !</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Penyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p><sub><span lang="sv-SE">ba</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya normal pada balok b terhadap</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">balok a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">N</span><sub><span lang="sv-SE">ab</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya normal pada balok a terhadap b</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">N</span><sub><span lang="sv-SE">a lantai</span></sub><span lang="sv-SE">=	gaya normal pada balok a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">terhadap lantai</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w</span><sub><span lang="sv-SE">b</span></sub><span lang="sv-SE"> =	berat benda b</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w</span><sub><span lang="sv-SE">a</span></sub><span lang="sv-SE"> =	berat benda a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">ba</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya gesek benda b terhadap a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">ab</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya gesek benda a terhadap b</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">a</span></sub><span lang="sv-SE"> =	gaya gesek benda a terhadap lantai</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">F	=	gaya tarik pada sistem di benda A</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Jika diuraikan pada masing-masing balok gaya gaya yang bekerja adalah :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">Pada balok A						Pada balok B</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">Pada benda B (balok atas), resultan pada sumbu y bernilai nol,</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="es-ES">F</span><sub><span lang="es-ES">y</span></sub><span lang="es-ES"> = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">N</span><sub><span lang="es-ES">ba</span></sub><span lang="es-ES"> – w</span><sub><span lang="es-ES">b</span></sub><span lang="es-ES"> = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">N</span><sub><span lang="es-ES">ba</span></sub><span lang="es-ES"> = w</span><sub><span lang="es-ES">b</span></sub></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">N</span><sub><span lang="es-ES">ba</span></sub><span lang="es-ES"> = m</span><sub><span lang="es-ES">b</span></sub><span lang="es-ES"> . g</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">N</span><sub><span lang="es-ES">ba</span></sub><span lang="es-ES"> = 2 . 10 = 20 N  dimana besar nilai N</span><sub><span lang="es-ES">ba</span></sub><span lang="es-ES"> </span><span lang="es-ES"><strong>sama dengan</strong></span><span lang="es-ES"> N</span><sub><span lang="es-ES">ab</span></sub><span lang="es-ES">, hanya arah berlawanan</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="es-ES" align="justify">Pada benda A, resultan gaya vertikal yang bekerja pada benda A bernilai nol, sehingga diperoleh :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="it-IT">F</span><sub><span lang="it-IT">y</span></sub><span lang="it-IT"> = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> – N</span><sub><span lang="it-IT">ab</span></sub><span lang="it-IT"> – w</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> – N</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> – m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> . g = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> – 20 – (3 . 10) = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> – 20 – 30 = 0</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> = 50 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">S</span><span lang="it-IT">istem</span><span lang="it-IT"> yang melibatkan benda A dan B dan arah gerak benda ke kanan, </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="it-IT">F</span><sub><span lang="it-IT">x</span></sub><span lang="it-IT"> = m . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">F + f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> – f</span><sub><span lang="it-IT">ab</span></sub><span lang="it-IT"> – f </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> = (m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> + m</span><sub><span lang="it-IT">b</span></sub><span lang="it-IT">) . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">(f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> dan f</span><sub><span lang="it-IT">ab</span></sub><span lang="it-IT"> merupakan pasangan gaya aksi reaksi yang memiliki besar sama, namun arah berlawanan dan bekerja pada dua benda, yaitu f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> pada balok B, dan f</span><sub><span lang="it-IT">ab</span></sub><span lang="it-IT"> pada balok A, sehingga keduanya dapat saling meniadakan)</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">F – f </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> = (m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> + m</span><sub><span lang="it-IT">b</span></sub><span lang="it-IT">) . a </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">F &#8211; </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="it-IT">k</span></sub><span lang="it-IT"> . N </span><sub><span lang="it-IT">a lantai</span></sub><span lang="it-IT"> = (m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> + m</span><sub><span lang="it-IT">b</span></sub><span lang="it-IT">) . a </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">F – 0,1 . 50 = (3 + 2) . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">F – 5 = 5 a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">a = </span><span lang="it-IT"> persamaan (1)</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="it-IT" align="justify">Besar percepatan sistem ini berlaku untuk benda A dan benda B, sehingga jika persamaan (1) diberlakukan pada balok B, maka besar resultan gaya di balok B pada arah mendatar dapat dinyatakan :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="it-IT">F</span><sub><span lang="it-IT">x</span></sub><span lang="it-IT"> = m . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> = m</span><sub><span lang="it-IT">b</span></sub><span lang="it-IT"> . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">nilai gaya gesek pada balok B (f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT">), merupakan nilai gaya gesek statis maksimum, agar diperoleh percepatan maksimum dalam sistem, dan balok B tetap tidak bergerak terhadap balok A :</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f</span><sub><span lang="it-IT">ba</span></sub><span lang="it-IT"> =  f</span><sub><span lang="it-IT">smak</span></sub><span lang="it-IT"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f</span><sub><span lang="it-IT">smak</span></sub><span lang="it-IT"> = m</span><sub><span lang="it-IT">b</span></sub><span lang="it-IT"> . a		persamaan (1) kemudian di substitusikan dalam persamaan ini</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><sub>s</sub> . N<sub>ba</sub> = m<sub>b</sub> .</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><sub>s</sub> . w<sub>b</sub> = m<sub>b</sub> .</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><sub>s</sub> . m<sub>b</sub> .g = m<sub>b</sub> .</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><sub>s</sub> . g =</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,3 . 10 =</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">15 = F – 5</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">F = 20 N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">(gaya maksimum yang dapat diberikan pada sistem agar balok B tidak bergerak ke belakang)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Sehingga besar percepatan sistem, yang nilainya sama untuk balok A dan B diperoleh dengan memasukkan nilai F dalam persamaan (1), yaitu :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a =</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a =</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a = 3 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Percepatan maksimum pada sistem adalah 3 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">9. Balok A = 2 kg dihubungkan dengan tali ke balok B = 4 kg pada bidang datar, kemudian balok B dihubungkan dengan katrol di tepi bidang datar, lalu dihubungkan dengan balok C = 4 kg yang tergantung di samping bidang datar. Jika koefisien gesek kinetik dan statis antara balok A dan B terhadap bidang datar adalah 0,3 dan 0,2, dan massa katrol diabaikan, maka tentukan tegangan tali antara balok A dan B !</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Penyelesaian :</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f </span><sub><span lang="it-IT">smak a</span></sub><span lang="it-IT"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="it-IT">s</span></sub><span lang="it-IT"> . N</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> dimana 	N</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> = w</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> = m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> . g		sehingga :</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak a</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m<sub>a</sub> . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak a</sub> = 0,3 . 2 . 10</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak a</sub> = 6 N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak b</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N<sub>b</sub> dimana 	N<sub>b</sub> = w<sub>b</sub> = m<sub>b</sub> . g		sehingga :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak b</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m<sub>b</sub> . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>smak b</sub> = 0,3 . <span lang="sv-SE">4 . 10</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f </span><sub><span lang="sv-SE">smak b</span></sub><span lang="sv-SE"> = 12 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Sedang gaya penggerak sistem adalah w</span><sub><span lang="sv-SE">c</span></sub><span lang="sv-SE"> :</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w</span><sub><span lang="sv-SE">c</span></sub><span lang="sv-SE"> = m</span><sub><span lang="sv-SE">c</span></sub><span lang="sv-SE"> . g</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w</span><sub><span lang="sv-SE">c</span></sub><span lang="sv-SE"> = 4 . 10</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w</span><sub><span lang="sv-SE">c</span></sub><span lang="sv-SE"> = 40 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Ternyata gaya penggerak 40 N, dan gaya penghambat 6 + 12 = 18 N, sehingga masih besar gaya penggerak, maka sistem dalam keadaan bergerak, dan gaya gesek yang diperhitungkan adalah gaya gesek kinetis.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f </span><sub><span lang="it-IT">k a</span></sub><span lang="it-IT"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="it-IT">k</span></sub><span lang="it-IT"> . N</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> dimana 	N</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> = w</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> = m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> . g		sehingga :</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f </span><sub><span lang="it-IT">k a</span></sub><span lang="it-IT"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="it-IT">k</span></sub><span lang="it-IT"> . m</span><sub><span lang="it-IT">a</span></sub><span lang="it-IT"> . g</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="it-IT">f </span><sub><span lang="it-IT">k a</span></sub><span lang="it-IT"> = 0,2 . </span>2 . 10</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>k a</sub> = 4 N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>k b</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub>. N<sub>b</sub> dimana 	N<sub>b</sub> = w<sub>b</sub> = m<sub>b</sub> . g		sehingga :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>k b</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . m<sub>b</sub> . g</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f <sub>k b</sub> = 0,2 . <span lang="de-DE">4 . 10</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="de-DE">f </span><sub><span lang="de-DE">k b</span></sub><span lang="de-DE"> = 8 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="de-DE">F = m .a </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="fr-FR">w</span><sub><span lang="fr-FR">c</span></sub><span lang="fr-FR"> – T</span><sub><span lang="fr-FR">2</span></sub><span lang="fr-FR"> + T</span><sub><span lang="fr-FR">2</span></sub><span lang="fr-FR"> – T</span><sub><span lang="fr-FR">2</span></sub><span lang="fr-FR"> + T</span><sub><span lang="fr-FR">2</span></sub><span lang="fr-FR"> – f</span><sub><span lang="fr-FR">kb</span></sub><span lang="fr-FR"> – T</span><sub><span lang="fr-FR">1</span></sub><span lang="fr-FR"> + T</span><sub><span lang="fr-FR">1</span></sub><span lang="fr-FR"> – f</span><sub><span lang="fr-FR">ka</span></sub><span lang="fr-FR"> = (m</span><sub><span lang="fr-FR">a</span></sub><span lang="fr-FR"> + m</span><sub><span lang="fr-FR">b</span></sub><span lang="fr-FR"> + m</span><sub><span lang="fr-FR">c</span></sub><span lang="fr-FR">) . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="fr-FR" align="justify">40 – 8 – 4  = (2 + 4 + 4) . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="fr-FR" align="justify">28 = 10 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="fr-FR">a = 2,8 m/s</span><sup><span lang="fr-FR">2</span></sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="fr-FR">Tegangan tali antara A dan B adalah T</span><sub><span lang="fr-FR">1</span></sub><span lang="fr-FR">, yang dapat diperoleh dengan memperhatikan balok A atau B.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Misalkan diperhatikan balok A, maka diperoleh :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="sv-SE">F</span><sub><span lang="sv-SE">a</span></sub><span lang="sv-SE"> = m</span><sub><span lang="sv-SE">a</span></sub><span lang="sv-SE"> . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">T</span><sub><span lang="sv-SE">1</span></sub><span lang="sv-SE"> – 4 = 2 . 2,8</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">T</span><sub><span lang="sv-SE">1</span></sub><span lang="sv-SE"> – 4 = 5,6</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">T</span><sub><span lang="sv-SE">1</span></sub><span lang="sv-SE"> = 9,6 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Percobaan Mandiri </strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong> Tujuan : </strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Menentukan koefisien gesek statis suatu benda pada sebuah permukaan</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Petunjuk teknis :</strong></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> </span><span lang="sv-SE"> Gunakan satu jenis bahan dengan menvariasi massanya, kemudian tariklah bahan tersebut pada sebuah permukaan dengan menggunakan dinamometer. Pada saat tepat akan bergerak, akan menunjukkan nilai gaya gesek statis maksimumnya.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><span style="font-size:medium;"><strong>Soal Latihan</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"><strong>Kerjakanlah </strong></span><span lang="sv-SE"><strong>dengan benar !</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">1.	Sebuah balok dengan massa 2 kg diletakkan di atas meja yang mempunyai koefisien gesek statis dan kinetis 0,4 dan 0,2. Tentukan gaya gesek yang bekerja pada balok, jika balok ditarik gaya mendatar sebesar 4 N !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">2.	Dua balok A = 3 kg dan B = 5 kg dihubungkan tali dan diletakkan di atas lantai yang mempunyai koefisien gesek statis dan kinetis 0,2 dan 0,1. Jika balok B ditarik gaya 40 N dengan arah 60° terhadap bidang datar, maka tentukan tegangan tali antara balok A dan B.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">3.	Balok bermassa 200 gram yang mula-mula diam diberi gaya mendatar 1 N selama 10 sekon. Jika balok berada di atas lantai dengan koefisien gesek statis dan kinetis 0,2 dan 0,1, maka tentukan jarak yang ditempuh balok selama diberi gaya !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">4.	Dua balok A = 0,5 kg dan B = 2 kg ditumpuk, dengan balok A di atas dan balok B di bawah. Jika koefisien gesek statis dan kinetis antara balok A dan B adalah 0,2 dan 0,1,  serta koefisien gesek statis dan kinetis antara balok B dengan lantai adalah 0,3 dan 0,1, maka tentukan gaya maksimum yang dapat digunakan untuk menarik B agar balok A tidak bergerak terjatuh dari atas balok B !</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-left:.66cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:medium;"><span lang="sv-SE"><strong>4.</strong></span></span><span style="font-size:medium;"><span lang="sv-SE"><strong> Penerapan Hukum Newton pada Bidang Miring</strong></span></span></p>
<p style="margin-right:5.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-right:5.03cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">C</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="color:#008000;">Gambar 8.Anak 	meluncur pada lengkungan miring di suatu kolam renang</span></p>
<p>obalah <span lang="sv-SE">Anda perhatikan, apa yang akan terjadi saat seorang anak bermain pada sebuah bidang miring yang mengkung-lengkung di suatu kolam renang, tiba-tiba air yang mengalir pada bidang miring lengkung itu dimatikan ? Perhatikan pula mengapa seorang yang mengangkat kotak besar dan berat pada sebuah truk, cenderung menggunakan bidang miring ? Bayangkan juga, apa yang akan terjadi, jika saat naik tangga, ternyata tangga tersebut penuh berlumuran dengan oli, ?</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Bidang miring dapat menyebabkan suatu benda bergerak atau diam. Prinsip untuk memahami gaya yang mempengaruhi gerakan pada bidang miring sama dengan pada bidang datar, hanya peruraian gaya pada bidang miring tidak sama dengan bidang datar.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong>Contoh</strong></span></span><span style="font-size:small;"><span lang="sv-SE"><strong> Soal</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">1</span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p>. Suatu balok bermassa 200 gram berada di bidang miring dengan kemiringan 30° terhadap bidang datar. Jika koefisien gesek statis dan kinetis antara balok<span lang="sv-SE"> dan bidang miring 0,25 dan 0,1, serta nilai percepatan gravitasi 10 m/s</span><sup><span lang="sv-SE">2</span></sup><span lang="sv-SE">, maka tentukan gaya gesek yang bekerja pada balok !</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Penyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . w cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m . g . cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,25 . 0,2 . 10 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,25 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,433 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30</span><span lang="sv-SE"> = m . g. . sin 30</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30</span><span lang="sv-SE"> = 0,2 . 10 . 0,5</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30</span><span lang="sv-SE"> = 1 N, lebih besar dari f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Ternyata gaya penggeraknya lebih besar dibanding dengan gaya gesek statis maksimumnya</span> . Jadi benda bergerak berlaku f<sub>k</sub></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . w cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">f</span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> . m . g . cos 30°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">f</span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> = 0,1 . </span><span lang="sv-SE">0,2 . 10 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,1 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> =  0,173 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">2. </span><span lang="sv-SE">Suatu balok bermassa 2 kg berada pada bidang miring dengan kemiringan 30°. Jika koefisien gesek statis dan kinetis antara bidang miring dan balok 0,2 dan 0,1 maka tentukan jarak yang ditempuh oleh balok yang mula-mula diam pada bidang miring selama 2 sekon !</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>P</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p><strong>enyelesaian :</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . w cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>smak</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>s</sub> . m . g . cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,2 . 2 . 10 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> = 2 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">smak</span></sub><span lang="sv-SE"> =  3,46 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30°</span><span lang="sv-SE"> = m . g. . sin 30°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30°</span><span lang="sv-SE"> = 2 . 10 . 0,5</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30°</span><span lang="sv-SE"> = 10 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Ternyata gaya penggeraknya lebih besar dibanding dengan gaya gesek statis maksimumnya, sehingga gaya gesek yang berlaku adalah gaya gesek kinetis.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . N</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">f<sub>k</sub> = <span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub>k</sub> . w cos 30°</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">f</span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> . m . g . cos 30°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="es-ES">f</span><sub><span lang="es-ES">k</span></sub><span lang="es-ES"> = 0,1 . </span><span lang="de-DE">2 . 10 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="de-DE">f</span><sub><span lang="de-DE">k</span></sub><span lang="de-DE"> = 1 . </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="de-DE">f</span><sub><span lang="de-DE">k</span></sub><span lang="de-DE"> =  1,73 N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> F <sub>x</sub> = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span> – f<sub>k</sub> = m . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">10 – 1,73 = 2 . a</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a = 4,135 m/s<sup>2</sup> , maka lintasan yang ditempuh pada bidang miring adalah :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">S<sub>t</sub> = v<sub>o</sub> . t + ½ a t<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">S<sub>t</sub> = 0 + ½ . 4,135 . 2<sup>2</sup></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">S<sub>t</sub> =  8,27 m</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p>. Seorang pemain ski mulai meluncur pada suatu bidang miring dengan kemiringan 37°. Tentukan kecepatannya setelah menempuh waktu 6 s , jika koefisien gesek sepatu pemain ski dan es adalah 0,1 !</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">Penyelesaian :</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">Karena koefisien gesek yang diketahuhi hanya satu yaitu 0,1, maka dapat disimpulkan bahwa pemain ski dapat bergerak, artinya gaya penggeraknya lebih besar dibanding gaya gesek statis maksimumnya, sehingga gaya geseknya tentunya senilai dengan gaya gesek kinetisnya. </span><span lang="sv-SE"><strong>Ingat :</strong></span><span lang="sv-SE"> sudut 37° merupakan sudut yang dapat dikatakan “</span><span lang="sv-SE"><em>Istimewa</em></span><span lang="sv-SE">”, nilai </span><span lang="sv-SE"><strong>sin 37° = 0,6 </strong></span><span lang="sv-SE">dan </span><span lang="sv-SE"><strong>cos 37° = 0,8 </strong></span><span lang="sv-SE">.</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . w cos 37°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = </span><span style="font-family:Symbol,serif;"></span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> . m . g . cos 37°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,1 . m . 10 . 0,8</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0,8 m N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span><span lang="sv-SE"> = w sin 37°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span><span lang="sv-SE"> = m . g. . sin 37°</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span><span lang="sv-SE"> = m . 10 . 0,6</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span><span lang="sv-SE"> = 6 m N</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"> <span lang="sv-SE">F </span><sub><span lang="sv-SE">x</span></sub><span lang="sv-SE"> = m . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">w sin 30° </span><span lang="sv-SE"> – f</span><sub><span lang="sv-SE">k</span></sub><span lang="sv-SE"> = m . a</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">6 m – 0,8 m = m . a         semua ruas dibagi dengan m, maka</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">a = 5,2 m/s</span><sup><span lang="sv-SE">2</span></sup><span lang="sv-SE"> ,maka kecepatan akhirnya adalah :</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">v</span><sub><span lang="sv-SE">t</span></sub><span lang="sv-SE"> = v</span><sub><span lang="sv-SE">o</span></sub><span lang="sv-SE"> + a . t</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">v</span><sub><span lang="sv-SE">t</span></sub><span lang="sv-SE"> = 0 + 5,2 . 6</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE">v</span><sub><span lang="sv-SE">t</span></sub><span lang="sv-SE"> = 31,2 m/s</span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify"><strong>Soal Latihan</strong></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"><strong>Kerjakan dengan benar </strong></span><span lang="sv-SE"><strong>!</strong></span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">1.	Suatu balok berada pada bidang miring dengan kemiringan 37°. Jika massa balok 4 kg dan koefisien gesek statis dan kinetis balok terhadap bidang miring adalah 0,3 dan 0,1, dan mula-mula balok diam, maka tentukan :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">a.	pecepatan balok</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">b.	kecepatan balok setelah 2 sekon</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">c.	jarak yang ditempuh balok dalam 2 sekon</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:7.67cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">2</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p>.	Suatu balok I bermassa 2 kg berada pada suatu bidang miring dengan kemiringan 57°. Jika balok I dihubungan dengan tali ke balok II bermassa 3 kg melalui sebuah katrol dan tergantung bebas disisi yang lain seperti pada gambar, serta koefisien gesek statis dan kinetis antara balok I dengan bidang miring adalah 0,2 dan 0,1, maka tentukan :</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="sv-SE" align="justify">a.	percepatan sistem</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="sv-SE"> b.	tegangan tali antara balok I dan II</span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3.   Beban massa 5 kg mengalami gaya F<sub>1</sub>, F<sub>2</sub> dan F<sub>3</sub> masing-masing 10 N, 25 N dan 20 N. Berapakah percepatan yang dialami beban m?</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:7.67cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:7.67cm;text-indent:-.66cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>5. Gaya sentripetal pada Gerak Melingkar</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Menurut hukum II Newton tentang gerak F = m.a, bila a merupakan percepatan sentripetal maka besar gaya sentripetal pada benda yang bergerak melingkar adalah </span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F = m.a    atau</span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">F = m.</span><span style="color:#000000;"><strong></strong></span><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">di mana m adalah massa benda, v kecepatan nya  ( kelajuan dan arah), dan r jarak nya  dari pusat lingkaran. Sedangkan F diasumsikan sebagai resultan gaya pada benda.</span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.49cm;">
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.42cm;" align="center"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar 11. Gaya Sentripetal adalah  gaya ke pusat yang menyebabkan suatu benda bergerak dalam lintasan melingkar. Sebagai contoh, sebuah bola diikat pada tali yang diayunkan melingkar horisontal dengan kecepatan tetap.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gaya sentripetal juga berperan menahan planet-planet tetap dalam orbitnya. Menurut hukum I Newton, setiap massa memiliki </span><a href="http://www.mansfieldct.org/Schools/MMS/staff/hand/lawsinertia.htm">inersia</a><span style="color:#000000;"> dan akan cenderung bergerak dengan kecepatan konstan pada lintasan lurus. Bumi misalnya, ingin bergerak lurus tetapi tertahan oleh gaya gravitasi matahari. Matahari menerapkan gaya sentripetal pada bumi.</span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.42cm;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Demikian pula  pada permainan roller coaster ‘halilintar’ penumpangnya tidak takut jatuh pada saat di puncak karena adanya gaya sentripetal yang bekerja menuju pusat lintasan lingkaran.</span></p>
<p style="margin-top:.49cm;margin-bottom:.42cm;" align="center"><span style="color:#008000;"><span style="font-size:x-small;">Gambar 12. Gaya Sentripetal juga bekerja pada coaster yang memiliki inersia oleh kecepatannya sehingga berada di puncak lintasan tidak jatuh.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:200%;" align="justify">Pembahasan gaya sentripetal juga banyak terdapat pada benda yang bergerak di sepanjang talang berbentuk melingkar. Pembahasan semacam ini akan dijumpai pada bab usaha dan energi.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:200%;" align="justify">Gaya sentripetal tidak diperdalam lagi karena telah dibahas pada bab terdahulu. Silakan kamu lihat kembali pada bab Gerak Melingkar.</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:medium;"><strong> Tugas Akhir Bab </strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:medium;"><strong>Tugas 1</strong></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="center">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah mobil menarik gerobak beroda. Tinjaulah  mobil dan gerobak sebagai satu sistem. Gambarkanlah semua 	gaya-gaya yang ada pada sistem tersebut 	dengan benar. Berapakah resultan gaya-gaya pada arah vertikal. Bila massa mobil M<sub>1</sub>, massa gerobak M<sub>2</sub> dan massa rantai penyambung diabaikan, serta percepatan sistem a, tentukan percepatan tersebut!</p>
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="font-size:medium;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Uji Kompetensi II</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:-.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><strong>Jawablah dengan Benar!</strong></span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kendaraan dengan massa 1000 kg mempunyai rem yang menghasilkan 3000 	N.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Kendaraan bergerak dengan kecepatan  30 m/det, di rem.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berapa lama rem bekerja sampai kendaraan berhenti.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. Berapa jarak yang ditempuh kendaran selama rem bekerja ?</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda mendapat gaya sebesar 30 N, sehingga dalam waktu 6 	detik kecepatannya menjadi 30 m/det dari keadaan diam.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berapa berat benda jika g = 10 m/det<sup>2</sup>.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah mobil mula – mula bergerak dengan 	kecepatan 36 km/jam, 10 detik kemudian kecepatan mobil 72 km/jam. 	Tentukan gaya yang dilakukan mesin mobil untuk menggerakan mobil 	jika massa 1 ton ?</span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">Seorang siswa mempunyai 	massa 50 kg. Jika percepatan gravitasi di bumi 9,8 m/</span></span><span style="color:#000000;">s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;">, 	dan percepatan gravitasi di bulan 1,6 </span><span style="color:#000000;"><span lang="pt-BR">m/</span></span><span style="color:#000000;">s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;">, 	berapakah berat siswa tersebut di bumi ? Berapa beratnya di bulan ?</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dari gambar disamping ini. Tentukan :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.8cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Gaya tegangan tali</p>
<p style="margin-left:.8cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. Gaya yang dikerjakan engsel terhadap balok penopang.</p>
<p style="margin-left:.8cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jika massa balok diabaikan.</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kendaraan yang massanya 1000 kg bergerak dari kecepatan 10 m/det 	menjadi 20 m/det selama 5 detik.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berapakah gaya yang bekerja pada benda ?</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pada sebuah benda yang mula-mula berada dalam keadaan tidak bergerak 	bekerja gaya K selama 4,5 detik. Setelah itu K dihilangkan dan gaya 	yang berlawanan arahnya dengan semula dan besarnya 2,25 N mulai 	bekerja pada benda tersebut, sehingga setelah 6 detik lagi 	kecepatannya = 0. Hitunglah gaya K.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda berada dibidang miring kasar dengan sudut kemiringan 	37<sup>o</sup> dan koefisien gesekan kinetiknya 0,2 Jika massa benda 	5 kg dan ditarik dengan gaya 10 newton, tentukan arah gerak benda, 	tentukan pula jarak yang ditempuhnya selama 5 detik jika mula-mula 	dalam keadaan diam.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah mobil menempuh belokan pada jalan datar, yang memiliki 	jari-jari kelengkungan 9 m. Koefisien gesekan statis antara ban dan 	jalan 0,4 dan g = 10 m/s<sup>2</sup>. Berapa kelajuan maksimum yang 	diperbolehkan agar mobil dapat membelok tanpa slip.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah balok m diletakkan di atas bidang miring yang licin dengan 	kemiringan 37° (perhatikan gambar).</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:2.54cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jika percepatan gravitasi bumi 10 ms<sup>-2</sup>, berapakah percepatan balok saat meluncur pada bidang miring?</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="right">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Soal Latihan Akhir Bab II</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"><strong>Soal Pilihan Ganda</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"><strong>Pilihlah Salah Satu Jawaban yang Paling Benar! </strong></span></p>
<p style="margin-left:-.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda bergerak dengan lintasan lurus dan 	kecepatannya tetap disebut </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. gerak lurus beraturan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. gerak dipercepat beraturan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. gerak lurus tidak beraturan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. gerak diperlambat beraturan </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. GLBB</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Eko mengendarai sepeda motor menempuh jarak 	108 km dalam waktu 2 jam, maka kecepatannya ….m/s</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 110 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. 60 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. 54 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. 15 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. 216</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah benda bergerak lurus dengan kecepatan 	tetap 60 m/s, maka dalam waktu 5 sekon perpindahan benda tersebut …</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. 0,66 m </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. 12 m </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. 55 m </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d. 300 m </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e. 65 m</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Gerak lurus dipercepat beraturan mempunyai …</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. kecepatan tetap </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. kecepatan berubah – ubah </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. percepatan tetap </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d. percepatan berubah</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e. Percepatan nol</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah mobil berjalan 20 m/s direm hingga 	berhenti dalam waktu 4 detik, maka  jarak yang ditempuh selama 	pengereman adalah ….meter </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 5 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. 20 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. 40 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d.80 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. 100</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Kecepatan mobil diperbesar dari  10 m/s 	menjadi 30 m/s dan menempuh jarak 200 m. Maka percepatan mobil 	tersebut adalah ….m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. 2 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. 4 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. 8 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d. 9 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e 10</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda</span> A dan B berada di atas tanah, 	kemudian saling dijatuhkan bebas. A lebih dahulu dijatuhkan baru 	kemudian B, maka jarak antara A dan B selama masih bergerak di udara 	adalah …….</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. tetap</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. mengecil</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. membesar</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. mengecil dahulu lalu tetap</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. membesar dahulu lalu tetap </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pada</span> suatu saat terlihat kilat dan 10 	detik kemudian terdengar suara gunturnya. Apabila kecepatan cahaya 	sebesar 3.10<sup>8</sup> m/s dan kecepatan bunyi 340 m/s, maka jarak 	antara asal kilat dan pengamat adalah …..</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a.  34 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b.  3400 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c.  10200 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d.  3.108 m</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e.  3.109 m</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Budi pergi ke sekolah naik sepeda. Jarak dari 	rumah ke sekolah 1,8 km dan kecepatan sepedanya konstan sebesar 3 	m/s. Jika masuk sekolah jam 07.00 jam berapa paling lambat Budi 	harus berangkat dari rumah.</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 06.54	b. 06.45	c. 06.30	d.06.50              e. 06.55</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik hubungan antara jarak terhadap waktu 	pada gerak lurus beraturan adalah …</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a.    s		b.    s		         c.     s		                  d     s</span></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t	                     t	             t	                                     t </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e.     s</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah benda mula-mula diam kemudian 	dipercepat 3 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;">. 	Setelah 5 detik kecepatannya menjadi …m/s</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 0,6		b. 1,67	           c.  2		d. 8     e. 15</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda jatuh bebas adalah benda yang memiliki</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">1. kecepatan awal nol</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">2. percepatan = percepatan gravitasi</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">3. arah percepatan ke pusat bumi</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">4. besar percepatan tergantung dari massa benda.</span></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Pernyataan yang benar adalah </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a.1, 2 dan 3	b. 1, 3 dan 4 	c. 2;3 dan 4	d. 2 dan 4  e. 1,3 dan 4</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Benda yang bergerak lurus beraturan mempunyai 	…</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. percepatan nol		c. kecepatan berbeda</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. kecepatan tetap		d. waktu tetap               e. kelajuan berubah</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Hasil ketukan ticker timer pada pita kertas 	saat terjadi gerak lurus dipercepat beraturan ditunjukan pada 	gambar….</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;">o   o   o   o   o   o</p>
<p style="margin-bottom:0;">o   o  o o o o  o    o</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">a.                                       	c.</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-bottom:0;">o o  o   o   o    o      o     	ooooooooooooooo</p>
<p style="margin-bottom:0;">o      o     o    o   o  o o</p>
<p style="margin-bottom:0;">o o   o o    o o   oo    o</p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.64cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. 				d. 				        e. </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik hubungan antara kecepatan dan waktu 	pada gerak lurus diperlambat    beraturan adalah …</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a.  v                                       c. v                                      e.  v</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> t	                                                 t                                             t </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> b.   v	                                d.   v</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> t                                          t</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah kelereng kecepatan mula-mula 2 m/s 	setelah 8 sekon kecepatannya menjadi 9,6 m/s. Percepatan kelereng 	sebesar …m/s</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 76		b. 7,7	          c. 12		d. 1,2       e. 0,25</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah mobil berkecepatan 72 km/jam kemudian 	direm dengan perlambatan 10 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2</sup></span><span style="color:#000000;">. 	Berapa lama mobil akan berhenti.</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 4 s		b. 3 s		c. 2 s		d. 1 s		e. 5 s </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah batu dijatuhkan dari puncak menara yang 	tingginya 40m di atas tanah. Jika g = 10m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;"> maka kecepatan batu saat 	menyentuh tanah adalah …m/s </span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-right:.05cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 20	b. 20	c.10	d. 4	d. 3 </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> Grafik berikut menyatakan hubungan antara 	kecepatan v terhadap waktu t dari sebuah mobil yang bergerak lurus. 	Jarak yang ditempuh dalam waktu 6 sekon adalah ….m</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a.10		b.20			e  40</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> c. 24		d. 36</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">v (m/s)</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 6</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> 4</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.05cm;text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;">2	           6            9          t s) </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah benda dilempar vertikal ke atas dengan 	kecepatan awal 10 m/s dan ketinggian 15 m di atas tanah. Apabila 	percepatan gravitasi 10 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;">, 	benda akan sampai di tanah setelah ….sekon</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 3		b.4		c.5		d.6		e. 7</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Sebuah rakit menyeberangi sungai dengan arah 	kecepatan tegak lurus terhadap arus sungai. Kecepatan rakit 0,3 m/s 	dan kecepatan arus 0,4 m/s. Rakit mencapai seberang dalam waktu 150 	sekon. Lebar sungai adalah ….    m</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 95		b. 75		c. 60		d. 45		e. 30</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik berikut ini merupakan hubungan 	kecepatan v terhadap waktu t. Bila jarak yang ditempuh mobil selama 	4 sekon adalah 48 m. maka kecepatan awal mobil V</span><span style="color:#000000;"><sub>0 </sub></span><span style="color:#000000;"> adalah …m/s</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;"><span style="color:#000000;"> a. 16		b. 12		c. 5		d. 4 		e. 2</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;">v (m/s)</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;"><span style="color:#000000;"> 20</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> </span><span style="color:#000000;">v</span><span style="color:#000000;"><sub>0</sub></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span><span style="color:#000000;">t (s)</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span><span style="color:#000000;">0	4</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Grafik berikut ini merupakan hubungan 	kecepatan dan waktu..Berdasarkan grafik yang mempunyai percepatan 	terbesar adalah …</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 0 -1		b. 1-2		c.2-3		d. 3-4		e. 4-5</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> v</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> 3</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="center"><span style="color:#000000;"><strong>4</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> 1</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> 2</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span style="color:#000000;"><strong> 0	t</strong></span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda dengan massa 1 kg, jatuh bebas dari ketinggian 10 	meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, maka 	kecepatan benda pada ketinggian 5 meter adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 25 m/s	d. 10 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 20 m/s	e.   5 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 15 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 31,25 m. Jika percepatan 	gravitasi bumi di tempat itu 10 m/s<sup>2</sup>, maka pada saat 	benda berada di ketinggian 20 m dari tanah kecepatan benda tersebut 	adalah . . ..</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 10 ms<sup>-1</sup> d. 20,6 ms<sup>-1</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b.   5 ms<sup>-1</sup> e. 25 ms<sup>-1</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 20 ms<sup>-1</sup></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian h tanpa kecepatan awal. Jika 	percepatan gravitasi bumi di tempat itu g, maka kecepatan bola pada 	waktu akan tiba di tanah adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. √(2h/g)	d. √(2h)</p>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. √(2g/h)	e. √(gh)</p>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. √(2gh)</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda bergerak dengan kecepatan awal 5 m/s. Kemudian benda 	tersebut diberi gaya searah dengan kecepatan sebesar 30 N. Jika 	massa benda 1 kg, hitunglah kecepatan benda setelah bergerak sejauh 	10 m !</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 15 m/s	d. 50 m/s</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 20 m/s	e. 150 m/s</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 25 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dari sebuah menara yang tingginya 100 m dilepaskan suatu benda. Jika 	percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, maka kecepatan benda 	pada saat mencapai tanah adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. l0 m/s                           	d. l00 m/s</p>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b.10 m/s          	e. 1000 m/s</p>
<p style="margin-left:.95cm;text-indent:-.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c.10 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah mobil bergerak dari keadaan diam dan mencapai kecepatan 40 	m/s selama waktu 20 sekon. Percepatan rata-rata mobil tersebut 	adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 0,2 ms<sup>-2</sup> d. 80 ms<sup>-2</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 2 ms<sup>-2</sup> e. 800 ms<sup>-2</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 20 ms<sup>-2</sup></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Massa benda 0,4 kg dilempar vertikal ke atas hingga mencapai 	ketinggian 5 meter. Jika percepatan gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup>, 	maka kecepatan awal benda yang dilempar adalah ….</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 2 m/s					d. 5 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 4 m/s					e. 10 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 5 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Misalkan jarak kota A &#8211; B adalah 180 km. Sebuah bus berangkat dari 	kota A pukul 08.00 dan sampai di kota B pukul 12.00. Kecepatan 	rata-rata bus tersebut adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.04cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 12,5 m/s               		b. 20 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 15 m/s                              	e. 22,5 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 17,5 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah roket meluncur dengan kecepatan awal 4 m/s mendapat 	percepatan tetap 0,3 ms<sup>-2</sup>. Setelah 2 menit kecepatan 	roket itu adalah . . . .</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 40 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 36 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 4,6 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">d. 4,3 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">e. 4 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian h meter. Jika percepatan 	gravitasi bumi = g ms<sup>-2</sup>, tulis rumus yang menyatakan 	hubungan antara h, g, dan t !</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. h =  2 g.t<sup>2</sup> d. h  =  g.t<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. h = 1/2 g.t                       		e. h = 1/2 g.t<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. h  =  2 g.t</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebongkah batu yang massanya 2 kg, dilepaskan dari ketinggian 200 m 	dari permukaan tanah. Apabila percepatan gravitasi bumi = 10 ms<sup>-2</sup>, 	kecepatan bongkahan batu tatkala melewati titik yang berada pada 	ketinggian 120 meter dari permukaan tanah adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 40 m/s                                	d. 160 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 80 m/s                                		e. 200 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 120 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda yang massanya 1 kg berada di tempat yang tingginya 25 m, 	kemudian kecepatan benda tersebut adalah ….</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">a.  50 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">b . 32,5 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">c.  15 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">d.  12,5 m/s</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">e.  10 m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda bergerak lurus menurut  grafik posisi (x) terhadap 	waktu (t)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">di bawah ini :</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">X (m)</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">50</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">40</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">30</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">20</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">10</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">t (s)</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">0      1    2       3       4       5       6</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Maka kecepatan rata-rata antara t = 1 s</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">s/d  t = 5 s adalah : … m/s</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">20</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">16</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">12</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">9</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">5</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Di bawah ini yang bukan merupakan ciri-ciri gerak lurus berubah 	beraturan</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">adalah : …</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">kecepatannya 	berubah secara beraturan.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Percepatannya 	tetap dan = 0</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Percepatannya 	sebanding dengan</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perubahan kcepatannya.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">kecepatan 	awalnya selalu nol.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berlaku 	persamaan v<sub>t</sub><sup>2</sup> = v<sub>o</sub><sup>2</sup> + 	2as</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">v (m/det)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">30</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">20                                         B</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">A</p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">0                      5                     t (det)</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dua buah mobil A dan B bergerak lurus dari tempat yang sama dan menuju</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">arah yang sama dalam waktu bersamaan menurut grafik di atas, maka waktu</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">yang dibutuhkan B untuk menyusul A   adalah : … detik</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">5</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">10</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">15</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">20</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">30</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu benda jatuh bebas dari ketinggian tertentu ke tanah. Apabila 	gesekan dengan udara diabaikan, kecepatan benda pada saat mengenai 	tanah ditentukan oleh . . ..</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a. percepatan gravitasi bumi dan massa benda </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. waktu jatuh yang dibutuhkan dan berat benda </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. ketinggian benda yang jatuh dan gravitasi bumi </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d. luas permukaan benda </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e. massa  dan  ketinggiannya </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">Air dari sebuah bendungan jatuh mengenai roda 	turbin dengan kecepatan 30 m/s. Bila g = 10 m/s</span><span style="color:#000000;"><sup>2 </sup></span><span style="color:#000000;">, tinggi bendungan tersebut  	adalah ….m</span></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">a.  15 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">b. 25 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">c. 45 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">d. 55 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;">e. 60</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Koefisien gesek statis antara sebuah lemari kayu dan lantai kasar 	suatu bak truk sebesar 0,75. Jadi, percepatan maksimum yang masih 	boleh dimiliki truk agar lemari tetap tak bergerak terhadap bak truk 	itu adalah . . . .</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. nol </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. 7,5 m/s2</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. 0,75m/s2 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. 10 m/s2 </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. 2,5 m/s2</span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah mobil massanya 2 ton dan mula-mula diam. Setelah 5 detik 	kecepatan mobil menjadi 20 m/s. Gaya dorong yang bekerja pada mobil 	ialah . . . .</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> a. 100 N </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> b. 800 N </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> c. 200 N </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> d. 8000 N </span></p>
<p style="margin-right:.05cm;text-indent:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> e. 400N </span></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Apabila sebuah benda bergerak dalam bidang datar yang kasar maka 	selama gerakannya. . . . .</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. gaya normal tetap dan gaya gesekan berubah</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. gaya normal berubah dan gaya gesekan tetap</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. gaya normal dan gaya gesekan kedua-duanya tetap</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a, gaya normal dan gaya gesekan kedua-duanya berubah</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">e. gaya normal dan gaya gesekan kadang-kadang berubah dan tetap bergantian</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Mobil 700 kg mogok di jalan yang mendatar. Kabel horizontal mobil 	derek yang dipakai untuk menyeretnya akan putus jika tegangan di 	dalamnya melebihi 1400 N (q =  10 m/s<sup>2</sup>). Percepatan 	maksimum yang dapat diterima mobil mogok dan mobil derek adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 2 m/s<sup>2</sup> d. 7 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 8 m/s<sup>2</sup> e. 0 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 10 m/s<sup>2</sup></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pada sebuah benda yang bergerak, bekerja gaya sehingga mengurangi 	kecepatan gerak benda tersebut dari 10 m/s menjadi 6 m/s dalam waktu 	2 detik. Bila massa benda 5 kg, besar gaya tersebut adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 5N                  			d. 10N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 6 N                                     		e. 11N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 8N</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Peristiwa di bawah ini yang tidak mempunyai hukum kelembaman adalah 	&#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Bila mobil yang kita tumpangi direm mendadak, tubuh kita terdorong ke depan 	b. Bila kita berdiri di mobil, tiba-tiba mobil bergerak maju tubuh kita terdorong 		    ke belakang.</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. Pemain ski yang sedang melaju, tiba-tiba tali putus, pemain ski tetap bergerak 		    maju.</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">d. Pemain sepatu roda bergerak maju, tetap akan bergerak maju walaupun pemain 		    itu tidak memberikan gaya.</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">e. Penerjun payung bergerak turun ke bawah walaupun tidak didorong dari atas.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu benda bermassa 2 kg yang sedang bergerak, lajunya bertambah 	dari 1 m/s menjadi 5 m/s dalam waktu 2 detik bila padanya beraksi 	gaya yang searah dengan gerak benda, maka besar gaya tersebut adalah 	&#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 2 N					d. 8 N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 4 N					e. 10 N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 5 N</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda massanya 2 kg berada pada bidang horizontal kasar. Pada benda 	dikerjakan gaya 10 N yang sejajar bidang horizontal, sehingga 	keadaan benda akan bergerak. Bila g = 10 m/s<sup>2</sup>, maka 	koefisien gesekan antara benda dan bidang adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 0,2                                    		d. 0,5</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 0,3                             		e. 0,6</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 0,4</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda massanya 4 kg terletak pada bidang miring yang licin 	dengan sudut kemiringan 45 derajat terhadap horizontal. Jadi, besar 	gaya yang menahan benda itu…. (g = 10 m/s<sup>2</sup>)</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 2  N				d. 40 N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 8  N				e. 40  N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 20  N</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah elevator yang massanya 1500 kg diturunkan dengan percepatan 1 	m/s<sup>2</sup>. Bila percepatan gravitasi bumi g = 9,8 m/s<sup>2</sup>, 	maka besarnya tegangan pada kabel penggantung sama dengan……</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 32400 N				d. 14700 N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 26400 N				e. 13200 N</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 16200 N</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seorang yang massanya 80 kg ditimbang dalam sebuah lift. Jarum 	timbangan menunjukkan angka 1000 newton. Apabila percepatan 	gravitasi bumi = 10 m/s<sup>2</sup> dapat disimpulkan bahwa&#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. massa orang di dalam lift menjadi 100 kg</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. lift sedang bergerak ke atas dengan kecepatan tetap</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. lift sedang bergerak ke bawah dengan kecepatan tetap</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">d. lift sedang bergerak ke bawah dengan percepatan tetap</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">e. lift sedang bergerak ke atas dengan percepatan tetap</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda massanya 2 kg terletak di atas tanah. Benda tersebut 	ditarik ke atas dengan gaya 30 N selama 2 detik lalu dilepaskan. 	Jika percepatan gravitasi 10 m/s<sup>2</sup>, maka tinggi yang dapat 	dicapai benda adalah :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 10 meter                            	  	d. 18 meter</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 12 meter                            		e. 20 meter</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 15 meter</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda bermassa 20 kg terletak pada bidang miring dengan sudut 	30derajat  terhadap bidang horizontal, Jika percepatan gravitasi 9,8 	m/s<sup>2</sup> dan benda bergeser sejauh 3 m ke bawah, usaha yang 	dilakukan gaya berat &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 60 joule                               		d. 294,3 joule</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 65,3 joule                         		e. 588 joule</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 294 joule</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda yang beratnya W meluncur ke bawah dengan kecepatan 	tetap pada suatu bidang miring kasar. Bidang miring tersebut 	membentuk sudut 30 derajat dengan horizontal. Koefisien gesekan 	antara benda dan bidang tersebut adalah &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 1/2   W				d. 1/3</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 1/2 W				e. 1/2</p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. ½</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda yang massanya 1200 kg digantungkan pada suatu kawat 	yang dapat memikul beban maksimum sebesar 15.000 N. Jika percepatan 	gravitasi bumi sama dengan 10 m/s<sup>2</sup>, maka harga maksimum 	percepatan ke atas yang diberikan pada beban itu sama dengan  &#8230;.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. 2,5 m/s<sup>2</sup> d. 22,5 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. 10,0 m/s<sup>2 </sup> e. 12,5 m/s<sup>2</sup></p>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">c. 7,5 m/s<sup>2</sup></p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seseorang yang massanya 50 kg berdiri  di dalam lift yang sedang 	bergerak ke      atas. Jika gaya tekan kaki orang tersebut terhadap 	lantai lift 600 N, maka percepatan lift adalah …. m/s<sup>2</sup></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><sup> </sup> (g = 10 m/s<sup>2</sup>)</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">1</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">5</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">10</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda digantungkan pada langit-langit seperti gambar di bawah 	ini.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">T<sub>3</sub></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">T<sub>2</sub></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">T<sub>1 </sub></p>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">w</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">w = berat beban, massa tali diabaikan; T = gaya tegangan tali) Gaya-gaya tersebut yang merupakan pasangan aksi-reaksi adalah ….</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">w 	dan T1</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">w 	dan T2</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">T2 	dan T3</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">T1 	dan T2</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">T1 	dan T3</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah balok bermassa 5 kg berada di atas lantai mendatar yang 	kasar. Balok tersebut dipengaruhi oleh dua buah gaya F<sub>1</sub> = 	60 N ke kanan dan F<sub>2</sub> = 35 ke kiri, jika balok bergerak 	dengan percepatan tetap 3 m/s<sup>2</sup>, maka koefisien gesekan 	kinetik antara balok dan lantai adalah …</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="line-height:150%;">0,20</p>
</li>
<li>
<p style="line-height:150%;">0,25</p>
</li>
<li>
<p style="line-height:150%;">0,30</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,40</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,50</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda yang meluncur pada bidang miring yang kasar akan 	mendapat gaya gesekan. Gaya gesekan tersebut tidak ditentukan oleh 	:…</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">massa 	benda</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gaya 	normal</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sudut 	kemiringan bidang</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Kecepatan 	benda</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Kekasaran 	permukaan bidang.</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Grafik 	percepatan (a) sebagai fungsi resultan gaya pada suatu benda adalah 	sebagai berikut . Massa benda tersebut adalah ….          	a 	(m/s<sup>2</sup>)</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">0,3 Kg</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">0,4 Kg</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">0,6 Kg</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">0,9 Kg</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">1,0 		Kg</p>
</li>
</ol>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda dengan massa 20 kg (g = 10 <sup>m</sup>/<sub>s</sub><sup>2</sup>) 	terletak pada bidang miring dengan sudut miring <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> (Sin ). Gaya normal bidang terhadap normal adalah …</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">a. 80 N				c. 160 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">b. 100 N			d. 200 N</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">c.150 N</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda dengan massa m berada pada bidang miring dengan kemiringan 	<span style="font-family:Symbol,serif;"></span>jika besarnya gravitasi g 	dan papan licin sempurna, besarnya percepatan benda …</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">g cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> d. 	½ g sin  <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">g tan <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> e. 	½ g cos <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">g sin  <span style="font-family:Symbol,serif;"></span></p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah balok dengan massa 5 Kg terletak pada lantai mendatar yang 	licin, dipengaruhi gaya F = 15 N yang bersudut 37<sup>0</sup> terhadap arah mendatar (tan 37<sup>0</sup> = 0,75). Jika g = 10 <sup>m</sup>/<sub>s</sub><sup>2</sup> percepatan gerak balok adalah …..</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">1,8 <sup>m</sup>/s<sup>2</sup> c. 4,17 <sup>m</sup>/s<sup>2</sup></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2,25 <sup>m</sup>/s<sup>2</sup> d. 5,01 <sup>m</sup>/s<sup>2</sup></p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2,4 <sup>m</sup>/s<sup>2</sup></p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.01cm;margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.01cm;margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.01cm;margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.01cm;margin-top:.21cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seorang pengendara sepeda motor mengelilingi suatu kendaraan yang 	jari-jarinya 20 m dengan kelajuan 72 Km/ jam. Jika massa totalnya 	200 Kg maka gaya sentripetalnya adalah ….</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2.000 N		c. 4.000 N</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">2.500 N		d. 5.194 N</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">3.000 N</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda bermassa 100 gram bergerak melingkar dengan jari-jari 0,5 m 	dan percepatan sudut 2 rad/s<sup>2</sup>. Benda tersebut mengalami 	gaya sentripetal sebesar …</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,1 N			c. 0,6 N</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,2 N			d. 0,8 N</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">0,4 N</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:.95cm;margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-left:-.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:medium;"><span style="text-decoration:underline;"><strong>Soal Uraian</strong></span></span></p>
<p style="margin-left:-.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><strong>Jawablah dengan Benar!</strong></span></p>
<p style="margin-left:-.32cm;margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seseorang berjalan ke arah utara sejauh 4 m dan kemudian berlari ke 	arah selatan sejauh 6 m selama 4 detik. Tentukan:</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">perpindahan dan kecepatan rata-rata</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">jarak yang ditempuh dan laju rata-rata</p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Suatu mobil bergerak dipercepat beraturan dengan kecepatan awal 7,2 	km/jam dan mempunyai percepatan 4 m/det<sup>2</sup>. Setelah 	menempuh jarak 112 m, gerakannya menjadi beraturan dengan kecepatan 	yang didapat pada saat itu. 15 detik kemudian diganti lagi dengan 	perlambatan yang beraturan sebesar 8 m/det<sup>2</sup>.</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Setelah berapa detik mobil itu berhenti?</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berapa panjang jarak seluruhnya?</p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pada sebuah benda yang mula-mula berada dalam keadaan diam bekerja 	suatu gaya yang berlawanan arah dengan gaya semula sebesar 2,25 kg 	mulai bekerja pada benda itu. Sehingga setelah 60 detik benda 	berhenti. Hitung gaya tersebut (g = 10 m/det<sup>2</sup>)</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah kapal udara terbang dengan kecepatan 400 km/jam. Pada 	ketinggian tersebut ada angin dari barat dengan kecepatan 250 	km/jam. Apabila arah yang dituju adalah tepat utara, dengan haluan 	berapa kapal udara itu harus dikemudikan? Dan berapa kecepatan 	dasarnya?</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dari suatu tempat setinggi 600 m dari tanah ditembakkan suatu peluru 	dengan arah tegak lurus ke atas serta mempunyai kecepatan awal 80 	m/det. Berapa detik kemudian harus dilemparkan dari tempat tersebut 	suatu benda tegak lurus ke bawah dengan kecepatan 25 m/det supaya 	benda dan peluru itu jatuh di tanah secara bersamaan? (g = 10 	m/det<sup>2</sup>)</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah mobil bergerak pada suatu jalan yang lurus pengemudi mencatat 	laju yang tertulis pada spedometer dan membuat grafik v-t seperti 	gambar di bawah ini.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">s (meter)</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="right"><span style="font-size:x-small;">300</span></p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="right"><span style="font-size:x-small;">-200</span></p>
<p><span style="font-size:x-small;">3           5               7</span> t (menit)</p>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Tentukan berapa jarak yang ditempuh dalam waktu 7 menit</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Pada saat mana mobil kembali ke tempat semula.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Hitung perpindahan dari t = 0 sampai t = 10 menit.</p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah lampu digantung seperti pada gambar.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Berapakah gaya tegangan talinya ?</p>
<p style="margin-left:.19cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda massanya 10 kg tergantung pada ujung kawat. Hitunglah besarnya 	tegangan kawat, jika :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Benda ke atas dengan percepatan 5 m/det<sup>2</sup>.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. Benda ke bawah dengan percepatan 5 m/det<sup>2</sup>.</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seutas tali dipasang pada kantrol dan ujung-ujung tali di beri beban 	4 kg dan 6 kg. Jika gesekan tali dengan katrol diabaikan, hitung :</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">a. Percepatan.</p>
<p style="margin-left:1.27cm;text-indent:-.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">b. Tegangan tali.</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Seandainya benda-benda yang massanya m<sub>A</sub> = 20 kg dan m<sub>B</sub> = 50 kg disusun sedemikian hingga terjadi kesetimbangan, dengan tg <span style="font-family:Symbol,serif;"></span> = 3/4</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Hitunglah m<sub>C</sub> jika lantai pada bidang miring licin sempurna.</p>
<p style="margin-left:.64cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Hitunglah 2 kemungkinan jawab untuk m<sub>C</sub> jika bidang miring kasar dengan koefisien gesekan statis 0,3</p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda berada di atas bidang datar kasar dengan koefisien 	gesekan statis 0,4 dan koefisien gesekan kinetik 0,3 jika massa 	benda 10 kg, ditarik dengan gaya 50 newton mendatar, jika mula-mula 	diam, setelah 5 detik gaya 50 newton dihilangkan, hitunglah jarak 	yang ditempuh benda mulai bergerak hingga berhenti kembali.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dua benda dilepas dari ketinggian yang sama pada bidang miring yang 	sudut kemiringannya 30<sup>0</sup>, g = 10 m/s<sup>2</sup>. Jika 	massa benda  pertama dua kali massa benda kedua. Tentukan 	perbandingan percepatan benda pertama dengan benda kedua.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda m1 dan m2 masing-masing bermassa 10 kg dan 5 kg dihubungkan 	dengan tali melalui sebuah katrol seperti pada gambar , g = 10 m/s<sup>2</sup>. 	Tentukan</p>
</li>
</ol>
<p style="line-height:150%;margin:.21cm .01cm 0 1.27cm;">a. percepatan sistem</p>
<p style="line-height:150%;margin:.21cm .01cm 0 1.27cm;">b. besarnya tegangan tali</p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">m<sub>2</sub></p>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gambar di bawah ini menunjukkan sebuah katrol tanpa gesekan yang 	digunakan untuk mengangkat beban. Berapa gaya F yang diperlukan 	untuk mengangkat beban 2 kg supaya beban itu dinaikkan dengan 	percepatan 1 m/s<sup>2</sup> , g = 10m/s</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
</li>
</ol>
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;">
<p style="margin-left:3.79cm;margin-right:1.27cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:4.45cm;margin-right:1.27cm;line-height:150%;">
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">Dua buah balok massanya berturut-turut m<sub>1</sub> = 4kg dan m<sub>2</sub> = 8 kg diletakkan di atas bidang datar licin saling bersentuhan seperti pada gambar. Bila sistem diberi gaya F sebesar 24 N dengan arah mendatar, tentukanlah :</p>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">percepatan 	sistem.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;line-height:150%;">besarnya gaya 	kontak antar kedua balok.</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Benda yang massanya 100 gram melakukan gerak melingkar beraturan 	sebanyak 120 kali tiap menit. Jari-jari lingkarannya 20/<sup>2</sup> cm dan kecepatannya 3 <sup>m</sup>/<sub>s</sub>. Hitunglah :</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">periode getaran</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">gaya sentripetal yang dialami benda</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-left:1.27cm;margin-right:.01cm;line-height:150%;">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Sebuah benda dengan massa 4 kg meluncur pada bidang datar licin 	dengan kecepatan 30 m/s, kemudian diberi gaya 10 N kearah belakang, 	hitunglah :</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Perlambatan benda</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Waktu hingga benda berhenti</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Jarak dari awal hingga benda berhenti</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dua balok bermassa m<sub>1 </sub>= 2,3 kg, dan m<sub>2 </sub>= 1,2 	kg bersentuhan di atas meja kasar . Balok m<sub>2</sub> di sebelah 	kanan balok m<sub>1</sub>. Sebuah gaya horisontal mengarah ke kanan 	sebesar  F = 3,2 N bekerja pada balok m<sub>1</sub>. Tentukan:</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Percepatam sistem</p>
</li>
<li>
<p style="margin-right:.01cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Gaya kontak antara kedua balok.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Dua balok dihubungkan oleh tali seperti ditunjukkan gambar di bawah. 	Sudut bidang miring terhadap horizontal adalah 42<sup>o</sup> , dan 	balok di atas bidang miring bermassa 6.7 kg.</p>
</li>
</ol>
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;">Tentukan massa 	balok yang menggantung agar system setimbang.</p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:.49cm;line-height:150%;">Hitung gaya 	tegangan tali.</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="center">
<ol>
<li>
<p style="margin-right:.05cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">Manakah di antara balok-balok berikut ini yang bergerak, jika F<sub>1</sub> = F<sub>2</sub> = F<sub>3</sub> = 10 N</p>
</li>
</ol>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<p style="margin-bottom:0;">
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pristiadiutomo.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pristiadiutomo.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=3&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/gerak-dan-gaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b764304de785cb975857eec456a6f44e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Tomy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/01.png" medium="image">
			<media:title type="html">01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/03.png" medium="image">
			<media:title type="html">03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/031.png" medium="image">
			<media:title type="html">031</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/04.png" medium="image">
			<media:title type="html">04</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/05.png" medium="image">
			<media:title type="html">05</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/06.png" medium="image">
			<media:title type="html">06</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/032.png" medium="image">
			<media:title type="html">032</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/033.png" medium="image">
			<media:title type="html">033</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/07.png" medium="image">
			<media:title type="html">07</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/08.png" medium="image">
			<media:title type="html">08</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/091.png" medium="image">
			<media:title type="html">091</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/0912.png" medium="image">
			<media:title type="html">0912</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/081.png" medium="image">
			<media:title type="html">081</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/10.png" medium="image">
			<media:title type="html">10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/092.png" medium="image">
			<media:title type="html">092</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/11.png" medium="image">
			<media:title type="html">11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/121.png" medium="image">
			<media:title type="html">121</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/13.png" medium="image">
			<media:title type="html">13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/14.png" medium="image">
			<media:title type="html">14</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/131.png" medium="image">
			<media:title type="html">131</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/15.png" medium="image">
			<media:title type="html">15</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/16.png" medium="image">
			<media:title type="html">16</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/17.png" medium="image">
			<media:title type="html">17</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/132.png" medium="image">
			<media:title type="html">132</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/133.png" medium="image">
			<media:title type="html">133</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/134.png" medium="image">
			<media:title type="html">134</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/18.png" medium="image">
			<media:title type="html">18</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/19.png" medium="image">
			<media:title type="html">19</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/20.png" medium="image">
			<media:title type="html">20</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/21.png" medium="image">
			<media:title type="html">21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/22.png" medium="image">
			<media:title type="html">22</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/201.png" medium="image">
			<media:title type="html">201</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/23.png" medium="image">
			<media:title type="html">23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/24.png" medium="image">
			<media:title type="html">24</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/25.png" medium="image">
			<media:title type="html">25</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/26.png" medium="image">
			<media:title type="html">26</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/27.png" medium="image">
			<media:title type="html">27</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/28.png" medium="image">
			<media:title type="html">28</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/19a.png" medium="image">
			<media:title type="html">19a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/29.png" medium="image">
			<media:title type="html">29</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/30.png" medium="image">
			<media:title type="html">30</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/31.png" medium="image">
			<media:title type="html">31</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/32.png" medium="image">
			<media:title type="html">32</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/f-117_nighthawk_front.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">020806-F-7823A-004</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/33.png" medium="image">
			<media:title type="html">33</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/34.png" medium="image">
			<media:title type="html">34</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/35.png" medium="image">
			<media:title type="html">35</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/37.png" medium="image">
			<media:title type="html">37</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/362.png" medium="image">
			<media:title type="html">362</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/38.png" medium="image">
			<media:title type="html">38</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/391.png" medium="image">
			<media:title type="html">391</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/40.png?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">40</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/411.png" medium="image">
			<media:title type="html">411</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/422.png" medium="image">
			<media:title type="html">422</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/431.png" medium="image">
			<media:title type="html">431</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/44.png?w=110" medium="image">
			<media:title type="html">44</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/45.png?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">45</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/461.png" medium="image">
			<media:title type="html">461</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/47.png?w=102" medium="image">
			<media:title type="html">47</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/481.png" medium="image">
			<media:title type="html">481</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/analisis-gerak3.png" medium="image">
			<media:title type="html">analisis-gerak3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/analisis-gerakk1.png" medium="image">
			<media:title type="html">analisis-gerakk1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/49.png" medium="image">
			<media:title type="html">49</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/50.png" medium="image">
			<media:title type="html">50</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/51.png" medium="image">
			<media:title type="html">51</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/52.png" medium="image">
			<media:title type="html">52</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png" medium="image">
			<media:title type="html">53</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png" medium="image">
			<media:title type="html">53</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/53.png" medium="image">
			<media:title type="html">53</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/54.png" medium="image">
			<media:title type="html">54</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/55.png" medium="image">
			<media:title type="html">55</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/56.png" medium="image">
			<media:title type="html">56</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/57.png" medium="image">
			<media:title type="html">57</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/58.png" medium="image">
			<media:title type="html">58</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/571.png" medium="image">
			<media:title type="html">571</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/59.png" medium="image">
			<media:title type="html">59</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/60.png" medium="image">
			<media:title type="html">60</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/61.png" medium="image">
			<media:title type="html">61</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/62.png" medium="image">
			<media:title type="html">62</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/63.png" medium="image">
			<media:title type="html">63</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/72.png" medium="image">
			<media:title type="html">72</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/74.png" medium="image">
			<media:title type="html">74</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/75.png" medium="image">
			<media:title type="html">75</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/76.png" medium="image">
			<media:title type="html">76</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png" medium="image">
			<media:title type="html">77</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png" medium="image">
			<media:title type="html">77</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png" medium="image">
			<media:title type="html">77</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/77.png" medium="image">
			<media:title type="html">77</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/78.png" medium="image">
			<media:title type="html">78</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/79.png" medium="image">
			<media:title type="html">79</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/812.png" medium="image">
			<media:title type="html">812</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/811.png" medium="image">
			<media:title type="html">811</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/82.png" medium="image">
			<media:title type="html">82</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/771.png" medium="image">
			<media:title type="html">771</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/83.png" medium="image">
			<media:title type="html">83</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/84.png" medium="image">
			<media:title type="html">84</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/85.png" medium="image">
			<media:title type="html">85</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/86.png" medium="image">
			<media:title type="html">86</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pristiadiutomo.files.wordpress.com/2008/05/87.png" medium="image">
			<media:title type="html">87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image023.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image024.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image025.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image026.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image027.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image027.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image029.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image031.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image033.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image038.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image039.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image041.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image041.gif" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/PRISTI~1/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image042.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/hello-world/</link>
		<comments>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 13:38:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pristiadi Utomo</dc:creator>
				<category><![CDATA[FISIKA]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PHYSICS]]></category>
		<category><![CDATA[SCHOOL]]></category>
		<category><![CDATA[SEKOLAH]]></category>
		<category><![CDATA[BAHAN AJAR]]></category>
		<category><![CDATA[PEMBELAJARAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to pristiadiutomo.wordpress.com. This is my first post. Enjoy it<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=1&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">pristiadiutomo.wordpress.com</a>. This is my first post. Enjoy it</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pristiadiutomo.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pristiadiutomo.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pristiadiutomo.wordpress.com&amp;blog=3855843&amp;post=1&amp;subd=pristiadiutomo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pristiadiutomo.wordpress.com/2008/05/30/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b764304de785cb975857eec456a6f44e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Tomy</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
